TP PKK Keerom Canangkan Gerakan Tanam Cabai, Target Per Kampung Satu Hektar

Ny. Ni Made Santun Watae, Ketua TP PKK Keerom dan Sunar, Kepala OPD Ketahanan Pangan Kabupaten Keerom saat menandatangani MoU gerakan tanam cabai di Kabupaten Keerom

Keerom (LP) – Mahalnya harga cabai beberapa waktu lalu yang hingga tembus Rp 200 ribu per Kg menginspirasi Tim Penggerak PKK Kabupaten Keerom untuk mengajak keluarga – keluarga di Keerom aktif menanam cabai minimal di pekarangan masing – masing.

Untuk itu, Kamis (27/4/2017) TP PKK Keerom menggandeng dan melakukan MoU dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Ketahanan Pangan Kabupaten Keerom untuk mencanangkan Gerakan Tanam Cabai, dengan target minimal per kampung minimal 1 kampung ada 1 hektar tanaman cabai.

“saat ini cabai sudah turun, tapi tidak menutup kemungkinan nanti akan naik lagi, lewat program Dasa Wisma, kelak kalau cabai mahal lagi, tiap keluarga di Keerom tidak pusing lagi”, kata Ny. Ni Made Santun Watae, Ketua TP PKK Keerom, usai acara penanda tanganan MoU yang disaksikan oleh Bupati Keerom, Drs. Celcius Watae, MH di Kampung Ifia – fia, Arso XI, Kamis (27/4/2017).

Baca Juga:  Resmi Jabat Bupati Keerom, Markum Tetap Lanjutkan Visi dan Misi Hingga 2021

Menurutnya, pencanangan Gerakan Tanam Cabai nantinya akan menyasar keluarga-keluarga yang ada di 91 kampung di Kabupaten Keerom, melalui pembentukan kelompok Dasa Wisma dengan titik berat pada pemanfaatan halaman rumah dan lahan tidur untuk disulap menjadi perkebunan cabai.

“Dari sini kita lanjut canangkan ke distrik – distrik dan kampung – kampung,  diharapkan gerakan ini juga membantu terwujudnya visi misi Bupati dan Wakil Bupati Keerom dalam bidang ekonomi kerakyatan”. Tambah Ni Made Santun Watae lagi.

Ia juga menandaskan untuk urusan pemasaran, akan dicarikan cara untuk ditampung oleh koperasi, dan tidak lewat tengkulak, agar harganya tidak merugikan petani.

“kita harap, nanti aka nada pasar komoditi di Keerom, supaya pedagang yang datang beli ke Arso sini, biar petani tidak perlu repot – repot turun jual ke Jayapura”, kata Ketua TP PKK menyampaikan impianya.

Baca Juga:  Jaga Citra TNI, Prajurit Ikutan ‘Main Politik’ Selama Pilkada Akan Ditindak

Sunar, Kepala OPD Ketahanan Pangan Kabupaten Keerom, mengatakan untuk menindak lanjuti Gerakan Tanam Cabai  yang telah dicanangkan hari ini, akan melibatkan Balai Penelitian Tanaman Pangan (BPTP) yang akan bertanggungjawab soal pembelajaran tanam maupun penyediaan bibit.

“Untuk selanjutnya akan berkembang ke kelompok-kelompok lain akan kita bina secara keberlanjutan dengan PKK”, kata Sunar.

Terkait pemasaran, bila nanti produksinya berlimpah pihaknya akan mendirikan Toko Tani Indonesia (TTI) yang tugasnya menampung semua hasil pertanian masyarakat untuk di distribusikan ke pasar.

“TTI ini bersifat nasional, jadi nanti TTI kita akan bekerjasama dengan TTI lain yang ada di Papua maupun diluar Papua, jadi teknisnya kita saling melengkapi, misalnya di satu daerah kekurangan cabai dan disini kita kelebihan akan kita kirim ke TTI disana, jadi ada proses jual dan beli yang menguntungkan”, papar Sunar.

Baca Juga:  JOSUA Harap Perusahaan Besar Harus Bersinergi Dengan Pemerintah Untuk Bangun ‘Kota Idaman’ Bagi Pekerja

Bupati Keerom Drs Celcius Watae, MH dalam sambutannya menyambut baik Gerakan Tanam Cabai yang di prakarsai oleh TP PKK Keerom, karena akan menciptakan peluang usaha dan memberdayakan ekonomi masyarakat petani.

“visi-misi saya dan Pak Markum (Wakil Bupati-Red) untuk ekonomi kerakyatan menjadi prioritas dan ada pertanian didalamnya, jadi saya harap ini menjadi salah satu jalan kita menyukseskan visi-misi itu”, kata Watae.

Dalam kesempatan itu Bupati Watae juga mengingatkan kepada pimpinan OPD untuk bekerja dengan baik, karena sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo kepada seluruh bupati-bupati se-Indonesia agar kerja yang dilakukan di daerah harus bersifat prioritas.

“Jangan kerja dengan tujuan hanya untuk menghabiskan uang, supaya laporan penyerapan anggarannya baik. Tapi kerja itu harus ada program prioritas agar terlihat hasilnya dalam kurun waktu menjabat”, kata Bupati memberi arahan. (alf/R1)

Berikan Komentar Anda