Graha Pemilu Mamteng, Pertama dan Hanya Satu di Indonesia

Lazimnya selama ini kantor penyelenggara Pemilu, baik KPUD maupun Panwas kalau bukan pinjam bangunan Pemda, yah kontrak ruko tiap tahun, belum ada yang membangun kantor penyelenggara Pemilu secara integral. Pembangunan Graha Pemilu oleh Pemda Kabupaten Mamberamo Tengah di era Bupati Ham Pagawak – Yonas Kenelak yang pertama kali dan satu – satunya di Indonesia ini bisa menjadi master plan kemandirian lembaga penyelenggara Pemilu ke depan, dan bisa menjadi contoh bagi daerah lainnya di Indonesia

Oleh : Walhamri Wahid

Ketua KPU RI, Juri Ardianto dan Ketua Bawaslu RI Prof. Muhammad berdecak kagum melihat apa yang sudah dibuat oleh Bupati Mamberamo Tengah, R. Ham Pagawak, SH, M.Si – Yonas Kenelak, wakilnya, untuk mendukung kinerja penyelenggara Pemilu dalam melaksanakan tugas – tugas demokrasi untuk jangka panjang.

“ini pertama kali dan hanya satu di Indonesia, kita di pusat sudah lama punya grand desain seperti ini, namun masih terkendala regulasi dan belum memungkinkan, tapi Mamberamo Tengah, daerah pedalaman di pegunungan Papua sudah menggagas dan menginisiasi hal ini, patut menjadi teladan dan contoh bagi daerah lainnya”, kata Ketua KPU RI yang di amini Ketua Bawaslu RI.

Baca Juga:  Bermodal 75% Kursi di DPRP, Koalisi Papua Bangkit II Deklarasikan LUKMEN Jilid Dua Besok di GOR Cenderawasih

Menurut Ham Pagawak, ide pembangunan Graha Pemilu ini berangkat dari hasil pengamatan pelaksanaan Pemilu selama ini, dimana salah satu sarana penunjang efektivitas kinerja penyelenggara Pemilu apabila di tunjang sarana memadai dan tetap sehingga ia berinisiatif membangun Graha Pemilu Mamberamo Tengah.

“tugas penyelenggara Pemilu baik KPUD maupun Panwas bukan musiman dan bersifat ad hoc, sudah agenda tetap sudah semestinya kita menyediakan fasilitas memadai, representative, sehingga kinerja mereka berkesinambungan untuk mengawal demokrasi di suatu daerah, dengan adanya Graha Pemilu ini juga bisa menjadi medium edukasi demokrasi bagi masyarakat, karena bicara Pemilu dan demokrasi bukan soal memilih kepala daerah dan anggota dewan saja, ada tugas edukasi public tentang politik dan demokrasi juga, lewat Graha Pemilu ini kita berharap hal itu bisa lebih optimal lagi”, jelas Ham Pagawak, panjang lebar melalui wawancara telepon dengan lingkarpapua.com, Senin (27/3/2017) kemarin.

Baca Juga:  Harga Tomat ‘Mencret’, Harga Cabe ‘Tak Pedas Lagi’

Menurutnya sebagai Kepala Daerah ia menjabat hanya lima tahun, baginya menjadi Bupati bukan soal kekuasaan semata, tapi bagaimana ia bisa meletakkan pondasi yang kuat bagi semua lini kehidupan masyarakat Mamberamo Tengah ke depan, termasuk dalam hal pendidikan demokrasi dan politik bagi masyarakat.

“saya hanya ingin buat sesuatu yang benar, berguna dan bermanfaat bagi masyarakat, sehingga akan di kenang oleh generasi mendatang”, kata Ham Pagawak merendah.

Selain gedung Graha Pemilu yang diresmikan sekaligus di serah terimakan (hibahkan) dari Pemda Mamberamo Tengah kepada KPU RI, beberapa fasilitas Pemda juga kemarin di resmikan, salah satunya adalah Mapolres Kabupaten Mamberamo Tengah.

“Graha pemilu ini terdiri dari bangunan kantor KPU, dan bangunan kantor Panswaslu, dan fasilitas rumah tinggal staff, semua sudah ada sertifikat tanahnya, dan kita serahkan menjadi asset milik KPU RI”, kata Ham Pagawak lagi.

Baca Juga:  Bupati Markum Bertekad Jadikan Keerom Lumbung Pangan Kawasan Tabi dan Perbatasan RI- PNG

Atas penyerahan asset tersebut, Ketua KPU RI memberikan apresiasi, menurutnya Graha Pemilu sebenarnya satu kompleks bangunan yang sebetulnya dicita-citakan oleh KPU Pusat, tetapi sampai hari ini belum terlaksana karena pemerintah sedang melakukan moratorium pembangunan gedung-gedung pemerintah.

“Tapi Mamteng sudah memberi contoh dan menjadi pioneer, berdirinya Graha Pemilu, ini luar biasa dalam Republik ini, ada satu kabupaten baru dalam sejarah Pemilu”, kata Ketua KPU RI kepada wartawan yang hadir di Mamberamo Tengah kemarin.

Ketua Bawaslu RI, Prof. Muhammad pun memberikan apresiasi atas hibah tersebut, namun ia juga mengingatkan jajarannya Panswaslu termasuk penyelenggara KPUD Mamberamo Tengah dengan adanya dukungan dari Pemda, tetap menjaga independensinya dan makin meningkatkan kualitas demokrasi di Mamberamo Tengah. (***)

Berikan Komentar Anda