APBD Keerom Turun, Tahun Ini Hanya 943 Miliar, DPA OPD Terpaksa Dipangkas

Bupati Keerom Drs Celcius Watae saat menyerahakn DPA Tahun 2017 kepada masing-masing pimpinan OPD dilingkungan Pemerintah Kabupaten Keerom

Keerom (LP) –- Bila dibandingkan dengan Anggara Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2016 sebelumnya yang mencapai Rp 1,16 Triliun, APBD Kabupaten Keerom Tahun 2017 ini mengalami penurunan di angka Rp. 943 Miliar.

“Bagi pimpinan OPD, setelah penyerahkan DPA ini, segera mengambil langkah- langkah percepatan yaitu, segera menyusun dan menetapkan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), Bendahara Penerimaan, Pengeluaran dan Bendahara Barang”, pesan Drs. Celcius Watae, MH, Bupati Kabupaten Keerom dalam sambutannya saat penyerahan Dokumen Penggunaan Anggaran (DPA) kepada pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Aula Kantor Bupati Keerom di Arso, Kamis (6/4/2017).

Baca Juga:  Maung Bandung Koyak Jala Gawang Mutiara Hitam Dua Kali

Dalam kesempatan itu Bupati Keerom menjelaskan sebab musabab sehingga penyerahan DPA tertunda hingga memasuki bulan keempat di tahun berjalan, padahal penetapan APBD Kabupaten Keerom 2017 sudah dilakukan di awal tahun lalu, selain dikarenakan menunggu hasil seleksi Pansel ASN untuk pengisian pejabat di setiap OPD, juga harus dilakukan sejumlah konsultasi dengan Provinsi.

“harus ada sejumlah perbaikan juga sesuai hasil konsultasi dengan Ptovinsi, yang disesuaikan dengan visi misi Bupati dan juga penyesuaian dan pengurangan anggaran sejumlah OPD yang mengajukan melebihi pagu anggaran yang ditetapkan”, kata Watae lagi.

Watae juga berpesan agar pengunaan APBD 2017 yang nilainya mencapai 943 Milyar lebih ini, dilakukan dengan optimal sehingga dapat mendorong percepatan pertumbuhan daerah.

Baca Juga:  Marinus Yaung : KPU Papua Harus Berani TMS-kan LUKMEN dan JOHSUA Kalau Tidak Ada Rekomendasi MRP

“saya harap semua OPD segera membuat rencana kerja OPD yang digunakan sebagai acuan kebijakan strategis dalam rangka merealisasikan program dan kegiatan, sehingga target- target kinerja dapat terlaksana tetap waktu dan tepat sasaran”, kata Watae lagi. (Alfred Kaempe/R1)

Berikan Komentar Anda