Wabup Keerom “Todong” Kepala OPD, Terkumpul Rp. 105 Juta Untuk Masjid Al Muhajirin Senggi

Ketua Panitia Safari Ramadhan, Drs. Irwan MMT tengah menyampaikan laporan panitia, dan Wakil Bupati Keerom, Muh. Markum, SH, MH duduk bersila di samping Kapolres Keerom. (Foto : Alfred / Lingkar Papua)

LINGKAR PAPUA.COM, KEEROM–  Menutupi rangkaian kegiata Safari Ramadhan Pemda Keerom di Distrik Senggi, ada hal yang tidak biasa yang dilakukan oleh Wakil Bupati Keerom, Muh. Markum, SH, MH di Masjid Al Muhajirin Distrik Senggi, Sabtu (10/6/2017) bila di bandingkan dengan Safari  Ramadhan di beberapa distrik sebelumnya.

Dimana untuk menuntaskan pembangunan Masjid Al Muhajirin Distrik Senggi yang masih membutuhkan dana sekitar Rp. 200 juta itu, Wakil Bupati melakukan aksi fund raising (penggalangan dana) sukarela secara spontanitas (todong-Red) kepada para pejabat yang mengikuti kegiatan Safari Ramadhan di Senggi kemarin.

Aksi fundraising spontanitas tersebut didahului dengan memperkenalkan para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sekaligus meminta aksi nyata para pimpinan OPD untuk memberikan bantuan bagi penuntasan pembangunan masjid Al Muhajirin secara sukrela dan sesuai kemampuan masing – masing, hingga akhirnya berhasil terkumpul dana sekitar Rp. 255 juta yang terdiri dari Rp 150 Juta bantuan dari Pemda Keerom dan sebesar Rp 105 juta hasil ‘todongan’ kepada pejabat – pejabat yang hadir kemarin.

Baca Juga:  DPR Papua Soroti Berbagai Aksi Penjambretan di Argapura Pelni, Harus Ada Penanganan Serius

Aksi Wakil Bupati tersebut mendapat sambutan hangat dari masyarakat Senggi yang turut hadir dalam acara tersebut. Dimana sambil memperkenalkan satu persatu kepala OPD yang hadir, Wakil Bupati menanyakan nilai sumbangan yang ingin diberikan.

“Saya perkenalkan ya satu persatu pimpinan OPD yang hadir. Tadi sudah dengarkan masjid ini masih kekurangan untuk menyelesaikan beberapa pembangunannya. Saya harap kita ambil bagian dalam masalah itu. Ini sumbangannya tidak memaksa ya, silahkan mau disumbang berapa, yang pentig iklas,” ujar Markum saat memulai aksi “todongnya” kepada kepala OPD.

Sambil memperkenalkan diri satu persatu masing-masing kepala OPD mengungkapkan jumlah bantuan yang diberikan untuk Masjid Al Muhajirin. Masing-masing pimpinan OPD rata-rata menyumbang dengan nilai Rp. 5 juta hingga Rp. 10.

Baca Juga:  Boy Rafli Amar Buka - Bukaan Soal Kasus Deiyai

Selain pimpinan OPD, Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) dan Kapolres Keerom juga turut menyumbang.

“Tadi pimpinan OPD sudah menyumbang, ini untuk pembangunan rumah ibadah, kami dari Polres Keerom juga harus ikut serta jadi saya menyumbang Rp. 10 juta,” ujar Kapolres Keerom AKBP Simon Sahureka saat memberikan sambutan.

Aksi “todong” yang dilakukan Wakil Bupati Keerom tersebut tidak terlepas dari kebutuhan pembangunan Masjid Al Muhajirin. Dimana masjid yang kini telah berdiri megah membutuhkan biaya sekitar Rp. 200 juta lagi untuk menyelesaikan beberapa item pembangunan, sedangkan dalam Safari Ramadhan kemarin bantuan yang diberikan dari Pemda Keerom sebesar Rp. 150 juta.

“Mudah-mudahan sumbangan bapak dan ibu ini dilipat gandakan oleh Allah seribu kali lipat dari nilai yang disumbangkan. Dan saya berharap dengan sumbangan kali ini bisa mencukupi kebutuhan pembangunan masjid ini,” kata Wakil Bupati Muh. Markum.

Markum mengungkapkan, pembangunan rumah ibadah adalah salah satu visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Keerom dalam pembinaan keagamaan. Karena sangat disadari pembangunan keimanan sangat berkaitan erat dengan mulusnya proses pembangunan.

Baca Juga:  Nilai Demo Kader Golkar ‘By Design’, Giliran Aziz Samual Tebar Ancaman Sanksi

Untuk itu diharapkan dengan keberadaan masjid Al Muhajirin, makin memudahkan tokoh agama untuk melayani umatnya.

“Saya harapkan kalau punya kesempatan berkunjung lagi pembangunan yang ada ini lebih meningkat. Ini dananya sepertinya terkumpul lebih dari jumlah kebutuhan saya harapkan mungkin bisa langsung dengan teras masjid,” bebernya.

Memang aksi “todong” yang dilakukan Wakil Bupati Keerom diluar dugaan melampaui target yang dibutuhkan oleh panitia pembangunan Masjid Al Muhajirin, dengan total dana terkumpul Rp. 105 juta.

Sehingga jika ditotalkan dengan bantuan yang diberikan dalam Safari Ramadhan total dana bantuan mencapai Rp. 255 juta yang terdiri dari hasil ‘todongan’ dari sejumlah pimpinan OPD Rp 105 juta dan bantuan dari Pemda Keerom Rp 150 juta. (alf/r1)

Berikan Komentar Anda

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*