Wakasad : Bila Benar Ada Alkitab Ikut Terbakar, Ini Penyebabnya !

Wakil Kepala Staff TNI-AD (Wakasad) Mayjen (TNI) Hinsa Siburian saat memberikan sambutan kepada tokoh – tokoh agama nasrani dan warga jemaat GKI Getsemani Trikora Waena, Sabtu (27/5/2017) pagi. (Foto : Amri/Lingkar Papua)

Jayapura (LP)— Hingga kini belum ada penjelasan resmi dan tegas dari Pomdam XVII/Cenderawasih apakah dari pemeriksaan barang bukti berupa sisa – sisa pembakaran yang berhasil diamankan dari bak sampah di belakang kediaman Kasrem 172/PWY tempat terjadinya pembakaran barang – barang tidak terpakai yang diduga ada Alkitab juga ikut terbakar, apakah itu benar Alkitab atau hanya buku – buku tentang agama yang berisi ayat – ayat Alkitab.

“kita tunggu saja hasil pemeriksaan Pomdam, tapi kalau nanti benar ada Alkitab yang ikut terbakar, yang jadi pertanyaan mengapa bisa ada Alkitab di dalam karton dan tumpukan barang – barang bekas di gudang dan mess perwira di kediaman Kasrem, hal itu bisa saja terjadi karena Satgas 516/Caraka Yudha yang bertugas sebelumnya dan sudah pindah memang program kerja mereka ada membagi – bagikan ribuan Alkitab kepada masyarakat di daerah perbatasan kemarin, bahkan mereka juga sempat bangun gereja, jadi bisa saja ada sisa – sisa Alkitab yang tersisa dan terselip di dalam dokumen dan buku – buku yang di simpan dalam karton, sehingga saat anggota membakar sampah – sampah dalam karton, Alkitab tersebut ikut terbakar”, jelas Mayjen Hinsa Siburian Wakil Kepala Staff Angkatan Darat TNI-AD (Wakasad) saat memberikan sambutan di hadapan tokoh agama dan warga jemaat yang menghadiri acara pentahbisan gereja GKI Getsemani Trikora Waena, Sabtu (27/5/2017) pagi.

Baca Juga:  Incar Emas Asian Games 2018, Petinju Pelatnas Cari Lawan Tanding ke Ukraina

Mess perwira yang berada di belakang kediaman Kasrem 172/PWY tersebut memang sebelumnya ditempati oleh Satgas 516/CY yang mulai bertugas di daerah perbatasan Papua dan sebagian tinggal di mess tersebut yang biasa disebut sebagai ‘pangkalan’ sejak bulan Juni 2016.

Komandan Garnisun Tetap (Dangartap) III/Surabaya Mayjen TNI Sumardi melepas keberangkatan satuan penugasan ke wilayah papua di Dermaga Ujung Surabaya Jawa Timur, Sabtu (25/6/2016).

Satgas Batalyon Infanteri Mekanis 516/Caraka Yudha yang ketika itu di pimpin oleh Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) Letkol Inf Lukman Hakim mulai bertugas sejak Juni 2016, dan per Mei 2017 mereka digantikan oleh Satgas 410/Alugoro yang baru beberapa hari tiba di Jayapura.

Baca Juga:  Pilgub dan KPU Papua, Menapak Jalan Terjal ke Taman yang Indah

Selama kurang lebih 9 bulan bertugas di daerah – daerah perbatasan di Papua Satgas 516 / Caraka Yudha dalam kegiatan penggalangan teritorialnya memang melakukan pendekatan keagamaan, kesehatan, dan pendidikan kepada masyarakat, salah satu bentuknya adalah membagi – bagikan ribuan Alkitab kepada anak – anak sekolah minggu, menjadi guru di beberapa sekolah perbatasan yang kekurangan guru, bahkan sempat juga membangun gereja di daerah perbatasan Keerom – PNG.

Wakasad menghimbau kepada seluruh tokoh agama kristen dari berbagai denominasi gereja yang ada di Papua agar sama – sama mengajak dan memberikan pemahaman yang benar kepada seluruh warga jemaatnya agar tidak mudah terprovokasi dengan berita dan informasi yang beredar di social media, karena tidak selamanya benar.

Baca Juga:  Kominfo di Daerah Diminta Terapkan Layanan e-Government Yang Terintegral

“kita percayakan sepenuhnya kepada Pomdam untuk memproses kasus ini, walaupun ada ketidaksengajaan, tetap akan ada proses hukum karena adanya kelalaian, tetapi sebagai penganut Kristus yang selalu mengajarkan kasih, marilah kita semua memberikan contoh yang baik dan benar kepada bangsa yang besar ini, bagaimana dan apa itu cinta kasih yang Yesus Kristus ajarkan kepada kita semua, alangkah indah dan luar biasanya bila kita bisa saling memaafkan, dan tidak perlu anarkhis, biarlah proses hukum yang menindak pihak – pihak yang lalai”, kata Wakasad. (amr/R1)

Berikan Komentar Anda

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*