Pesawat Sering Tergelincir, Rp.80 Miliar Untuk Perpanjang Run Way Bandara Rendani

Runway Bandara Rendani Manokwari, yang saat ini berukuran 2.000 m x 450 m, dirasa masih kurang panjang, sering terjadi pesawat tergelincir, tahun ini Pemprov dan DPR Papua Barat sudah anggarkan Rp 80 Miliar untuk perpanjangan run way. (Dok. Ist)

Manokwari (Lingkar Papua)—Insiden tergelincirnya pesawat Sriwijaya Air di Bandara Rendani, Manokwari, Rabu (31/5/2017) kemarin bukanlah kali pertama terjadi, selama ini kasus serupa sudah sering terjadi dimana salah satu penyebabnya adalah panjang run way Bandara Rendani yang dirasa sudah kurang memadai.

“ini ibukota Provinsi, sudah semestinya kita perpanjang run way Bandara, sebenarnya sudah dari tahun kemarin kita plotkan anggarannya, hanya terganjal masalah pembebasan tanah ulayat saja, tapi tahun ini kita sudah siapkan anggaran Rp 80 Miliar, tinggal proses pelelangan saja”, kata Pieter Kandjol, Ketua DPR PB, Rabu (31/5/2017).

Ia berharap pekerjaannya bisa segera di mulai, secara terknis konsultan sudah menghitung penggunaan anggaran tersebut, karena kondisi run way Bandara Rendani selama ini memang sudah semestinya menjadi perhatian banyak orang, termasuk juga menjadi beban bagi pemerintah kabupaten dan Provinsi.

Baca Juga:  Bupati Mimika di 'Impeachment' ?

“dulu direncanakan mau reklamasi laut diperpanjang run way tersebut tapi kondisi dasar laut sangat dalam terpaksa diarahkan bagian darat, dan tahun ini sudah dijawab, Rp 80 Miliar sudah di siapkan dalam APBD kita, kita sudah koordinasi juga dengan Gubernur Papua Barat, supaya bisa diproses cepat”, kata Ketua DPR PB lagi.

Ia menambahkan, DPR PB sudah menyurat ke eksekutif agar menyiapkan sejumlah draf KUA PPS untuk APBD Perubahan bahkan tadi pertemuan Gubernur Papua Barat Ketua DPR PB mengatakan sudah sampaikan bahwa sesungguhnya sangat terlambat dalam pembahasan APBD induk nantinya bisa terganggu di tingkat penyerapan.

“Saya harap Komisi C DPR Papua Barat yang berhubungan dengan pembangunan fisik, untuk langsung turun lapangan melakukan pengecekan terhadap lokasi tersebut, termasuk masalah pembebasan lahannya”, kata Kandjol lagi.

Baca Juga:  Tahun Baru Harga Beras Naik, Ini Upaya Yang Dilakukan Pemerintah Untuk Stabilkan

Panjang run way Bandara Rendani Manokwari saat ini 2.000 meter x 45 meter, sehingga idealnya ditambah minimal menjadi 2.500 meter, sehingga pesawat Boeing diatas seri 300 bisa juga mendarat, karena dengan kondisi saat ini saja apabila cuaca buruk, pesawat Boeing seri 300 bisa tergelincir karena jarak pengereman yang berkurang, seperti yang terjadi kemarin saat pesawat Sriwijaya Air tergelincir. (amr/R1)

Berikan Komentar Anda

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*