Usulan Nama Calon Waket III DPR Papua Belum Direspon Pimpinan Partai Gerindra

Radius Simbolon, Ketua Fraksi Gerindra DPR Papua. (Foto: Titie/Lingkar Papua)


LINGKARPAPUA, JAYAPURA –
  Ketua Fraksi Gerindra DPR Papua, Radius Simbolon mengaku telah mendesak pimpinan DPD Gerindra Provinsi Papua untuk segera mengusulkan nama Wakil Ketua III DPR Papua, pengganti Ibu Yanni. Namun, hingga saat ini desakan tersebut, belum juga mendapat tanggapan dari DPD maupun DPP Gerindra.

“Memang kita sudah didesak untuk mengisi kekosongan pengganti Ibu Yanni, hanya saja kita masih dalam proses koordinasi dengan pmpinan partai ditingkat DPD dan Pusat,” kata Radius Simbolon kepada  Wartawan, di kantor DPR Papua, Rabu (4/10).

Ia mengaku ada lima nama yang diusulkan untuk menggantikan posisi Ibu Yanni yang saat ini tengah menghadapi proses gugatan Pilkada Kabupaten Jayapura tersebut. Kelima nama itu, sambungnya, yakni Radius Simbolon, Elvis Tabuni, Decky Nawipa, Jhon Ibo dan Nathan Pahabol. Sementara nama baru yang akan ajukan untuk di PAW kan, juga belum ada, sebab hal itu merupkan kewengan pimpinan partai.

“saya sudah sampaikan kepada pimpinan partai, tapi sejauh ini belum ada konfirmsi siapa yang diusulkan, sebagaimana UU yang berlaku dalam arti mengacu pada perolehan  suara terbanyak berikutnya,” jelasnya.

Yang pasti, sambugnya,  Fraksi Gerindra sudah melakukan komunikasi terkait kekosongan kursi tersebut. Bahkan telah mendesak berkali-kali kepada pimpinan partai.

“ Ya kita tau sendiri, beliau juga masih sibuk dnegan Pilkada,  kita sudah sampaikan berulang-ulang, tapi ya belum ada respon dari pimpinan partai, mau bagaimana?, “ akunya, sembari berharap dalam waktu dekat ini ada respon dari DPP Gerindra.

Terlepas dari itu, saat ditanyakan tentang  salah satu anggota DPR Papua yang sudah mendapat putusan incrah dari pengadilan bahkan telah diekseskusi pihak Kejaksaan Negeri Jayapura dan saat ini sudah mendekam di Lapas Abepura, menurutnya, hingga saat ini Fraksi Gerindra belum mendapat pemberitahuan secara resmi dari pihak yang Kejaksaan.

“Itu yang saya belum dapat informasinya, dan belum dapat pemberitahuan secara resmi, tapi  yang pasti kita menunggu salinan putusan nya seperti apa, kita lihat dan pelajari, jangan hanya bicara, “ jelasnya.

Namun yang pasti terkait dengan hal itu, bisa langsung di konfirmasi kepada pimpinan Partai. “yang berhak menjawab itu adalah pimpinan partai, karena mekanismenya ada di pimpinan,  partai mengusulkannya bagaimana nanti akan ditindak lanjut,” jelasnya. (tie/r2)

Berikan Komentar Anda

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*