Ini 11 Point Ikrar Masyarakat Perbatasan di Hari Lahirnya Pancasila

Ketua LMPP Keerom Karel Maunda dan Ketua BMP Keerom Herman AT. Yoku saat membacakan 11 point Ikrar Setia menjaga NKRI dan Pancasila jelang 1 Juni 2017 di Arso, Kabupaten Keerom, Selasa (30/5/2017). (Foto : Alfred/ Lingkar Papua)

Keerom (LP)—Dimotori oleh Lembaga Masyarakat Pemerhati Perbatasan (LMPP) dan Barisan Merah Putih (BMP) Kabupaten Keerom, dalam rangka menyongsong Hari Lahirnya Pancasila pada 1 Juni 2017, masyarakat perbatasan di Kabupaten Keerom menyatakan Ikrar setia kepada NKRI dan Pancasila dan mengajak seluruh masyarakat di kawasan perbatasan untuk lebih cinta dan merawat kebhinekaan Indonesia.

Menurut Ketua LMPP Keerom Karel Maunda, aksi tersebut dilakukan untuk menumbuhkan rasa bangga sebagai bangsa Indonesia didaerah perbatasan. Mengingat perbatasan merupakan serambi negara yang langsung dilihat oleh negara tetangga.

“Kami sangat mencintai Indonesia. Kami ingin supaya semua warga, khususnya yang ada di perbatasan menjaga persatuan dan kesatuan serta keutuhan sebagai bagian dari NKRI,” ujarnya kepada Lingkar Papua, seusai aksi seruan yang dilakukan di Kampung Wonorejo Kabupaten Keerom, Selasa (30/5).

Dalam kesempatan tersebut Karel Maunda membacakan orasinya yang berisikan pernyataan sikap untuk terus mendukung keutuhan NKRI dan menghimbau kepada semua pihak untuk mendukung proses pembangunan yang dilakukan oleh Presiden Joko Widodo. Karena kinerja pemimpin negara dinilai sangat berpihak bagi masyarakat Papua.

Baca Juga:  Danrem Binsar Sianipar : Anggota TNI Harus Selalu Baik Dengan Rakyat, Tapi Tegas Soal Aturan

Sementara itu Ketua BMP Keerom Herman A.T Yoku menyampaikan kecintaan kepada negara adalah kewajiban semua generasi, terutama generasi muda sebagai penerus tongkat estafet pembangunan. Untuk itu sudah selayaknya generasi muda Keerom yang berbatasan dengan PNG, untuk lebih meningkatkan kecintaannya kepada negara dan menyebarkan nilai-nilai Pancasila.

“Saya sampaikan kepada bapak dan ibu yang ada di kampung-kampung, momentum lahirnya Pancasila adalah momentum kita semua untuk meningkatkan kecintaan kita kepada negara. Tanamkan nilai-nilai yang telah diberikan oleh pendiri bangsa kita kepada setiap generasi,” tuturnya dalam acara tersebut.

Dijaman modern saat ini Herman mengingatkan sangat rentan generasi muda terprovokasi oleh berbagai informasi yang dapat memecah persatuan dan kesatuan. Untuk itu dirinya menghimbau agar semua pihak saling mengingatkan akan pentingnya persaudaraan sebangsa, pentingnya menjaga keutuhan negara, dan pentingnya menjaga tali silaturahmi.

Baca Juga:  Pertama di Indonesia, DPD Papua Bentuk Forkom Fraksi Golkar se-Papua, Target 16 Kursi di Pileg 2019

“Perkembangan media social saat ini sangat besar, berbagai informasi dari sana sini masuk. Kita harus bijak untuk memilah mana informai yang benar dan mana yang bohong. Untuk itu kita mesti bergandeng tangan untuk menjaga jangan sampai ada informasi provokasi yang mencoba mengganggu keutuhan NKRI,” bebernya.

Adapun 11 point ikrar setia pada NKRI dan Pencasila adalah sebagai berikut : (1) Kami masyarakat perbatasan RI-PNG bangga menjadi bangsa Indonesia, (2) Kami masyarakat perbatasan RI-PNG bangga menjadi anak Indonesia, (3) Kami masyarakat perbatasan RI-PNG bangga memiliki Indonesia.

(4). Kami masyarakat perbatasan RI-PNG Indonesiaku, Indonesiamu, Indonesia kita, Bhineka Tunggal Ika, (5) Kami masyarakat perbatasan RI-PNG bersumpah untuk menjaga keutuhan NKRI, (6) Kami masyarakat perbatasan RI-PNG akan terus mempertahankan NKRI harga mati dan bela negara adalah kewajiban kami.

Baca Juga:  Rusuh di Rutan Mako Brimob Depok, Bocor di Sosial Media, Polisi Bantah Ada Korban Jiwa

(7) Kami masyarakat perbatasan RI-PNG bertekad mempertahankan keutuhan NKRI dari ujung barang sampai ujung timur. Kami menolak ancaman bentuk intervensi politik manapun dan oleh siapapun terhadap keutuhan NKRI, teristimewa terhadap Papua, (8) Keutuhan NKRI, Pancasila, UUD 1945 adalah cita-cita nasional masyarakat perbatasan RI-PNG, sesuai dengan keinginan luhur bapak pendiri bangsa Soekarno-Hatta, (9) Kami masyarakat perbatasan RI-PNG mendukung pemerintahan Jokowi-JK yang telah terbukti secara nyata memperhatikan masyarakat Papua.

(10) Kami masyarakat perbatasan RI-PNG akan terus menjaga dan mengawal setiap program pembangunan yang diamanatkan oleh pemerintahan Jokowi-JK. Karena setiap kebijakan pemerintahan Jokowi-JK sangat berpihak kepada masyarakat Papua, (11) Kami masyarakat perbatasan RI-PNG sangat berterima kaih dan mengapresiai setiap langkah dan kebijakan pemerintahan Jokowi-JK di Provinsi Papua, khususnya kesejahteraan di wilayah perbatasan RI-PNG. (alf/R1)

Berikan Komentar Anda

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*