ASN Pemda Keerom Ditemukan Tewas Dibawah Jembatan

Kombes (Pol) Akhmad Musthofa Kamal, Kabidhumas Polda Papua. (Foto : Dok. Lingkar Papua)

LINGKAR PAPUA.COM, KEEROM – Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Keerom bernama Fernansius Tuamis (26 tahun) ditemukan sudah tidak bernyawa tertutup oleh tumpukan sampah di bawah jembatan Simpang Tiga menuju Kampung Arso Kota atau depan SMA Tegasa Distrik Arso Kabupaten Keerom, Minggu (18/6/2017) pukul 07.00 WIT pagi.

Berdasarkan release yang diterima Lingkar Papua dari Kabidhumas Polda Papua, Minggu (18/6/2017) malam disebutkan berdasarkan hasil visum awal pada jenazah korban ditemukan tanda – tanda bekas penganiayaan, sehingga patut di duga Fernansius Tuamis adalah korban pembunuhan sebelum di buang ke bawah jembatan.

Baca Juga:  Waspada Flakka, Narkoba Jenis Baru Sudah Menjamah Papua ?

“korban masih di RSUD Kwaingga Keerom, menunggu persetujuan keluarga untuk di rujuk ke RSUD Bhayangkara untuk autopsi, berdasarkan hasil visum dan posisi korban di TKP, patut di duga korban pembunuhan dan di buang di tempat itu, ada luka memas pada leher sebelah kanan dan luka memar di hidung”, kata Kombes (Pol) Ahmad Musthofa Kamal, Kabidhumas Polda Papua, Minggu (18/6/2017) dalam releasenya.

Menurut keterangan polisi, berdasarkan keterangan warga sekitar, Kamis (15/6/2017) korban terlihat sedang menenggak minuman keras dengan seorang rekannya bernama Kalsius Kiawot, namun tidak ada yang melihat kejadian selanjutnya setelah itu.

Dan pada Jumat (16/6/2017), beberapa kerabat dan teman korban diantaranya Zakarias Girbes, Monce Nauyager, Lukas Tuamis, Bernadus Girbes, termasuk Kalsius Kiawot yang mengenali motor korban melihat motor korban terparkir di tepi jalan dekat TKP.

Baca Juga:  Bupati Keerom: Gereja Salah Satu Pioner Perintis Perubahan

Tanpa memeriksa lokasi, ataupun curiga sedikitpun, mereka langsung mengangkta motor korban dan membawanya ke rumah korban.

“sementara, pengakuan kelima orang tersebut mereka tidak memperhatikan lokasi sekitar termasuk di bawah jembatan ada mayat atau tidak, jadi langsung angkat motor saja bawa pulang ke rumahnya”, kata Kabidhumas Polda Papua lagi.

Dan Minggu (18/6/2017) pagi saat saksi Elias Nauyager berjalan di sekitar TKP dan menengok ke arah bawah jembatan melihat ada sepatu berwarna coklat dan ketika ia mencoba melihat lebih dekat ternyata adalah kaki manusia.

“karena kaget, saksi melaporkan temuannya ke salah seorang saudaranya, Rudolf Weipon yang langsung buat laporan ke Polsek Arso, dan saat anggota Polres Keerom tiba di TKP, mayat tersebut lalu dibawa ke RSUD Kwaingga, saat ini kasusnya tengah di dalami Polres Keerom”, kata Ahmad Musthofa Kamal. (amr/R1)

Baca Juga:  MENAGIH JANJI, LAWATAN PRESIDEN JOKOWI

Berikan Komentar Anda

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*