Watae : Masyarakat Asli Itu Semennya, Pendatang Itu Kerikilnya !

Bupati Keerom Drs Celcius Watae yang didampingi Wakil Bupati Keerom Muh. Markum, SH, MM, MH saat menyerahkan bantuan pembinaan kepada perwakilan masjid dan musolah di Distrik Arso Barat dalam rangka Safari Ramadhan 2017. (Foto: Alfred/Lingkar Papua)

LINGKAR PAPUA.COM, KEEROM – Bupati Keerom Drs. Celcius Watae mengingatkan kepada seluruh warga masyarakat yang bermukim di Kabupaten Keerom bahwasanya persaudaraan, kebersamaan dan tenggang rasa yang sudah terbangun di Kabupaten Keerom itu sangat kuat dan erat, ibarat sebuah bangunan gabungan antara semen dan kerikil yang saling mengikat, sehingga semua warga harus tetap menjaganya agar tidak ambrol

“diibaratkan masyarakat asli Keerom itu bagaikan semen dan saudara-saudara yang dari luar Keerom adalah kerikil, jadi dengan pencampuran keduanya, kerikil dan semen kita bersama-sama buat satu bangunan kokoh (bangun daerah Keerom) untuk kita huni bersama-sama”, kata Drs. Celcius Watae, dalam sambutannya di acara Safari Ramadhan Pemda Keerom di Masjid Fisabilillah, Arso I, Distrik Arso Barat, Sabtu (3/6/2017) kemarin.

Menurutnya dengan eratnya kebersamaan dan kekeluargaan yang selama ini terjalin diharapkan masyarakat tidak terpancing dengan informasi – informasi yang mencoba merusak kedamaian yang selama ini terjaga baik di Keerom.

“Kalau ada informasi yang mencoba menganggu keberagaman kita, saya harap kita semua jangan terpancing. itu tandanya ada pihak yang berusaha merusak kondisi kita yang saling menghargai selama ini, kita harus bersama-sama menjaga kerukunan antar umat beragama yang selama ini sudah tercipta dengan baik”, kata Bupati Watae.

Karena dengan kemajuan teknologi saat ini berbagai informasi sangat mudah untuk tersebar dan tidak menutup kemungkinan informasi yang bertujuan memecah belah persatuan dan kebersamaan antar umat beragama di Keerom.

Menurutnya, persaudaraan yang tercipta di Kabupaten Keerom selama ini adalah modal terbesar untuk menjalankan pembangunan, dan itu adalah salah satu bentuk dan sumbangsih masyarakat secara langsung dalam mendukung pembangunan daerah.

Dalam lawatannya kali ini, Bupati memberikan bantuan kepada 8 masjid dan 14 musholah yang ada di Distrik Arso Barat.

“bantuan kepada masjid maupun musholah ini jangan dilihat dari jumlahnya, tapi lihat niat pemerintah untuk memberikan dukungan pembinaan keagamaan, karena kehadiran pemerintah selain sebagai pelayan, juga sebagai pengayom untuk semua umat beragama”, kata Watae.

Ia juga menjelaskan bahwa selama bulan Ramadhan, Pemerintah Keerom menggelar serangkaian kegiatan Safari Ramadhan, dan nantinya jelang Natal juga akan di gelar Safari Natal, terkait bantuan bukan hanya dua pemeluk agama saja yang mendapatkan perhatian, semua penganut akan diberikan dukungan sesuai dengan prosentase pemeluknya. (alf/R1)

Berikan Komentar Anda

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*