Dinilai Jalan Sendiri, DPD PDI Perjuangan Deadline JWW Akhir Bulan Ini

Edoardus Kaize, Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Papua. (Foto : Titie / Lingkar Papua)

LINGKAR PAPUA.COM, JAYAPURA – Sejak ditetapkan sebagai Bakal Calon Gubernur yang akan di usung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) pada Pilgub Papua 2018 mendatang pada Konferda PDI – Perjuangan di Merauke pada 13 Maret 2014 lalu, hingga pendaftaran bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur yang sudah di tutup DPD PDI Perjuangan Provinsi Papua pada Juni 2017 lalu, hingga kini John Wempi Wetipo (JWW) di nilai kurang berkoordinasi dengan DPD PDI Perjuangan Provinsi Papua sejauh mana perjuangannya untuk mencari dukungan dari partai politik lain untuk maju pada Pilgub Papua 2018 mendatang.

“selama ini kami nilai beliau jalan sendiri – sendiri, harusnya menyampaikan langkah apa saja yang sudah dilakukan sampai hari ini, sudah sampai dimana, dan bagaimana perkembangannya, dan itu harus disampaikan sebelum akhir Agustus ini, jadi kita deadline sampai bulan ini”, kata Edoardus Kaize, Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Papua, saat di hubungi Lingkar Papua, Selasa (29/8/2017) sore.

Baca Juga:  Jelang Pilkada 2018, Diduga Ada 98.844 ‘Penduduk Siluman’ di Data Dukcapil Kabupaten Puncak ?

Menurutnya sejauh ini dari partai masih memberikan kesempatan kepada JWW, mengingat yang bersangkutan adalah kader PDI Perjuangan untuk membangun komunikasi dan koordinasi dengan partai – partai lainnya guna mendapatkan kursi tambahan agar memenuhi syarat minimal kursi yang bisa mengusung calon di Pilgub Papua 2018 mendatang, dikarenakan kuota kursi PDI Perjuangan saat ini di DPRP tidak memenuhi syarat minimal dukungan.

“kita berharap sampai akhir bulan ini yang bersangkutan bisa melapor kepada DPD PDI Perjuangan, kita harap JWW untuk melaporkan dan memberitahukan kepada DPD, sudah jalan sampai dimana, kesulitannya apa, semua itu seharusnya di komunikasikan dengan partai, kalau kita bisa bantu, pasti kita akan bantu, kalau memang sudah tidak ada jalan, bagaimana langkah selanjutnya, apakah sampai di situ saja ataukah bagaimana, atau kita harus cari jalan lain, kami deadline sampai akhir bulan ini”, kata Edoardus Kaize, yang namanya juga sempat di gadang – gadang untuk maju mendampingi Lukas Enembe pada Pilgub 2018 mendatang itu.

Baca Juga:  Kemarin Dikukuhkan, Ini Lima Program Utama Tim 7 Jokowi Centre Papua

Menurutnya sampai hari ini dirinya sebagai Ketua DPD tidak pernah mendapatkan informasi secara detail terkait perjuangan dan proses atau upaya apa saja yang tengah dilakukan oleh JWW

“Gubernur ini kan Cuma satu, JWW kita harap beliau datang koordinasi, kalau ada koordinasi, kita ambil langkah kira-kira seperti apa, sehingga ada upaya yang akan dilakukan DPD PDI Perjuangan, kita juga tidak mungkin tunggu sampai tenggelam dalam air to !”, kata Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Papua yang terpilih dalam Konferda PDI Perjuangan di Merauke, bulan Maret 2014 lalu itu.

Menurutnya PDI Perjuangan tetap akan memprioritaskan dan mengutamakan kadernya bila berpotensi, namun partai juga tetap realistis karena tidak mungkin mengabaikan kepentingan partai ke depan, mengingat saat ini PDI Perjuangan hanya memiliki 7 kursi di DPRP Provinsi Papua, artinya tidak bisa mengusung Calon Gubernur sendiri, harus berkoalisi dengan partai politik lainnya, dan PDI – Perjuangan tentunya tidak ingin kehilangan moment untuk berkompetisi dalam Pilgub 2018 mendatang.

Baca Juga:  Deteksi Dini Kanker Payudara dan Kanker Serviks, IAD Kejati Papua Baksos di Tiga Tempat

Terkait klaim Gubernur Papua yang mengaku sudah mengantongi rekomendasi 10 partai politik menurut Edoardus Kaize hal itu sebagai bagian dari perjuangan Lukas Enembe.

“Kalau beliau mengklaim itu sah-sah saja sebagaimana pengakuan beliau, tapi dari PDI Perjuangan sampai hari ini belum ada rekomendasi atau mengarah ke siapa-siapa hanya karena JWW adalah seorang PDI Perjuangan sehingga kita masih memberikan kelonggaran kepada beliau hingga akhir Agustus ini”, kata Kaize lagi.

Ketika di tanya opsi apa yang akan di mainkan oleh PDI Perjuangan sekiranya nantinya JWW tidak berhasil mendapatkan dukungan dari partai politik lain, Kaize masih enggan membahas soal itu, karena menurutnya hal itu tentunya akan dibicarakan lagi dengan JWW.

“intinya kita memberikan deadline kepada JWW sampai akhir bulan inilah untuk berkoordinasi dan melaporkan progressnya, setelah itu baru kita bicara soal opsi atau langkah selanjutnya apa”, kata Kaize melalui saluran telepon. (tie/r1)

Berikan Komentar Anda

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*