KPK Layangkan Surat Panggilan Untuk Bupati Merauke ?

Copian Surat Panggilan KPK untuk Bupati Merauke, Frederikus Gebze, SE, M.Si sebagai saksi dalam kasus dugaan Tindak Pidana Korupsi Penyalahgunaan APBD Kabupaten Merauke Tahun 2016 dan Gratifikasi. (Foto : doc. Lingkar Papua)

LINGKAR PAPUA.COM, JAKARTA – Setelah di demo oleh sejumlah kelompok masyarakat yang tergabung dalam Kelompok Pemerhati Rakyat (KPR) Kabupaten Merauke pada bulan Maret 2017 lalu di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Merauke yang dilanjutkan dengan laporan KPR Kabupaten Merauke ke sejumlah penegak hukum baik Polda Papua bahkan juga ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan tuduhan dugaan tindak pidana korupsi dan gratifikasi, namun semuanya tidak menunjukkan adanya tanda – tanda bahwa orang nomor satu di Kabupaten Merauke, Frederikus Gebze akan di sentuh proses hukum.

Baca Juga:  PDIP dan Gerindra Resmi Tarik Diri dari Pansus, Tapi Anggota Dewan Ini Ogah Mundur

Namun per 25 Agustus 2017 melalui Surat Nomor : Dir/317 – 25/ 08/ 2017, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya melakukan pemanggilan pertama kepada Bupati Merauke, Frederikus Gebze, SE, M.Si sebagai Saksi dalam kasus dugaan Tindak Pidana Korupsi Penyalahgunaan APBD Tahun 2016 dan Gratifikasi di Kabupaten Merauke Provinsi Papua.

Dalam copian Surat Panggilan KPK yang ditanda tangani oleh Direktur Penyidikan Hendrik N. Christian yang berhasil di peroleh Lingkar Papua, disebutkan bahwa Frederikus Gebze, SE, M.Si di harapkan hadir pada Rabu, 30 Agustus 2017 pukul 10.00 WIB, namun dari informasi yang berhasil di himpun oleh Lingkar Papua, Bupati Merauke, Frederikus Gebze tidak memenuhi panggilan pertama KPK tersebut meski telah menerima surat panggilan dan menanda tangani bukti penerimaannya.

Baca Juga:  BWS Papua Siapkan Dua Miliar Rupiah Untuk Pembebasan Lahan Air Baku Danau Sentani

Bahkan informasinya, setelah Surat Panggilan pertama, KPK kembali melayangkan Surat Panggilan kedua, dimana Bupati Merauke, Frederikus Gebze di minta menghadap KPK kembali pada 30 September 2017, namun dari informasi yang dihimpun Lingkar Papua, Bupati Merauke masih belum memenuhi panggilan kedua tersebut.

Juru Bicara KPK Febridiansyah yang coba di konfirmasi Lingkar Papua beberapa kali tidak membalas SMS maupun menanggapi WhatsApp konfirmasi yang kirimkan oleh Lingkar Papua sampai berita ini di naikkan.

Surat elektronik yang di kirimkan wartawan Lingkar Papua berisi konfirmasi kebenaran Surat Panggilan tersebut via email kepada Humas KPK juga belum mendapatkan balasan hingga berita ini di naikkan.

Dalam copian Surat Panggilan KPK yang diperoleh Lingkar Papua di sebutkan pemanggilan Bupati Merauke Frederikus Gebze masih sebagai saksi untuk kasus dugaan Tindak Pidana Korupsi Penyalahgunaan APBD Kabupaten Merauke Tahun 2016 dan dugaan Gratifikasi. (amr/r1)

Baca Juga:  Jaya Suprana Bilang Graha Pemilu Mamteng Bukan Yang Pertama di Indonesia, Tapi di Dunia

Berikan Komentar Anda

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*