Dua Bulan Lagi Warga Keerom Punya Bus Antar Kampung, Dua Bulan Awal Operasi Digratiskan

Wakil Bupati Keerom, Muh. Markum, SH, MH, MM (kanan) bersama Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Keerom Drs Irwan, MMT yang ditemani Jaler Prastowo, Marketing PT. Mekar Armada Jaya (tengah) saat meninjau salah satu bus dari tiga bus yang sedang dibuat untuk Pemerintah Kabupaten Keerom (Foto : Alfred / Lingkar Papua)

 

LINGKAR PAPUA.COM, MAGELANG – Untuk mempermudah aktifitas transportasi, tahun ini Pemerintah Kabupaten Keerom melalui Dinas Perhubungan mengadakan tiga unit bus.

Wakil Bupati Keerom Muh. Markum, SH, MH, MM dan Kepala Dinas Perhubungan Keerom Drs. Irwan, MMT melakukan peninjauan langsung ke lokasi perusahaan karoseri bus tersebut.

Peninjauan bus tersebut diterima langsung oleh Jaler Prastowo, Marketing PT. Mekar Armada Jaya, perusahaan yang sering dikenal dengan brandnya New Armada. Dalam peninjauan tersebut Muh. Markum dan Irwan melihat secara langsung fisik bus yang tengah dalam pengerjaan.

Baca Juga:  MK Tolak Gugatan Jhon Tabo, Usman Wanimbo Bilang Pilkada Sudah Selesai, Saatnya Membangun !

“Estimasi waktunya paling lambat kurang dari dua bulan lagi busnya sudah tiba di Keerom pak. Sekarang ini sedang dalam proses pengecatan,” ujar Jaler Prastowo saat mendampingi peninjauan tersebut, Selasa (24/10).

Tiga bus yang nantinya diperuntukkan untuk melayani rute Kampung Yowong dan jalan lingkar Arso ini berkapasitas 23 penumpang. Pembuatannya sendiri menggunakan standar nasional sehingga dijamin secara kualitas dapat dipergunakan dalam jangka waktu panjang.

“Sementara interiornya sedang dibuat pak, kami menyiapkan yang terbaik sesuai spesifikasi yang diinginkan,” kata Prastowo lagi sambil memperlihatkan beberapa pekerja yang sedang mengerjakan interior bus di gedung terpisah.

Kepala Dinas Perhubungan Keerom, Drs. Irwan, MMT menjelaskan, pengadaan bus tersebut menghabiskan dana sebesar Rp. 2,7 Milyar. Nantinya bus tersebut akan memberikan akses yang mudah bagi masyarakat Keerom, khususnya bagi mereka yang terlayani dalam trayek local dimaksud.

Baca Juga:  Beredar Foto Kampanye Hitam Atas Lukas Enembe, Pengunggah Ngaku Diteror, Ini Tanggapan DPP Demokrat

Untuk pengaktifannya nanti, tambah Irwan, selama dua bulan akan diberlakukan tariff gratis, sebagai bentuk sosialisasi kepada masyarakat. Selepasnya akan dikenakan tariff yang telah dihitung oleh Dinas Perhubungan.

“Kami sudah hitung tarifnya tapi saya tidak ingat semuanya ya, karena beberapa tempat pemberhentian jelas berbeda harganya. Tapi tenang saja ada subsidi bahan bakar minyak dari kami, jadi harganya tidak akan mahal,” paparnya.

Alasan Dinas Perhubungan Keerom menyiapkan transportasi umum dari Kampung Yowong, beber Irwan, karena selama ini kampung pertama yang ditemui ketika memasuki Kabupaten Keerom tersebut tidak terjamah dengan layanan transportasi yang massif. Dimana kampung tersebut hanya berharap kendaraan umum dari Kota Jayapura untuk bisa sampai di kampung-kampung lainnya.

Baca Juga:  Akankah John R. Banua – Marthin Yogobi Jadi Calon Tunggal di Pilkada Jayawijaya 2018 ?

“Kalau ini sudah ada, kan masyarakat kampung disana dan ditambah dengan kampung yang dilewati bus ini bisa terlayani. Teman-teman tahu sendiri selama ini dari sana ke kampung Arso VII mereka harus tunggu kendaraan lintas kabupaten. Ini tidak bisa dibiarkan, karena bagaimana pun dengan transportasi yang baik akan berdampak terhadap berbagai segi kehidupan masyarakat,” paparnya.

Sementara itu Wakil Bupati Keerom, Muh. Markum mengungkapkan, dirinya sangat puas dengan pembuatan tiga unit bus tersebut. Diharapkan pemgoperasiannya nanti bisa memberikan kemudahan masyarakat untuk beraktifitas.

“Lihat pembuatannya sudah sesuai dengan harapan kami semua. Semoga bisa secepatnya selesai dan bisa dimanfaatkan,” papar Markum.

Kedepan, kata Markum, Pemkab Keerom juga berencana menambah jumlah armada umum untuk melayani masyarakat yang berada di Distrik Senggi, Waris, maupun Web. Untuk spesifikasinya akan berbeda dengan bus trayek Arso.

“Jalan kesana butuh kendaraan khusus, jadi busnya juga nanti berbeda dengan yang ini. Tapi ini komitmen Pemkab Keerom untuk melayani masyarakat”, kata Wakil Bupati. (alf/r1)

Berikan Komentar Anda

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*