Kejari Jayapura Fokus Tuntaskan 21 Tunggakan Kasus Korupsi

Akmal Abbas, SH, MH, Kejari Jayapura
Jayapura (LP)—Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Jayapura mengaku telah menuntaskan 11 kasus dari 21 tunggakan kasus tahun sebelumnya yang menjadi beban kerja Kejari.

“dari 21 kasus tunggakan di tahun sebelumnya, sudah 11 kasus yang kita naikkan statusnya, sedangkan beberapa kasus lainnya sedang dalam proses penyelidikan, penyidikan, dan juga sudah ada yang penuntutan, dari kesemua kasus tunggakan itu juga sudah ada yang di vonis, itu hanya kasus yang ditangani langsung oleh Kejaksaan, bukan yang limpahan dari kepolisian”, kata Akmal Abbas, SH, MH, Kejari Jayapura yang mulai bertugas sejak akhir Januari 2016 lalu itu.

Menurutnya selain focus tuntaskan kasus – kasus tunggakan, pihaknya juga tengah menangani beberapa kasus dugaan korupsi di tahun 2017 ini. Ditanya dari ke- 11 kasus yang sudah di naikkan tersebut kasus – kasus apa saja, dan dari daerah mana saja, Kejari mengaku tidak ingat satu persatu.

Baca Juga:  PB GEMAPI Desak Pemerintah Tegas Bubarkan Organisasi Yang Tidak Sejalan Dengan Pancasila

“wilayah hukum Kejari Jayapura meliputi, Kota, Kabupaten Jayapura, Keerom, Sarmi, Mamberamo Raya, dari semua kasus itu dari beberapa daerah, nanti bisa di minta data lengkapnya langsung ke Pidsus yah”, kata Kejari saat ditemui lingkarpapua.com di ruang kerjanya, Kamis (30/3/2017).

Sayangnya saat lingkarpapua.com hendak meminta informasi kasus – kasus korupsi mana saja yang sudah dinaikkan oleh Kajari di bagian Pidana Khusus Kajari Jayapura, staff Pidsus menolak memberikan data dan informasi dimaksud, karena lingkarpapua.com belum ada MoU dengan Kejaksaan.

“ada bagusnya, lingkarpapua.com melakukan MoU dulu, kalau belum ada MoU kami tidak bisa memberikan data ataupun informasi kalau langsung – langsung, apalagi media baru, kalau media yang sudah lama baru kita bisa kasih langsung”, kata salah satu staff di ruangan Pidsus.

Baca Juga:  KKB Kembali Beraksi di Sinak, Pratu Sandi Novian Gugur, Sepucuk Pistol Dirampas

Sedangkan staff Pidsus Kejari lainnya mengatakan tidak berani memberikan informasi ke wartawan karena Kasie Pidsus sedang tidak berada di tempat.

Kejari Jayapura dalam Rakerda Kejaksaan Tinggi Papua di penghujung Tahun 2016 kemarin adalah salah satu Kejari yang mendapatkan penghargaan sebagai Peringkat I dalam Pencapaian Kinerja Tahun 2016, bila dibandingkan dengan beberapa Kejari lainnya yang berada dalam naungan Kejati Papua, yang diterima langsung oleh Kejari Jayapura Akmal Abbas, SH, MH.

Dimana untuk peringkat II adalah Kejari Mimika yang ketika itu diterima oleh Kejari Mimika, Alex Sumarna, SH, MH, dan Kejari Serui Peringkat III yang diterima oleh Frengkie Son, SH, MH. (walhamri wahid)

Baca Juga:  DPRP Janji Akan Bentuk Pansus Penutupan Freeport

Berikan Komentar Anda