Pelantikan Pejabat di Keerom, Sudah Masa Pensiun Kok Dilantik Jadi Kepala Bappeda

Keerom (LP)—Sebanyak 24 Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) setingkat Eselon II di Kabupaten Keerom hari ini, Jumat (24/3/2017) telah dilantik oleh Bupati Keerom Drs Celcius Watae,MH.

Dimana ke- 24 pejabat baru tersebut merupakan hasil kerja Panitia Seleksi (Pansel) ASN yang membuka pendaftaran (lelang jabatan) sejak bulan Februari lalu, dimana mereka semuanya telah melalui seleksi administrasi, psikotes, wawancara dan membuat karya tulis.

Namun dari ke- 24 pejabat baru yang nantinya akan menajdi Kabinet Kerja Watae – Markum, terselip nama Dolf. E. Mittaboga, SE, MM yang dilantik menjadi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda).

Dari penelusuran lingkarpapua.com, Dolf. E. Mittaboga, SE, MM dengan nomor NIP : 19580320 197903 1 007 yang sebelumnya berstatus “non job” di salah satu SKPD di Pemda Keerom, itu artinya, yang bersangkutan saat mengikuti seleksi awal (lelang jabatan) usianya sudah masuk Masa Pensiun (MP) karena telah berusia 58 tahun 11 bulan, karena yang bersangkutan lahir 20 Maret 1958, atau genap berusia 59 tahun empat hari lalu.

Baca Juga:  KIP Papua : Kalau Pejabat Tertutup, Susah Ditemui, Kepala Menghindar, Patut Dicurigai Ada Apa !

Sebagaimana diatur dalam Pasal 87 ayat 1 huruf c dan Pasal 90 UU Nomor 5 Tahun 2014 Tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) jelas – jelas disebutkan bahwa ASN diberhentikan dengan hormat karena mencapai Batas Usia Pensiun (BUP) yaitu 58 tahun bagi pejabat administrasi atau pejabat Eselon III ke bawah dan fungsional umum.

Sedangkan untuk ASN yang tengah menjabat sebagai Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (Eselon II) Batas Usia Pensiunnya adalah 60 tahun.

Dari penelusuran lingkarpapua.com dalam setahun terakhir yang bersangkutan tidak dalam posisi tengah menjabat jabatan Eselon II (non job) sehingga bisa “dikaryakan” hingga usianya memasuki 60 tahun, artinya yang bersangkutan sudah Masa Pensiun sejak Maret 2016 lalu, tapi kok Pansel bisa meloloskan dan akhirnya dilantik sebagai Kepala Bappeda kemarin.

Baca Juga:  Kejari Jayapura Fokus Tuntaskan 21 Tunggakan Kasus Korupsi

Soal Batas Usia Pensiun (BUP) juga dipertegas melalui Surat Menteri PAN – RB Nomor : B/43/M.PAN-RB/01/2014 tertanggal 3 Januari 2014 perihal Tindak Lanjut UU ASN.

Bahkan Badan Kepegawaian Negara (BKN) juga telah mengeluarkan Surat Petunjuk Teknis (Juknis) mengenai perpanjangan Batas Usia Pensiun (BUP) bagi ASN melalui Surat Kepala BKN Nomor : K.26-30/V.7-3/99 tertanggal 17 Januari 2014 Tentang Batas Usia Pensiun Pegawai Negeri Sipil.

Bupati Keerom, Drs. Celcius Watae, MH saat dikonfirmasi usai acara pelantikan oleh lingkarpapua.com mengatakan bahwa SK pelantikan sudah ada, jadi mau tidak mau yang bersangkutan tetap dilantik karena sudah melalui seleksi Pansel.

“Untuk persoalan itu soal mau pensiun satu tahun atau tidak tapi SK Pelantikan menunjukkan bahwa dia menjabat disitu. Jadi tidak apa-apa, jangankan 1 tahun, 2 hari atau 1 minggu kalau SK sudah bicara untuk dia ada (jabat esselon II-red) tetap dilaksanakan (pelantikan-red), itu baru kemudian jadi apa, itu persoalan nanti”, kata Watae sambil berlalu.

Baca Juga:  Presiden Pake’ Songkok Recca, Wapres Blangkonan

Dolf E. Mittaboga saat dikonfirmasi lingkarpapua.com menjelaskan statusnya sebagai Kepala Bappeda Kabupaten Keerom hanya dipekerjakan sementara untuk membenahi OPD yang dipimpinnya, dengan tugas adalah bagaimana melakukan pembenahan dan kaderisasi di OPD di Bappeda.

“Kondisi ini tidak akan mengganggu, karena saya statusnya dipekerjakan. Jadi saya hanya menata saja, nanti ada kaderisasi”, kata Mittaboga.

Disinggung apakah jabatan yang dipegangnya ada kaitan dengan balas jasa karena telah membantu dalam Pilkada 2015, dengan tegas Mittaboga membantah hal tersebut, karena menurutnya jabatan yang disandangnya saat ini melalui seleksi yang telah dilakukan Pemerintah Kabupaten Keerom.

“Tidak ada indikasi balas jasa, kan kita ikut tes pelelangan”, katanya ketus. (Alfred Kaempe/Walhamri Wahid)

Berikan Komentar Anda