Seminggu Lagi Penutupan, Sudah Ada 6 Bacagub dan 4 Bacawagub Daftar di DPD Hanura Papua

Tim Penjaringan Bakal Calon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Periode 2018 – 2023 DPD Partai Hanura Provinsi Papua. (Foto : Amri/Lingkar Papua)

LINGKAR PAPUA.COM, JAYAPURA— Hingga hari kemarin, Rabu (21/6/2017) sejak DPD Partai Hanura Provinsi Papua membuka pendaftaran Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Papua Periode 2018 – 2023, telah ada 6 Bakal Calon (Balon) Gubernur yang mendaftar dan mengambil Formulir Pendaftaran di kantor DPD Partai Hanura Provinsi Papua di Tanjakan Ale Ale, Padang Bulan Abepura.

“yang sudah ambil formulir untuk Balon Gubernur ada Lukas Enembe, SIP, MH, Jhon Wempi Wetipo, SH, MH, Dr. Ones Pahabol, Pdt. Alberth Yoku, Drs. Mesak Manibor, MMT, Drs. Pilemon Arobaya, dari keenam Balon itu baru satu yang mengembalikan berkasnya yakni Dr. Ones Pahabol”, kata Kenius Kogoya, Ketua Tim Penjaringan Bakal Calon Gubernur DPD Hanura Provinsi Papua melalui Wakil Ketua Tim, Yulianus Dwaa, di Sekretariat Panitia Penjaringan, Rabu (21/6/2017).

Sedangkan untuk posisi Bakal Calon Wakil Gubernur saat ini sudah ada 4 Bakal Calon yang datang mendaftar dan mengambil formulir namun hingga kemarin belum mengembalikan berkas pendaftaran, diantaranya adalah Ramses Wally, Drs. Menase Robert Kambu, Habel Melkias Suwae, dan Klemen Tinal, SE, MM.

Baca Juga:  Hebatnya Calon Bupati Ini, Punya Dua Ijazah SMP dan Dua Ijazah SMA Dipake Mendaftar Pilkada di Periode Berbeda

Wakil Ketua Tim Penjaringan DPD Partai Hanura Provinsi Papua mengakui memang dibanding dengan partai – partai lainnya, Hanura agak sedikit terlambat dalam membuka pendaftaran, namun menurutnya hal tersebut tidak akan menggangu tahapan jelang pencalonan Pilgub 2018 mendatang.

“kita kemarin menunggu Petunjuk Organisasi (PO) dari DPP, makanya setelah ada PO untuk melakukan penjaringan barulah kita membentuk Panitia Penjaringan”, kata Yulianus Dwaa, SKM di damping Sekretaris Tim Penjaringan Darwis Andi Ahmad dan Wakil Sekretaris Edy Ojaitouw dan anggota tim lainnya.

Tahapan pendaftaran di Partai Hanura dimulai dengan tahap daftar dan ambil formulir per 20 Juni 2017 – 30 Juni 2017, selanjutnya sejak 1 Juli – 15 Juli adalah tahap pengembalian berkas pendaftaran, tanggal 16 Juli – 23 Juli adalah pemeriksaan administrasi kelengkapan berkas.

“nanti kita akan umumkan nama – nama yang lolos administrasi untuk mengikuti tahap fit and propert test, yang rencananya akan kita lakukan di 24 Juli – 27 Juli, setelah fit and properts test ini tugas kami di DPD dianggap selesai, selanjutnya dokumen – dokumen itu akan kita teruskan ke DPP di Jakarta untuk dilakukan kajian dan analisa lebih jauh untuk memutuskan”, kata Yulianus Dwaa lagi.

Baca Juga:  Pasca Insiden 25 Mei Padang Bulan, Penghuni Asrama Mahasiswa Waropen Mengungsi Semua

Salah satu alat ukur yang akan digunakan oleh DPP Partai Hanura dalam memutuskan akan memberikan dukungan kepada kandidat adalah hasil survey, khususnya beberapa daerah dimana Partai Hanura memiliki peluang untuk mengusung bakal calon baik sebagai Kepala Daerah maupun Wakil Kepala Daerah.

“kita sudah mengelompokkan daerah yang gelar Pilkada dalam beberapa kategori, untuk kategori A adalah daerah dimana Hanura bisa mengusung bakal calon Gubernur atau Wakil Gubernur, atau Bupati atau Wakil Bupati karena di daerah perolehan kursi Hanura cukup signifikan, itu dari DPP pasti akan melakukan survey untuk menjadi referensi dalam menentukan dukungan”, kata Yulianus Dwaa.

Untuk Provinsi Papua sendiri, saat ini Partai Hanura memiliki modal kursi di DPRP sebanyak 5 kursi sehingga masuk kategori A da nada peluang untuk mengusung atau mengusulkan apakah Calon Gubernur atau Calon Wakil Gubernur berkoalisi dengan partai politik lainnya.

Baca Juga:  Tunggu Izin Dirjen Hubla 2 Minggu, Internet di Jayapura Masih Eror Sebulan Kedepan

“untuk di kabupaten di Kabupaten Biak kita ada 2 kursi, Mimika punya 3 kursi, Puncak dapat 3 kursi, Jayawijaya juga dapat 2 kursi, hanya Deiyai, Paniai dan Mamberamo Tengah saja yang Hanura tidak ada kursi, untuk daerah – daerah yang ada kursi itu juga masuk kategori A, jadi tetap kita akan survey untuk memutuskan dukungan akan diberikan kepada siapa”, kata Wakil Ketua Tim Penjaringan DPD Partai Hanura.

Yulianus Dwaa juga menambahkan bahwa untuk pendaftaran di tingkat kabupaten, bisa mendaftar melalui DPC di masing – masing daerah, apabila DPC kabupaten tidak memfasilitasi kandidat untuk pendaftaran, kandidat bisa langsung daftar ke DPD Provinsi Papua saja.(amr/R1)

Berikan Komentar Anda

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*