Golkar Papua Pastikan Usung “Sang Jenderal” di Pilgub Papua 2018

Yorrys Raweyai, Ketua (PLT) DPD Golkar Provinsi Papua dalam acara Deklarasi Pencanangan Musda Partai Golkar Wilayah I Tabi.

Jayapura (LP)—Ketua (Plt) DPD Golkar Provinsi Papua memastikan bahwa partai “pohon beringin” tidak akan membuka pendaftaran bagi bakal calon Gubernur Provinsi Papua 2018 mendatang, karena mereka sudah punya “jagoan” yang sudah pasti akan di usung, tinggal mencari pasangannya saja.

“Golkar Papua akan mengusung Paulus Waterpauw di Pilgub Papua 2018 mendatang, salah satu agenda Musda di semua kabupaten ini juga adalah sosialisasi pilihan itu ke semua DPD, sedangkan untuk calon wakilnya nanti kita lihat hasil survey berkembang”, kata Yorrys Raweyai, Ketua (PLT) DPD Golkar Provinsi Papua, Senin (10/4/2017) usai acara Deklarasi Pencanangan Musda Partai Golkar Wilayah I Tabi.

Baca Juga:  Soal Penuntasan Jembatan Holtekamp, Pemkot Bantah ‘Lempar Handuk’, Dan Sanggupi Rp 87 Miliar Asal Ada ‘Suntikan Dana’ Dari Provinsi

Nama Irjen (Pol) Paulus Waterpauw yang akrab di panggil “Jenderal” di kalangan wartawan memang sudah ramai di gadang – gadang oleh banyak kalangan untuk maju dalam Pilgub Provinsi Papua Tahun 2018, bahkan dari penelusuran Lingkar Papua, sudah terbentuk semacam tim kecil yang dinamakan “Tim Sembilan” yang tugasnya menggodok persiapan – persiapan pencalonan Paulus Waterpauw yang saat ini menjabat sebagai Kapolda Papua untuk maju dalam Pilgub Papua 2018.

“yah, kita tidak buka pendaftaran untuk 01 Papua, hanya posisi 02 Papuanya aja nanti kita lihat hasil survey, dan berhitung serta mendengar aspirasi dari DPD – DPD, siapa yang layak kita tandemkan”, kata Yorrys lagi saat ditanya apakah DPD Golkar Papua tidak akan membuka pendaftaran secara terbuka dahulu.

Baca Juga:  MENAGIH JANJI, LAWATAN PRESIDEN JOKOWI

Dengan demikian, saat ini telah terbentuk 3 gerbong koalisi partai politik dalam Pilgub Provinsi Papua 2018, yakni Partai Demokrat yang memiliki modal 16 kursi di DPRP sehingga dipastikan bisa mengusung “jagoan”-nya sendiri, kemudian Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) yang punya 7 kursi di DPRP yang jauh – jauh hari sudah mendeklarasikan mengusung John Wempi Wetipo (JWW), dan hari ini Partai Golkar dengan modal 6 kursi telah mengumumkan bahwa akan mengusung Paulus Waterpauw (PW).

Baik gerbong Golkar maupun PDI-P dipastikan akan membangun koalisi dengan partai lainnya untuk mengusung jagoan masing – masing, karena sesuai UU Pemilu, untuk Provinsi Papua syarat minimal dukungan partai politik atau gabungan partai politik yang dapat mengusung kandidat minimal memiliki 12 kursi (20%) di DPRP.

Baca Juga:  Kontroversi Tudingan Ijazah Palsu Sang Calon Gubernur

“komunikasi politik sudah jauh – jauh hari kita lakukan kok dengan Paulus Waterpauw, termasuk juga menjajaki partai politik pendukung, karena Golkar harus koalisi dengan partai lain”, kata Yorrys lagi menjawab keraguan dari awak media yang mempertanyakan jangan – jangan ini hanya klaim sepihak Partai Golkar, sedangkan Paulus Waterpauw sendiri belum pernah menyatakan akan maju di Pilgub Papua 2018. (walhamri wahid)

Berikan Komentar Anda