Kwarda Papua Target Masuk Sepuluh Besar Lomba Regu Pramuka Penggalang Nasional

Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Adhyaksa Dault memberikan ucapan selamat kepada peserta Lomba Regu Pramuka Penggalang Tingkat Nasional seusai menyematkan tanda peserta sebagai tanda dimulainya kegiatan Lomba Regu Pramuka Penggalang Tingkat Nasional (Foto : Alfred/ Lingkar Papua)

 

LINGKAR PAPUA.COM, CIBUBUR – Kwatir Daerah (Kwarda) Provinsi Papua menargetkan menempati posisi 10 besar dalam Lomba Regu Pramuka Penggalang Tingkat Nasional yang berlangsung di Bumi Perkemahan (Buper) Cibubur, 22 – 28 Okober 2017.

Ketua Kwarda Papua Cristina L Mano, mengungkapkan Lomba Regu Pramuka Penggalang Tingkat Nasional merupakan ajang evaluasi terhadap pembinaan penggalang pramuka selama lima tahun.

“Dengan melihat pembinaan saat ini, target sepuluh besar sudah sangat realistis, ini juga menjadi evaluasi juga bagi kami gerakan pramuka sejauh mana pembinaan pramuka itu sendiri mulai dari gugus depan hingga kwartir daerah yang ada di Tanah Papua, kalau target dari 33 daerah pasti punya target masing-masing, kami punya target kalau boleh Kwatir Daerah Papua bisa masuk 10 besar, kalau tidak berhasil kami akan evaluasi lagi apa kekurangannya”, kata istri Walikota Jayapura yang juga adalah salah satu anggota DPRP Provinsi Papua itu usai mengikuti upacara pembukaan Lomba Regu Pramuka Penggalang Tingkat Nasional di Cibubur, Senin (23/10/2017).

Baca Juga:  Tolak Ngantor di Kantor Bupati Baru, Watae Mau Kembali Ke Titik Nol

Cristina tidak menampik perkembangan gerakan pramuka di Tanah Papua masih terbilang lambat, termasuk didalamnya pembinaan pramuka dari tingkat Gugus Depan (Gudep), Kwartir Ranting (Kwaran), Kwartir Cabang (Kwarcab) maupun Kwartir Daerah (Kwarda).

Namun Cristina optimis terhadap regu penggalang putra dan putri yang berhasil mewakili Provinsi Papua ke tingkat Nasional. Karena regu tersebut berhasil memenangi berbagai ajang lomba regu pramuka penggalan mulai dari tingkat Gugus Depan hingga Kwartir Daerah.

“Saya sangat apresiasi sekali karena kali ini adik-adik kesekian kalinya ikuti tingkat lima (tingkat nasional). Tentu kami punya harapan adik-adiknya yang terbaik. Tapi khusus untuk gerakan pramuka di Tanah Papua masih kurang tapi kami merasa adik-adik yang datang disini adalah adik-adik yang terpilih dari masing-masing Gugus Depan. Dan kami yakin mereka mampu bersaing dengan teman-temannya yang ada di kwatir daerah lainnya,” ungkap Cristina lagi.

Baca Juga:  LDII Kabupaten Jayapura Berbagi, Daging Qurban Didistribusikan Juga ke Warga Non Muslim

Sementara itu Ketua Kwatir Cabang (Kwarcab) Keerom Muh. Markum mengatakan, pihaknya juga mendukung target Kwarda Papua, dan meyakini hal tersebut dapat tercapai.

“Kalau saya sangat yakin adik-adik kita bisa mencapai itu, lebih malah yakin juga,” tuturnya saat ditemui ditempat yang sama.

Namun Markum yang juga Wakil Bupati Keerom, berharap kedua regu dapat menjaga kekompakan, kesehatan dan menjaga nama baik daerah. Selain itu diharapkan juga untuk mengenal peserta dari daerah lainnya sebagai ajang menjalin persaudaraan.

“Benar kata Kakak Kwarnas tadi bahwa ini ajang agar adik-adik untuk mengenal teman-teman dari daerah lain. Ini bukan persoalan menang atau kalah tapi ini persoalan menjalin hubungan dengan baik,” bebernya yang hadir untuk membawa regu putra penggalang asal Keerom yang terpilih mewakili Papua.

Baca Juga:  Bermodal 75% Kursi di DPRP, Koalisi Papua Bangkit II Deklarasikan LUKMEN Jilid Dua Besok di GOR Cenderawasih

Sedangkan Ketua Kwartir Nasional Adhyaksa Dault mengungkapkan ajang lomba regu pramuka penggalang merupakan salah satu tahapan menempa diri untuk menjadi pemimpin negeri kedepan nanti.

“Ini bekal yang sangat berharga dan kakak hanya harapkan sekarang adik-adik ini akan menjadi pemimpin di masa datang, percaya sama saya,” ujar Ketua Kwarnas saat memberikan sambutan dalam upacara pembukaan Lomba Regu Pramuka Penggalang tingkat nasional.

Untuk itu, Adhyaksa mengingatkan juri yang bertugas harus melaksanakan penilaian secara objektif agar tidak timbul persoalan-persoalan.

“Jadi tolong juri objektif dalam penilaian, jangan sampai terjadi masalah, karena ini bukan masalah menang atau kalau tapi okbejktifitas kita kedepankan,” ujarnya dengan tegas. (alf/r1)

Berikan Komentar Anda

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*