Ini Jawaban Dewi Sanca Soal “Papap”-nya Yang Diduga Bupati Intan Jaya, Natalis Tabuni

Dewi Sanca pedangdut yang identik dengan Ratu Ular dan capture postingan Dewi Sanca melalui akun pribadinya, @dewisancaratu, tentang sosok yang dipanggilnya ‘Papap’ (Foto : dok, infoteratas.com)

 

LINGKAR PAPUA.COM, JAKARTA – Setelah postingannya tentang pemberian sejumlah uang dan perhiasan berlian dari seseorang yang memiliki panggilan sayang “Papap’ yang belakangan patut di duga adalah Natalis Tabuni, Bupati Kabupaten Intan Jaya, Provinsi papua, di akun pribadinya, @dewisancaratu menjadi viral, akhirnya Dewi Sanca mau angkat bicara dan mengklarifikasi soal postingan – postingannya itu.

“itu ketololan saya mas, saya nggak ada hubungan apa – apa sama Pak Bupati, saya mau minta maaf atas kekhilafan saya, itu foto saya ambil dari Goggle kok, saya mau minta maaf sama Pak Bupati langsung maupun keluarganya, saya khilaf, tidak sadar kalau itu pejabat publik, karena kesenangan kali yah, karena bisa jumpa dan kenal orang penting dari Papua, mau ada kerja sama job buat film documenter lagi di sana”, kata Dewi Sanca saat di konfirmasi Lingkar Papua melalui telepon, Selasa (15/8/2017).

Dewi Sanca mantan personil Tiga Macan yang bersolo karir sejak tahun 2013 dengan mengeluarkan single perdananya bertajuk Bunglon itu menuturkan bahwa perkenalannya dengan Bupati Intan Jaya tanpa sengaja, berawal di sebuah restaurant di kawasan Jakarta, saat ia bersama teman – temannya tengah makan bersama, dan rupanya Bupati bersama Ajudan dan Sekprinya kebetulan mampir di restaurant yang sama juga.

Baca Juga:  Jejak Dugaan Ijazah Palsu Bakal Calon Wabup Puncak

“saya baru sekali bertemu Pak Bupati, waktu itu saya dengan teman – teman lagi makan, terus ada Ajudan dan Sekprinya yang hampiri katanya Pak Bupati mengenal saya, mungkin karena dari rambut saya, makanya kami kenalan, dan waktu itu kami bicarakan soal bagaimaan mempromosikan salah satu potensi wisata di Intan Jaya, yakni Puncak Cartenz, jadi Pak Bupati berencana membuat sebuah film documenter dan meminta saya dan beberapa rekan artis untuk terlibat, biar Intan Jaya bisa lebih terkenal lagi, bukan hanya Raja Ampat saja”, kata Dewi Sanca melalui saluran telepon dengan suara yang sedikit serak.

Dewi Sanca mengaku tidak mengingat lagi tanggal dan hari pertemuan dimaksud, termasuk juga nama Restaurantnya.

“pokoknya sebulan lalu kalau tidak salah mas, saya lupa nama tempatnya, saya tidak pernah berhubungan dengan Pak Bupati, saya komunikasi dengan staffnya, termasuk soal rencana buat film tentang puncak bersalju itu, katanya nanti akan di hubungi lewat staffnya itu”, kata Dewi Sanca meminta agar Lingkar Papua membantunya untuk meluruskan duduk masalahnya, agar tidak di salah gunakan oleh lawan politik Bupati Intan Jaya, Natalis Tabuni.

Terkait sebutan “Papap” yang di postingnya dengan menampilkan foto Bupati Intan Jaya, Natalis Tabuni, penyanyi dangdut yang identic dengan ratu ular dalam setiap penampilannya itu menambahkan, bahwa itu adalah sebutan akrab buat orang – orang yang ia anggap dekat dan bukan berarti panggilan saying seperti yang diartikan orang – orang.

Baca Juga:  Dugaan KKN di Proyek Jalan Pendekat Patung Yesus Kristus, Kadinas Ancam Akan Penunjukan Langsung, Gapensi Minta Oknum Pokja Yang Nakal Diproses Hukum

“maaf mas, saya mah biasa panggil siapa saja, dengan sebutan Papap, khususnya buat orang – orang yang saya segani, atau rekan kerja, supaya lebih akrab, saya pikir itu panggilan biasa saja sih, tidak special”, kata Dewi Sanca meluruskan.

Sedangkan postingan segepok uang dan satu set perhiasan berlian yang ia posting dan disebut sebagai hadiah dari “Papap’-nya itu, Dewi Sancan membantah kalau itu pemberian dari Bupati Intan Jaya, Natalis Tabuni, tetapi itu adalah pemberian dari “Papap”nya yang lain.

“itu bukan dari Bupati, seperti yang saya bilang, panggilan Papap itu adalah panggilan akrab saya ke relasi atau orang yang dekat sama saya, jadi itu dari Papap saya yang lain, dari teman dekat saya, kebetulan saya manggilnya juga Papap, tidak benar kalau itu pemberian dari Pak Bupati mas”, kata Dewi Sanca membantah.

Postingan Dewi Sanca melalui akun Instagram pribadinya, @dewisancaratu, tentang hadiah segepok uang dan cincin berlian pemberian dari seseorang yang disebutnya “Papap”. (Foto : dok. infoteratas.com)

Dalam akun pribadinya @dewisancaratu, seperti di lansir oleh sebuah media online http://www.infoteratas.com yang menjadi viral di social media, pedangdut Dewi Sanca awalnya memposting gambar tumpukan uang dalam pecahan 100 ribu dan 50 ribuan, yang ditaksir sekitar 400 jutaan, dan sebuah cincin berlian dengan statusnya, “Alhamdulillah, makasih my lovely Papap sayang, sebentar setor tunai dulu, lanjut Lat DJ, walau masih sakit semangat” dan status lainnya dengan foto cincin berlian, “Thanks Papap dimanapun berada, makasih semoga cepat bertemu lagi”

capture postingan Dewi Sanca pada akun Instagram pribadinya, @dewisancaratu yang memamerkan satu set perhiasan pemberian dari seseorang yang ia sebut “Papap’. (Foto : dok. Infoteratas.com)

Postingan lainnya dalam akun pribadinya Dewi Sanca memposting gambar satu set perhiasan berliasan dengan status : “Makasih Papap hadiah ultahnya berlian 1 set, pokoknya miss u, love u, bikin mellow antara bahagia, terharu dan pengen nangis”

Sedangkan dalam postingan lainnya, Dewi Sancan membuka informasi siapa ‘Papap”-nya itu, dimana ia memposting foto Bupati Intan Jaya, Natalis Tabuni berpakaian jabatan lengkap dengan isi statusnya : “Love u, miss u, makasih untuk semuanya, ku tidak perduli orang mau bicara apa, …. moga semua urusan Papap cepat selesai, fisik no 10 yang penting tanggung dan sayang sama ade, bagi ku sudah buat ade bahagia”.

Terkait postingan Dewi Sanca yang memamerkan sejumlah hadiah darinya dan memposting ungkapan perasaan Dewi Sanca itu, Bupati Intan Jaya, Natalis Tabuni belum berhasil di konfirmasi Lingkar Papua hingga berita ini dimuat, tetapi melalui sebuah akun gossip di Instagram bernama @lambe-turah, telah di unggah sebuah video singkat Bupati Intan Jaya, Natalis Tabuni memberikan klarifikasi terkait postingan Dewi Sanca yang menjadi viral itu.

Baca Juga:  Kabandara : Kalau Ada Maskapai Curangi Harga, Apalagi Rute Perintis, Bisa Kena Sanksi !

“saya mau klarifikasi, saya lihat foto saya beredar di internet yang di papaskan dengan ade Dewi Sanca, foto itu foto internet, memang benar itu foto saya, tapi kami tidak pernah komunikasi hal yang lain – lain, cuma kami pernah komunikasi di rumah makan hanya komunikasi tentang rencana buat film documenter tentang Intan Jaya dan buat dangdutan 17-an, saya harap, mohon maaf, jangan foto seperti ini di politisir, mohon maaf supaya di media tidak di gembar – gemborkan berita ini”, kata Natalis Tabuni yang terlihat menggunakan baju lengan panjang putih berlis biru dalam sebuah video singkat yang di unggah oleh @lambe-turah. (amr/r1)

Berikan Komentar Anda

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*