Yan Mandenas : Persiapan Papua Tuan Rumah PON XX Berjalan Lamban

Pimpinan Komisi V DPRP yang baru, Yan P. Mandenas (Ketua) dan Maria Duwitauw (Wakil), pimpinan Komisi V DPRP yang baru komitmen genjot pengawasan persiapan Papua jadi tuan rumah PON XX. (Foto : Titie / Lingkar Papua)

 

LINGKAR PAPUA.COM, JAYAPURA – Di penghujung tahun 2017 ini, atau tiga tahun lagi jelang pelaksanaan PON XX Tahun 2020 di Papua, progress kesiapan Papua sebagai tuan rumah di nilai masih berjalan lamban dari semua aspek, mulai dari penyediaan venue, persiapan atlit, SDM, termasuk juga penyediaan anggaran bagi suksesnya penyediaan sarana dan prasarana yang sudah harus tuntas di tahun 2019.

“Ini sudah akhir 2017, kesiapan PON ini boleh dikatakan masih berjalan lambat, jadi kita dari Komisi V ini harus genjot terus, agar Dinas Pemuda dan Olahraga itu bisa lebih intens berkomunikasi kepada semua pihak, dan tidak single fighter (bertarung sendiri-Red) untuk melaksanakan lobi-lobi dalam rangka mempersiapkan PON 2020”, kata ,” kata Yan P. Mandenas, Ketua Komisi V DPRP Provinsi Papua yang baru, menggantikan Ny. Yakoba Lokbere sebelumnya.

Baca Juga:  Kemendagri ‘Pending’ Proses Pelantikan Bupati Tolikara Terpilih ?

Sebagai komisi yang membidangi pendidikan, kesehatan dan olahraga, salah satu agenda kerja prioritas Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP) adalah menggenjot pengawasan kesiapan Papua menjadi tuan rumah PON XX Tahun 2020, baik dari aspek infrastruktur, SDM, bahkan juga atlitnya.

Demikian di sampaikan unsur pimpinan baru Komisi V DPRP Provinsi Papua, Yan Mandenas dan Wakilnya Maria Duwitau dan Sekretaris Nathan Pahabol yang sejak kemarin menggantikan posisi Ny. Yakoba Lokbere yang sebelumnya Ketua Komisi dan Niouluen Kotouki yang sebelumnya adalah Wakil Ketua Komisi V DPRP Papua.

“persiapan PON XX  baik itu venue, stadion yang sedang dibangun serta persiapan infrastruktur, SDM serta lainnya akan kami kawal sebagaimana tupoksi Komisi V DPRP”, kata Maria Duwitau didampingi Ketua Komisi V DPR Papua, Yan P Mandenas, SSos, MSi dalam pers conference di ruang Komisi V DPR Papua, Rabu (15/11/2017) kemarin.

Baca Juga:  Di Jayapura AHY Kasih Bocoran Soal Pilihannya, Jokowi Atau Prabowo ?

Langkah awal yang akan dilakukan Komisi V pada formasi barunya ini, tentunya akan melakukan evaluasi terhadap pelaksaan yang sudah dilakukan sebelumnya.

‘Intinya kita akan mengawal seluruh jalannya pembangunan venue-venue sampai dengan stadion utama, termasuk penganggarannya,” kata Maria.

Yan P Mandenas menambahkan, Komisi V memprioritaskan monitoring terhadap pelaksanaan PON XX, lantaran kegiatan itu mendesak.

“PON XX ini paling mendesak, kita tidak bisa menunggu waktu lagi, kita akan segera berkoordinasi dengan Pemprov Papua untuk evaluasi kesiapan seluruhnya, juga ketersediaan anggaran, fasilitas yang sudah ada atau fasilitas yang akan dibangun kemudian bagaimana mencari sumber-sumber anggaran yang lain untuk menambah dan menunjang pelaksanaan PON 2020,” kata Yan P. Mandenas.

Baca Juga:  Kontroversi Tudingan Ijazah Palsu Sang Calon Gubernur

Ia juga menghimbau agar PB PON  yang telah terbentuk, juga harus melakukan konsolidasi, koordinasi, dan membangun komunikasi dengan Gubernur, Kemenpora, DPR RI, dan  DPRP.

“Tujuannya, agar pelaksaan kegiatan serta kesiapan PON ini dapat berjalan beriringan, agar semua pihak yang terlibat dapat mendorong semua kebutuhan sehingga dapat terpenuhi dalam waktu tidak terlalu lama”, katanya lagi.

Ia juga menambahkan bahwa Komisi V, Ketua DPRP dan Dinas Pendidikan dan Olahraga akan mengagendakan untuk bertemu dengan PT. Freeport Indonesia untuk meminta dukungan mempersiapkan PON XX Tahun 2020.

“Ini salah satu agenda yang akan dilakukan dalam waktu dekat, karena sampai hari ini Pemerintah Provinsi memang masih terus melobi dan mencari sumber-sumber anggaran yang bisa membiayai pembangunan venue PON”, katanya lagi. (tie/r1)

Berikan Komentar Anda

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*