Pencanangan Musda DPD Golkar Wilayah Tabi, BTM Sebagai ‘Tuan Rumah’ Kok Tidak Hadir ?

Jayapura (LP)—Hampir semua tamu undangan yang membaca susunan acara dalam acara Deklarasi Pencanangan Musyawarah Daerah (Musda) DPD Partai Golkar Tingkat Kabupaten / Kota sewilayah Tabi bertanya – tanya dalam hati, karena sebagai “tuan rumah”, Benhur Tomi Mano (BTM) yang telah mendapatkan SK sebagai (Plt) Ketua DPD Golkar Kota Jayapura tidak memberikan sambutan sebagaimana dicantumkan dalam Susunan Acara yang dibagikan ke tamu / undangan.

Bahkan Walikota Jayapura terpilih itupun tidak nampak batang hidungnya di acara yang berlangsung di Lantai 3 Gedung DPD Golkar Provinsi Papua, Senin (10/4/2017) hari ini.

“beliau ada acara penting juga hari ini, sidang paripurna DPRD Kota penetapan Walikota dan Wakil Walikota terpilih, karena tabrakan acaranya jadi susah untuk menyesuaikan dan hadir disini”, kata Ketua Harian DPD Partai Golkar Kota Jayapura, Yohan Marfin E. Tjoe saat di konfirmasi Lingkar Papua di sela – sela kegiatan, Senin (10/4/2017).

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua DPD Golkar Provinsi Papua, Yorrys Raweyai, menurutnya ketidak hadiran BTM selaku Ketua DPD Golkar Kota Jayapura yang juga adalah “tuan rumah” acara Deklarasi Pencanangan Musda Golkar se- wilayah Tabi itu tidak ada unsur kesengajaan, namun kesalahan teknis belaka.

Baca Juga:  Berkas Bakal Cagub – Cawagub Papua ‘Hanya Lewat’ di DPRP, Pansus Pilgub Protes

“mendadak juga, kegiatan ini sudah di siapkan jauh – jauh hari, tapi rupanya hari ini juga ada sidang paripurna DPRD Kota, makanya beliau tidak hadir”, tegas Yorrys Raweyai membantah bahwa tidak benar kehadiran dikarenakan yang bersangkutan sebenarnya “tidak bersedia” untuk di serahkan mandat sebagai Ketua (Plt) DPD Golkar Kota Jayapura.

“tidak benar itu, tidak ada yang menodong atau memaksa BTM untuk menerima SK Mandat dari DPP sebagai Ketua (Plt) Golkar, ada pernyataan tertulis BTM juga kok yang menyatakan siap menerima amanah itu, kalaupun tidak hadir hari ini hanya karena ada acara penting juga di DPRD”, bantah Yorrys lagi.

Dari undangan yang diedarkan, kegiatan di DPD Golkar Provinsi Papua dilaksanakan pukul 10.00 WIT, sedangkan penelusuran Lingkar Papua, kegiatan rapat paripurna DPRD Kota Jayapura Tentang Penetapan Walikota dan Wakil Walikota Terpilih periode 2017 – 2022 dijadwalkan pukul 12.30 WIT.

Karena ketiadaan Benhur Tomi Mano (BTM) selaku Ketua (Plt) DPD Golkar Kota Jayapura, hanya ada sambutan tunggal yang disampaikan Yorrys Raweyai selaku Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Papua, meski ada Ketua Harian DPD Partai Golkar Kota Jayapura, Yohan Merfin Tjoe di lokasi kegiatan, bahkan nampaknya BTM pun tidak sempat membuat sambutan tertulis yang bisa dibacakan oleh Ketua Harian.

Baca Juga:  Ketika Media Memiliki Power Ala Politik

Acara yang berlangsung khidmat dan singkat tersebut dihadiri juga oleh Ketua Harian DPD Golkar Provinsi Papua, Paskalis Kossay, Sekretaris DPD, Azis Bauw, dan sejumlah pengurus DPD Golkar yang masuk dalam 1 Tabi plus dua DPD di daerah pegunungan, diantaranya DPD Kota Jayapura, Keerom, Kabupaten Jayapura, Sarmi, Mamberamo Raya, Yahukimo dan Pegunungan Bintang.

Yorrys Raweyai dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan pencanangan Musda di Wilayah I Golkar ini sekaligus menandai dimulainya konsolidasi Partai Golkar jelang beberapa agenda politik di 2018 dan Pileg di 2019.

“selesai dari sini, semua kita balik ke DPD masing – masing, dan kami beri waktu 1 minggu untuk mempersiapkan Musda di DPD masing – masing, deklarasi di mulai dari hari ini di wilayah 1, nantinya menyusul di wilayah lainnya lagi”, kata Yorrys.

Yorrys mewanti – wanti semua kader Golkar agar menjadikan momentum pencanangan Musda hari ini sebagai momentum untuk melakukan konsolidasi secara menyeluruh bukan hanya kepada kader aktif, namun juga konsolidasi dan merangkul tokoh senior dan sepuh Golkar yang sudah tidak aktif lagi, sehingga apa yang menjadi tagline Golkar Bangkit, Golkar Maju dan Golkar Menang dapat terwujud.

Baca Juga:  Pemda Waropen Bentuk Satgas Pencegahan dan Penindakan Gizi Buruk dan Campak

“hilangkan ego, hilangkan kepentingan kelompok, kita semua harus pikirkan kepentingan partai ini ke depan, karena Golkar haru bangkit untuk jaya dan menang”, tandas Yorrys lagi.

Status BTM sebagai Ketua (Plt) DPD Partai Golkar Kota Jayapura sendiri ditetapkan oleh DPD Golkar Provinsi Papua melalui SK Nomor : KEP-031/DPD/P.GOLKAR/P/III/2017 Tentang Penunjukan Pengurus Pelaksana Tugas DPD Partai Golkar Kota Jayapura tertanggal 18 Maret 2017, namun dari rumor dan informasi yang berkembang sebenarnya BTM sendiri “belum sreg” dengan SK dan amanah tersebut.

Mengingat selama ini, BTM, meski tidak terdaftar sebagai pengurus aktif di partai manapun, tetapi memiliki kedekatan emosional atau “genetis politis” dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) yang sudah dua kali ini mengusung dirinya sebagai orang nomor satu di Kota Jayapura.

Terkait kontroversi SK sebagai Ketua DPD Golkar Kota Jayapura itu sendiri, hingga kini BTM memilih bungkam, Lingkar Papua yang sudah pernah berusaha mengkonfirmasi via SMS hingga kini tidak di balas oleh BTM. (walhamri wahid)

Berikan Komentar Anda