Karel Maunda Jadi Ketua LMPP Kabupaten Keerom

Karel Maunda sebagai Ketua Lembaga Masyarakat Pemerhati Perbatasan (LMPP) bersama jajaran pengurus lainnya kemarin, Rabu (17/5/2017) di kukuhkan oleh Ketua LMPP Provinsi Papua, Hendrik T. Yoku. (Foto : Alfred Kaempe/ Lingkar Papua)

Keerom (LP) – Lembaga Masyarakat Pemerhati Perbatasan (LMPP) Kabupaten Keerom hari ini dikukuhkan, keberadaan lembaga ini diharapkan mampu menjadi mitra kerja pemerintah untuk mewujudkan pembangunan daerah perbatasan yang lebih baik.

Ketua LMPP Provinsi Papua, Hendrik T Yoku, dalam sambutannya saat pengukuhan mengatakan pembangunan perbatasan memerlukan perhatian semua pihak, salah satunya keikusertaan masyarakat. Karena untuk menjadikan perbatasan sebagai serambi negara bukan sebuah perkara mudah. Karena berbagai masalah yang kompleks akan dihadapi untuk mewujudkan hal tersebut.

“LMPP Keerom yang dipimpin Karel Maunda ini saya harapkan untuk bekerja keras bersama Pemda Keerom dalam mewujudkan pembangunan”, kata Hendrik dalam sambutannya seusai mengukuhkan LMPP Keerom.

Baca Juga:  Polres Merauke Ajari Anggota PMKRI Bijak Bersosmed

Begitu juga Hendrik berharap Pemerintah Kabupaten Keerom untuk membuka tangan dalam menerima keberadaan LMPP sebagai mitra kerja. Karena ia meyakini jika semangat pembangunan hanya dilakukan secara sepihak hasil yang diperoleh bakal kurang maksimal.

“Mari kita bersama-sama membangun daerah ini pemerintah tidak bisa jalan sendiri begitu juga kami, bergandeng tangan lebih baik dari pada jalan sendiri-sendiri,” ungkapnya.

Bupati Keerom Drs Celcius Watae, MH dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Asisten III Setda Kabupaten Keerom, Drs Winoto, M.Pd mengatakan dalam dunia pemerintahan, pengelolaan perbatasan sangat berkaitan dengan membuka ekonomi masyarakat yang lebih adil dan sejahtera.

“Untuk mewujudkan kesejahteraan di wilayah perbatasan seharusnya fokus pada peningkatan pelayanan, pemberdayaan untuk mendorong kemandirian dan pembangunan aktifitas ekonomi masyarakaat”, kata Bupati Keerom dalam sambutan tertulisnya.

Baca Juga:  Menghina Pelanggar Amanah Adalah Hak Warga Negara

Bupati juga berharap LMPP Keerom sebagai mitra kerja dalam menempatkan diri sebagai jembatan antara pemerintah daerah dan persoalan-persoalan yang terjadi di perbatasan. Karena diakuinya, dengan luas wilayah perbatasan dan kemampuan keterjangkauan, Pemda Keerom tidak mampu mengetahui semua persoalan yang terjadi di perbatasan.

 “Sekali lagi LMPP ini menjadi jembatan persoalan-persoalan kepada Pemda. Karena bagaimana pun Pemda tidak bisa melihat semua hal-hal yang terjadi di lapangan, sehingga dengan kemitraan ini menjadi masukan kepada kami”, kata drs. Winoto, M.Pd, Asisten III Keerom. (alf/R1)

Berikan Komentar Anda