Lenis Kogoya : Papua Sudah Merdeka !

Lenis Kogoya, Staff Khusus Presiden RI
Jayapura (LP)— Papua ini sudah merdeka ! kita mau merdeka model bagaimana lagi, yang harus kita pikirkan dan kerjakan saat ini adalah bagaimana kita bisa merdeka dalam pendidikan, merdeka dalam kesehatan, merdeka dalam ekonomi, merdeka dalam adat dan budaya kita, dan kita merdeka di atas tanah kita sendiri, dan kita orang Papua mampu mengolah dan mengelola apa yang ada di atas Tanah Papua ini secara mandiri bersama – sama dengan sodara – sodara kita yang lain dalam semangat persaudaraan, kekeluargaan dan kebersamaan.

Hal itu ditegaskan Lenis Kogoya, Staff Khusus Presiden RI, Senin (9/5/2017) di sela – sela meninjau langsung lokasi – lokasi yang akan di kunjungi oleh Presiden Joko Widodo, Selasa (10/5/2017) esok.

“kemerdekaan yang harus di perjuangkan oleh seluruh anak – anak Papua saat ini adalah bagaimana kita bisa menempati pos – pos strategis dan menjadi pengendali untuk semua urusan, karena untuk sampai ke posisi itu kita juga harus mempersiapkan diri untuk mentake over semua urusan, tidak bisa hanya berteriak di pinggir jalan dan teriak minta hak kita, yang ada nanti hanya gula – gula”, kata Lenis Kogoya.

Baca Juga:  Gelar Pengobatan Gratis di Kampung Sasawa, Kodim 1709/ Yawa Sosialisasi Rumah Mengajar

Menurutnya semenjak Presiden Jokowi memberikannya kepercayaan sebagai staff khusus, perlahan tapi pasti ia mendorong distribusi SDM – SDM orang Papua untuk mewarnai beberapa struktur di kementerian dan pusat menempati beberapa posisi sesuai dengan kualifikasi yang dibutuhkan.

“kurang lebih 250-an anak – anak Papua sudah kita distribusikan di beberapa kementerian, beberapa posisi penting di Papua juga kita suarakan ke pusat agar bisa di ambil alih oleh orang Papua, semua itu sudah kita lakukan, memang tidak bisa seketika, karena semua kan ada mekanismenya, termasuk untuk isi jabatan di eselon II dan III di instansi struktural”, kata Lenis Kogoya lagi ketika di tanya soal minimnya OAP menempati posisi strategis di instansi vertical seperti yang dipertanyakan dalam kunjungan kerja Komisi V DPR RI beberapa waktu lalu.

Baca Juga:  Kapolda Papua Bantah Berita PapuaNews.id Soal Tertangkapnya Provokator dan Penyebar Isu Pembakaran Alkitab Yang Dikaitkan Dengan Kasus Ahok dan Simpatisan KNPB

Menurutnya, sekarang bukan zamannya lagi kita teriak dan minta merdeka dalam konteks lepas dari NKRI, karena peluang sebenarnya sudah di buka selebar – lebarnya oleh Presiden Jokowi, tetapi kalau orang Papua sibuk dengan koar – koar, dan tidak berusaha mengejar ketertinggalan dengan mempersiapkan SDM, terus siapa yang akan bekerja.

“untuk ade – ade yang kuliah, saya hanya ingin tegaskan untuk focus persiapkan diri, dari pada habiskan energy, saya tidak tidur, saya dengar, banyak sodara – sodara saya yang mencap saya ini penghianat OAP, saya ini menjual harga diri OAP dan menjadi antek pusat, dan tudingan lainnya, itu karena mereka melihat dari perspektif berbeda, sedangkan saya memilih jalur mempersiapkan SDM untuk kita bisa merdeka dalam segala sendi kehidupan orang Papua, merdeka dalam ekonomi, merdeka dalam pendidikan, merdeka dalam kesehatan, merdeka dalam politik, dan lain – lain”, kata Lenis lagi menambahkan bahwa secara personal sebagai staff khusus Presiden beberapa anak asli Papua, khususnya dari kawasan pegunungan ia dorong untuk menempa ilmu dan diri di berbagai lini di dalam pemerintahan maupun pendidikan. (amr/R1)

Baca Juga:  Papua Butuh Panti Rehabilitasi Narkoba Segera !

Berikan Komentar Anda