Willem Wandik Usulkan Perlunya Perpres Percepatan Pembangunan Infrastruktur PON 2020 di Papua

Willem Wandik, Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Demokrat

Jayapura (LP)—Anggota Komisi V DPR – RI dari Fraksi Demokrat, Willem Wandik mengusulkan perlunya pemerintah menerbitkan regulasi guna menjamin kepastian tersedianya pembiayaan pembangunan sejumlah sarana dan prasarana untuk hajatan PON 2020 di Provinsi Papua.

“kita lihat waktu tersisa ini 2 tahun lebih, masih banyak infrastruktur yang belum siap, karena terkendala dana, untuk menuntaskan semua ini tentunya butuh dukungan pemerintah pusat, dan tidak bisa andalkan dari satu kementerian saja, harus ada sinergi lintas kementerian, makanya supaya ada kesatuan gerak dan dukungan, perlunya ada regulasi semacam Peraturan Presiden (Perpres) tentang percepatan pembangunan sarana dan prasarana serta infrastruktur pendukung demi suksesnya PON 2020 mendatang”, kata Willem Wandik, yang juga anggota DPR – RI dari Dapil Papua itu usai acara ramah – tamah antara Komisi V DPR – RI dengan Sekda Provinsi Papua dan sejumlah pimpinan SKPD di salah satu hotel di Jayapura, Rabu (3/5/2017).

Baca Juga:  25 Peserta Ikut Lomba Menulis Essay Berbahasa Inggris Yang Digelar LIRA Papua dan Sagu Foundation

Menurutnya dari hasil kunjungan kerja Komisi V DPR RI ke sejumlah proyek yang di danai dari APBN, Rabu (3/5/2017), termasuk salah satunya meninjau pembangunan Stadion Papua Bangkit di Kampung Harapan, nampaknya harus ada sinergisitas lintas Kementerian.

“pembangunan beberapa fasilitas di lakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, sedangkan agenda PON 2020 di bawah Kementerian Pemuda dan Olahraga, penyediaan sejumlah fasilitas penunjang juga, seperti bandara udara, jalan jembatan, sampai penataan sungai dan penyediaan air bersih, membutuhkan kerja sama lintas instansi, jadi kita akan dorong dan usulkan ke pemerintah nanti untuk duduk bersama dan kita rumuskan Perpres Percepatan Pembangunan Infrastrktur PON 2020 di Papua”, kata Willem Wandik lagi.

Baca Juga:  Komposisi Timsel Dinilai Langgar PKPU, Anggota DPRP Ini Pertanyakan Independensi dan Wacanakan Rekrut Ulang

Menurutnya disini masyarakat Papua akan menilai komitmen Pemerintah, khususnya Presiden Jokowi saat meletakkan batu pertama di Kampung Harapan, bahwa pemerintah pusat akan mendukung penuh pembangunan sejumlah infrastruktur untuk PON 2020, namun hingga kini faktanya belum ada kucuran dana langsung dari pusat, karena pembangunan stadion di Kampung Harapan masih bersumber dari APBD Provinsi Papua.

Kadis Olahraga dan Pemuda, Yusuf Yambeyabdi yang juga sebagai Sekretaris KONI Papua juga mendukung bila ada regulasi yang mendorong percepatan pembangunan venue – venue untuk PON 2020 di Provinsi Papua.

“harus memang, ada regulasi yang menjadi pegangan agar ada kepastian penuntasan infrastruktur yang dibutuhkan, mengingat tahun ini tahun politik, sehingga dana – dana pembangunan juga sebagian tersedot untuk suksesi kepemimpinan di Papua, jadi porsi untuk pembangunan juga berkurang, jadi kita memang butuh dukungan pusat untuk menuntaskan beberapa kebutuhan jelang PON 2020”, kaya Yusuf Yambeyabdi usai acara ramah tamah dengan Komisi V.

Baca Juga:  Bawaslu Papua : Iklan Kampanye Paslon di Media Belum Waktunya, Kalau Sudah Ada Yang Curi Start Jelas Melanggar !

Menurutnya bulan April 2018, kepemimpinan Lukas Enembe – Klemen Tinal selesai, padahal masih banyak agenda yang belum tuntas, karena pembangunan infrastruktur semuanya menggunakan tahun jamak, jadi harus ada kepastian bahwa penganggarannya nanti tidak macet, atau berubah lagi.

“terkait Perpres, saya piker sesuatu yang perlu, nanti balik Jakarta, kita akan komunikasikan, duduk bersama dulu dengan pemerintah, karena ini urgent, karena sisa waktu PON 2 tahun lebih, harus di genjot nih pembangunan untuk keperluan PON, kalau bisa di tahun 2019 sudah kelar”, kata Michael Watimena, Wakil Ketua Komisi V yang juga sebagai Ketua Tim rombongan yang datang ke Jayapura. (amr/R1)

Berikan Komentar Anda