Golkar Papua, 3 Kali Ganti Ketua Plt, 17 DPD Sudah Gelar Musda, 12 DPD Belum

Jayapura (LP)— Konsolidasi internal DPD Partai Golkar Provinsi Papua terus dilaksanakan jelang pelaksanaan Musda DPD Provinsi yang ditargetkan dalam dua bulan ke depan.

Dinamika yang terjadi di tubuh partai berlambang pohon beringin ini cukup dinamis, dimana hingga kini telah terjadi 3 kali pergantian Ketua Pelaksana Tugas DPD Provinsi Papua, dan dua kali perombakan struktur sebelum terbentuknya kepengurusan yang definitive dua bulan ke depan.

Dimana sebelumnya Robert Joopy Kardinal ditunjuk sebagai Ketua (Plt) dan Sekretaris (Plt) Martinus Werimon di penghujung 2016, namun memasuki tahun 2017, Yorrys Raweyai ditunjuk menggantikan Robert Joopy Kardinal sebagai Ketua (Plt) di bantu Sekretaris Azis Bauw, dan belum lama ini, Azis Samual kembali di tunjuk menggantikan Yorrys Raweyai, namun Azis Samual tidak melakukan perombakan struktur pengurus, tetap memfungsikan kepengurusan yang telah dibentuk Yorrys Raweyai sebelumnya.

Meski ada dinamika yang berkembang cepat di dalam internal, tetapi Ketua Harian Partai Golkar, Paskalis Kossay menegaskan bahwa tahapan dan agenda partai tetap berjalan sampai dengan target waktu digelarnya Musda DPD Provinsi Papua.

Baca Juga:  Hanya Ada 1 Anak Asli Keerom, Ini Nama 24 “Pembantu Baru” Watae – Markum

“kita sudah gelar Musda di 17 DPD kabupaten, dan masih ada sisa 12 DPD kabupaten / kota lagi yang akan segera di genjot dalam waktu dekat ini, semua agenda tetap berjalan, tidak ada yang berubah”, kata Paskalis Kossay saat ditemui Lingkar Papua di kantor DPD Golkar Provinsi Papua belum lama ini.

Menurutnya 17 DPD kabupaten yang sudah melaksanakan Musda dan terbentuk kepengurusan definitifnya adalah DPD Kabupaten Merauke, Waropen, Mimika, Jayawijaya, Mamberamo Tengah, Lanny Jaya, Pegunungan Bintang, Yahukimo, Mappi, Keerom, Nabire, Puncak, Puncak Jaya, Dogiyai, Biak Numfor, Nduga dan DPD Tolikara.

Sedangkan 12 DPD kabupaten yang belum melaksanakan Musda adalah DPD Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Sarmi, Mamberamo Raya, Kepulauan Yapen, Supiori, Paniai, Intan Jaya, Deiyai, Asmat, Boven Digoel dan DPD Kabupaten Yalimo.

Paskalis Kossay dalam laporannya kepada Azis Samual saat tatap muka pengurus dengan Plt Ketua yang baru belum lama ini di kantor DPD Partai Golkar Provinsi Papua melaporkan bahwa konsolidasi internal sudah di lakukan sejak 30 Januari 2017 saat Yorrys Raweyai masih menjabat sebagai Ketua (Plt) dimana di sepakati bahwa pelaksanaan Musda di mulai dari DPD kabupaten / kota dan puncaknya baru Musda DPD Provinsi.

Baca Juga:  Asia Africa Forum di Bali, Perkuat Kerjasama Ekonomi Indonesia dengan Negara Asia Afrika

“18 Maret 2017 kita melakukan pengukuhan pengurus Plt DPD Provinsi dan Ketua (Plt) DPD kabupaten/ kota serta penetapan pelaksanaan jadwal Musda tiap DPD berdasarkan pendekatan wilayah adat, dimana untuk wilayah I Tabi pembukaan Musdanya tanggal 10 April 2017 di Jayapura, Wilayah II (La Pago) tanggal 12 April 2017 di Wamena, Wilayah III (Mee Pago) tanggal 19 April 2017 di Nabire, Wilayah V (Ha Anim) tanggal 25 April 2017 di Merauke, dan untuk Wilayah IV (Saireri) tanggal 27 April di Biak”, kata Paskalis Kossay.

Sedangkan untuk hasil capaian Partai Golkar di Pilkada 2015, hanya Kabupaten Keerom yang dimenangkan oleh kader Partai Golkar (Bupati), sedangkan di Kabupaten Waropen, Wakil Bupatinya adalah kader Partai Golkar.

Baca Juga:  ‘Cagub Injury Time’ dan Goyangan ‘Pansus Ijazah’ ?

Sedangkan di Pilkada 2017 ini, dari beberapa kader Golkar yang di usung Partai Golkar, belum ada yang memenangkan Pilkada 2017, kalaupun ada kandidat yang di usung oleh Partai Golkar menang, tetapi bukan kader, seperti Benhur Tomi Mano (BTM) yang memenangkan Pilwalkot 2017.

“ada beberapa kabupaten yang harus PSU, dan diantaranya ada kader Golkar, seperti Tolikara, Kabupaten Jayapura, Kepulauan Yapen dan Puncak Jaya juga kandidatnya di usung oleh Golkar”, jelas Paskalis Kossay lagi dalam laporannya.

Terkait agenda Pilkada di 2018 mendatang, ada 7 kabupaten dan 1 provinsi yang akan menggelar hajatan lima tahunan itu.

“konsolidasi ini, kita berharap Partai Golkar bisa lebih bersinar di Pilkada 2018, dan kita akan mencari figure dan kader terbaik untuk di usung Golkar”, kata Azis Samual menanggapi laporan Paskalis Kossay. (amr/R1)

Berikan Komentar Anda