Masuk Nominasi Penghargaan Rekor MURI, Ketua KPU RI Akui Graha Pemilu Mamteng Yang Pertama di Indonesia

Ketua KPU RI, Arief Budiman saat bincang – bincang dengan Ricky Ham Pagawak, Bupati Mamberamo Tengah di ruang kerja Ketua KPU RI, Senin (31/7/2017) (Foto : dok. Ham Pagawak)

 

LINGKAR PAPUA.COM, JAKARTA—Ketua Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) Arif Budiman mengakui bahwa Graha Pemilu Mamberamo Tengah adalah satu – satunya dan Graha Pemilu yang pertama kali dibangun di Indonesia, bahkan KPU RI sendiri sampai hari ini belum bisa membangunnya karena terkendala lahan di Jakarta dan proses penganggaran dari APBN, meski sudah mendapat persetujuan dari Presiden baik anggaran maupun desainnya.

Graha Pemilu adalah adalah sebuah bangunan terintegral bagi penyelenggara Pemilu di suatu daerah, yang terdiri dari bangunan lengkap bagi KPUD dan Panwaslu dan juga sejumlah fasilitas penunjang di dalamnya, termasuk rumah staff.

Selama ini hampir di seluruh daerah di Indonesia, belum ada daerah yang memiliki fasilitas tersebut, karena lazimnya baik kantor KPUD maupun kantor Panwaslu menumpang di fasilitas Pemda ataupun sewa dan kontrak ruko, padahal kegiatan yang dilakukan oleh penyelenggara Pemilu hampir tidak berhenti lima tahun sekali saja, tetapi terus menerus dalam kurun waktu lima tahun, sehingga membutuhkan fasilitas pendukung yang memadai dan layak, tidak bersifat insidentil apalagi darurat.

Baca Juga:  Terima 'Surat Sakti' Dari DPP PKS, Klemen Tinal Ngaku 90% Siap Menangi Pilgub Papua 2018

“Konsep GRAHA PEMILU ini sudah menjadi wacana di pusat juga di KPU RI dan Bawaslu, bahkan sudah ada master plan dan desain model bangunannya yang nantinya terstandar di seluruh Indonesia, namun hingga kini baik di tingkat pusat, provinsi maupun kabupaten lainnya di Indonesia belum ada yang mewujudkan agenda tersebut, baru Kabupaten Mamberamo Tengah di era kepemimpinan Bupati R. Ham Pagawak, barulah hal itu di wujudkan sehingga menjadi yang pertama di Papua dan di seluruh Indonesia”, kata Arif Budiman di damping salah satu Komisioner KPU RI lainnya, Ilham Saputra saat audiens dengan Bupati Mamberamo Tengah, R. Ham Pagawak, SH, M.Si di ruang kerja KPU RI, Senin (31/7/2017) kemarin.

Agenda audiens tersebut selain melakukan verifikasi dan kebenaran pelaksanaan Rekoris dan Penghargaan MURI yang akan diberikan kepada Ricky Ham Pagawak, SH, M.Si dan Yonas Kenelak, S.Sos, sebagai Bupati dan Wakil Bupati Yang Pertama Membangun Graha Pemilu di Indonesia, juga membahas hal – hal teknis proses hibah Graha Pemilu dari Pemerintah Kabupaten Mamberamo Tengah ke KPU RI.

“saya sekalian silaturahmi juga, karena Pak Arief Budiman ini termasuk salah satu Komisioner KPU RI yang mendampingi Pak Ketua Juri Ardiyanto tempo hari naik ke Kobakma saat peresmian Graha Pemilu bersama dengan Ketua Bawaslu RI”, kata R. Ham Pagawak kepada Lingkar Papua.

Baca Juga:  Beredar Video Penyiksaan Warga Papua Diduga oleh TPN – OPM, Ketua DPRP Nilai Itu Kriminal Bukan Perjuangan

Terkait namanya yang masuk Nominasi untuk mendapatkan penghargaan dari Museum Rekor MURI, Bupati Mamberamo Tengah itu menanggapinya dengan santai dan rendah hati.

“saya juga tidak menyangka bisa dapat apresiasi dari MURI, karena ide pembangunan gedung itu bukan dengan tujuan mengejar penghargaan ataupun pengakuan, tetapi kami dua, saya dan Pak Wakil hanya melihat kebutuhan daerah dan ingin menjawab apa yang menjadi kebutuhan daerah itu saja, kalaupun hari ini mendapat apresiasi sebagai Graha Pemilu yang pertama baik dari KPU RI maupun dari Museum Rekor MURI, saya pikir itu bonus dari Tuhan, kalau kita kerja baik dan benar di atas tanah ini pasti kita akan menemukan tanda heran satu ke tanda heran lainnya, patut di syukuri, tapi tidak perlu terlalu berlebihan juga menyikapinya”, kata R. Ham Pagawak lagi.

Ketua KPU RI dalama kesempatan itu menekankan kiranya penghargaan yang diberikan kepada Bupati dan Wakil Bupati Mamberamo Tengah ini nantinya akan menginspirasi dan memotivasi daerah – daerah lainnya di Indonesia untuk bagaimana melihat akan kebutuhan di daerah masing – masing bagi penyelenggara Pemilu demi majunya demokrasi.

Baca Juga:  Di Babrongko Dapat Restu Ondofolo, di Yoboi Karya LUKMEN Dinilai Fenomenal

“semestinya kan daerah itu siapkan lokasinya, nanti dari KPU RI yang akan menyediakan dana untuk membangun, tapi kalau kita menunggu dana dari KPU RI, sudah beberapa kali kita usulkan tapi ada sedikit kendala teknis, makanya kita apresiasi tinggi ada daerah yang punya inisiatif membangun Graha Pemilu, harus jadi contoh di daerah lain ini”, kata Arif Budiman.

Untuk Graha Pemilu Mamberamo Tengah, bukan hanya tanah saja yang di bebaskan dan di sertifikatkan oleh Pemerintah Daerah, tetapi bangunan beserta fasilitas pendukungnya juga disediakan oleh Pemerintah Daerah dan semuanya sudah di hibahkan menjadi asset KPU RI.

“semua sudah kita hibahkan, dan nanti akan di balik nama, jadi Graha Pemilu itu akan jadi asset KPU RI, untuk desain dan bentuk bangunan juga kita sudah ikuti standarisasi yang dirancang oleh KPU RI, hanya kita ada berikan sedikit ornament khas Papua di beberapa bagian”, kata Ham Pagawak lagi.

Peresmian dan serah terima dilakukan langsung dari Bupati Mamberamo Tengah, Ricky Ham Pagawak, SE, M.Si kepada Ketua KPU RI Juri Ardiyanto dan Ketua Bawaslu RI Muhammad di Kobakma, ibukota Kabupaten Mamberamo Tengah, Sabtu, (25/3/2017), empat bulan lalu. (amr/R1)

Berikan Komentar Anda

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*