Mengulik ‘Kuda Jepang’ Tunggangan Pak Presiden di Puncak Habema

Bobotnya sekitar 118 Kg, bermesin 4 langkah (4 Tak), mampu di geber hingga kecepatan 120 km/jam di jalan dan medan berat berlubang, kalau jalanan berkarang dan rata pula seperti yang di lalui oleh Presiden Joko Widodo saat menyusuri Jalan Trans Papua, bagi si hijau KLX 150 BF SE adalah menu ecek – ecek aja, layaknya melenggang di jalan beraspal.

 

Oleh : Walhamri Wahid

 

Semua mata tertuju, bahkan menjadi viral di social media, seorang Presiden mau naik motor menyusuri jalan berkarang, bermandi debu bersama Pak Menteri dan Pak Panglima, dengan iring – iringan rombongan mobil di belakangnya, di kawasan pedalaman yang katanya daerah merah, tetapi kini sudah ramah, menyusuri ruas jalan Trans Papua di Puncak Habema dari Wamena – Nduga yang diharapkan tuntas di tahun depan.

 

Selain kenekatan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang mau menunggangi motor yang mencuri perhatian lainnya dari moment tersebut adalah tunggangan Pak Presiden, dipastikan karena akan di tunggangi oleh orang nomor satu di Indonesia, dipastikan juga bukan tunggangan biasa tentunya.

 

Bila melihat sekilas motor yang di tunggangi Presiden Jokowi meski warna khas hijau telah berubah menjadi warna hitam dengan les merah putih di beberapa bagian, dipastikan motor tersebut adalah keluaran pabrikan Jepang merk Kawasaki, type KLX 150 BF Special Engine (SE)

 

Motor jenis ini memang tunggangan yang pas dan ideal untuk di kawasan pegunungan Papua yang rata – rata memiliki kontur medan berat dan terjal, layaknya arena grass track di arena – arena balapan motor.

Baca Juga:  Janji Berikan Perhatian Lebih Untuk OAP, Paniai Satu Suara, Satu Hati, Satu Tekad Menangkan Nomor Satu

 

Dan untuk daerah pegunungan Papua, Kawasaki KLX 150 BF SE sudah cukup familiar dengan para Aparatur Sipil Nasional (ASN) yang bertugas di sana, karena untuk pengadaan motor dinas, motor trail type KLX 150 BF SE atau adiknya type KLX 150 L, atau motor serupa dengan type yang berbeda.

 

Kawasaki KLX 150BF SE sebenarnya pengembangan daru type KLX 150L, secara kasat mata terlihat perbedaan ukuran velg depan dan belakangnya, yakni 21’ depan dan 18’ belakang, berbeda dengan type KLX 150L, untuk type yang di tunggangi Presiden Jokowi ada beberapa tambahan accecories, diantaranya pelindung tangan (hand guard), pelindung mesin (engine guard).

 

Tidak ada informasi dari Sekretariat Kepresidenan maupun panitia yang mempersiapkan motor yang akan di tunggangi oleh Presiden, apakah pelindung tangan maupun pelindung mesin yang di pasang masih bawaan pabrik asli, ataukah yang di modifikasi anti peluru sebagaimana layaknya standarisasi keamanan kendaraan untuk seorang Presiden.

 

Modifikasi lainnya yang dilakukan pada motor tunggangan Presiden Jokowi adalah di lampu kabut depan, bila di motor pabrikan aslinya menggunakan mika bening, pada tunggangan Presiden tidak terlihat lampu kabutnya, semua tertutup tameng bagian depan berwarna hitam, dan di bagian stang terdapat sebuah kamera kecil yang letaknya bersebelahan dengan kaca spion.

Baca Juga:  Empat Pelaku Ganja di Tangkap, Satu Pelaku dalam Pengejaran

 

Kawasaki KLX 150BF SE  bermesin 4 tak, yang dilengkapi Air Cooled, SOHC 2 Valve, sehingga biar di geber pada kecepatan tinggi, kondisi mesin tetap cooling, dari spesifikasi yang dikeluarkan pabrikan Kawasaki, mesin KLX 150BF SE ini mampu menghasilkan performa maksimal hingga 8.6 kW pada putaran mesin 8000 rpm, kemudian untuk torsi maksimalnya mampu mencapai 11.3 Nm pada putaran 6500 rpm.

 

Karburatornya type NCV24, system pengapiannya DC – CDI dengan jumlah transmisi 5 speed return, tangkinya mampu menampung 7,6 liter bensin, tinggi dari tanah 295 mm, jarak poros roda 1.340 mm, bila di lihat ukurannya lebih panjang dari type sebelumnya KLX 150L, dimana diameter panjang x lebar x tinggi adalah 2,070 x 825 x 1,155mm.

 

Untuk rangka dan kaki – kaki, suspense depan menggunakan 35 mm inverted fork, suspense belakang Uni-Track, with 5 way adjustable preload, sedangkan pengereman menggunakan single 240 mm disc twin piston, sedangkan rem belakang gunakan single 190 mm petal disc single piston

 

Berbalut jaket warna abu – abu, sarung tangan berwarna biru dengan emblem merah putih di pundak, pelindung lutut (deker), pelindung siku, dan sepatu khusus berwarna hitam, tongkrongan Presiden Jokowi diatas Kawasaki KLX 150BF SE terlihat meyakinkan, karena postur Presiden yang sepadan dengan motor yang di tungganginya.

 

Sebagai pengaman kepala, sebuah helm berwarna kombinasi hitam dan hijau, dilengkapi dengan semacam kamera Go-Pro di bagian atas helm menjadikan touring Presiden Jokowi sejauh 7 Km menyusuri jalan Trans Papua rute Wamena – Nduga terasa berkesan dan bikin geger Indonesia tentunya.

Baca Juga:  Soal Dana Afirmative Paramedis Yang Diduga Menguap, Kepala OPD Baru Minta Jangan Ada Mogok dan Janji Tuntaskan

 

Dari penelusuran Lingkar Papua, jaket yang digunakan Presiden Jokowi maupun Menteri dan Panglima yang mendampinginya selain berfungsi sebagai pengusir dingin, juga bagian dari standar pengamanan Presiden loh, artinya di buat dari bahan khusus yang anti peluru.

 

“bagi Pak Presiden tidak ada rasa takut ataupun khawatir mau ke daerah seperti apa juga, mau gunungkah, lembahkah, karena beliau jalan dengan hati bersih, bagi Pak Presiden bila dia jalan dengan hati bersih, dia pasti selamat itu prinsipnya yang saya tahu, dan sebelum turun ke Wamena kemarin, beliau menanyakan ke saya, kalau saya bilang aman, pasti pak Presiden berani jalan, kalau soal – soal teknis saya pikir itu sudah ada yang urus, karena namanya standar pengamanan Presiden kan sudah ada aturannya”, kata Lenis Kogoya, Kamis (11/5/2017) di Bandara Sentani saat ditanyai Lingkar Papua soal asal muasal motor, jaket hingga helm yang digunakan Presiden kemarin di Wamena.

Untuk harga, tidak ada informasi resmi terkait biaya mempersiapkan ‘kuda Jepang’ tunggangan Presiden Jokowi, tetapi dari price list dari pabrikan Kawasaki, motor trail type ini di banderol di angka Rp. 30 jutaan, jadi kalau sudah sampai di pegunungan, pasti su tahu toh, dia pu harga juga pasti beda. (***)

Berikan Komentar Anda