MENANTI TUMBAL NYAWA DI JALAN ALTERNATIF TEMBUS WALIKOTA

Tampak salah satu titik, ruas jalan yang patah dan retak di jalan alternative tembus Walikota Jayapura yang sudah berbulan – bulan rusak, tetapi belum mendapat penanganan dari Pemerintah, baik Provinsi maupun Kota Jayapura. (Foto : Amri/LP)
Tampak salah satu titik, ruas jalan yang patah dan retak di jalan alternative tembus Walikota Jayapura yang sudah berbulan – bulan rusak, tetapi belum mendapat penanganan dari Pemerintah, baik Provinsi maupun Kota Jayapura. (Foto : Amri/LP)

Jayapura (LP)—Meski ruas jalan alternative tembus Walikota Jayapura sering dilalui oleh pejebat teras provinsi maupun Pemkot Jayapura, namun para pejabat tersebut seakan menutup mata terhadap kondisi beberapa titik yang mulai retak dan rawan menyebabkan laka tunggal.

“saya beberapa kali lupa kalau ada jalan rusak disitu, apalagi tidak ada tanda atau rambu pemberitahuan, karena posisinya menanjak, langsung turunan yang rusak, bahkan beberapa waktu lalu saya pernah lihat sepeda motor terjatuh di jalan yang retak itu, mungkin orang baru jadi tidak tahu kalau ada jalan yang retak”, celetuk Saiful salah seorang tukang ojek yang biasa mangkal di Perumnas III, Senin (27/2/2017).

Baca Juga:  Kasus Postingan di Facebook, Polda Papua Akan Hadirkan 3 Saksi Ahli, Saly Maskat Ngaku Diundang Klarifikasi

Ruas jalan alternative ke Walikota Jayapura dari Perumnas III yang retak tersebut sudah lama kondisinya, namun tidak ada perhatian dari pemerintah untuk segera menanganinya, kondisinya saat ini kian memprihatinkan, selain patahan juga retak di bagian tengahnya, sehingga seringkali mobil dari arah berlawanan saling berebut untuk melalui jalan yang agak rata sehingga rawan menyebabkan kecelakaan.

“mungkin dong tunggu ada tumbal nyawa dulu di jalan itu kah, baru dong perbaiki, atau mungkin pemerintah piker kerusakannya masih kecil jadi, kalau di bikin proyek belum bisa, tunggu rusak parah supaya jadi proyek miliaran toh”, timpal tukang ojek lainnya.

Kondisi ruas jalan alternative menuju Walikota Jayapura memang berada di daerah yang rawan longsor, karena menyusuri kawasan perbukitan yang terjal, dari pantauan lingkarpapua.com, sedikitnya ada tiga titik yang kondisi badan jalannya patah dan retak, namun yang terparah adalah ruas jalan tanjakan sebelum jembatan bila dari arah Jayapura.

Baca Juga:  Persib Datangkan Essien, Bagaimana Dengan Persipura?

Selain kondisi jalan yang rusak tersebut, sebagian masyarakat juga masih mengeluhkan soal keamanan bila melalui ruas jalan tersebut di malam hari, meski di salah satu bukit telah di dirikan sebuah pos gabungan TNI dan Polri, namun di waktu – waktu tertentu khususnya dekat jembatan sering kali ada sekumpulan pemuda yang mabuk di tepi jalan dan mencegat pengendara roda dua dan meminta sejumlah uang. (wr1/r1)

Berikan Komentar Anda

3 Comments

  1. benar sekali ibu nur. apa yg ada di jalan alternative harus segera diatasi karena sangat membahayakan pengedaraan kendaraan bermotor.

    lingkar papua media online baru di tanah papua. kami juga menerima tulisan jurnalis warga. jika ibu berminat menulis silahkan kirim ke redaksi kami melalui email [email protected]

  2. Klu Pemkot dan Pemprov itu respon cepat sy kira tidak akan begini jadinya. Ini jalan didepan mata pemerintah bgm dgn nasib jalan yg jauh di sana. Miris lihatnya.

1 Trackback / Pingback

  1. AKHIRNYA JALAN ALTERNATIF TEMBUS WALIKOTA YANG RETAK DI TAMBAL - lingkarpapua.com

Comments are closed.