Perayaan Natal PMTU, Djuli Mambaya Ajak Masyarakat Toraja Utara Dukung Pembangunan di Papua

Djuli Mambaya, mewakili sesepuh dan Ketua Ikatan Keluarga Toraja (IKT) Provinsi Papua saat memasang lilin dalam perayaan Natal Perhimpunan Masyarakat Toraja Utara (PMTU) Jayapura di Auditorium Uncen kemarin. (Foto : dok. ist)

LINGKARPAPUA.COM, JAYAPURA – Perayaan Natal Perhimpunan Masyarakat Toraja Utara (PMTU) di Tanah Papua, menjadi moment kebangkitan bagi masyarakat Toraja di Papua, untuk mendukung pembangunan yang ada di Papua.

“Natal PMTU ini menjadi momen yang kuat bagi kebangkitan warga Toraya (Toraja-Red), khususnya di Tanah Papua, supaya ke depan mungkin dari Papua ini, kita akan bersinar membangun kampung kita, Kabupaten Toraja Utara dan membangun Tanah Papua, seperti peribahasa dimana bumi dipijak disitulah langit dijunjung,” kata Djuli Mambaya mewakili Ketua IKT saat natal bersama PMTU di Auditorim Uncen Papua, Sabtu, (2/12/2017) malam

Djuli Mambaya berharap semua pihak menyatukan hati, tanpa ada lagi friksi dan perbedaan diantara kerukunan dan ikatan Tanah Toraja.

“Kita satukan pikiran ke depan bahwa Toraya hanya satu untuk berpikir membangun Papua dan Tanah Toraja,” katanya.

Dengan perayaan Natal tersebut, Djuli mendorong supaya dari Tanah Papua  semua elemen masyarakat Toraya memajukan Kabupaten Toraja Utara dan Tanah Papua, apalagi masyarakat Toraya yang ada di Tanah Papua menjadi mitra bagi Pemprov Papua untuk mewujudkan Papua Bangkit, Mandiri dan Sejahtera.

Baca Juga:  Kabandara : Kalau Ada Maskapai Curangi Harga, Apalagi Rute Perintis, Bisa Kena Sanksi !

Selain itu, sambung Djuli masyarakat Toraya termasuk PMTU bisa menjadi motor penggerak untuk pembangunan dalam mewujudkan Papua Bangkit, Mandiri dan Sejahtera. Apalagi, banyak tokoh – tokoh Toraya yang menjadi mitra Pemerintah Daerah dalam bahu membahu dalam mendukung pembangunan di Tanah Papua.

“Saya bangga dengan pembina PMTU, Bapak Daniel Garden yang turut  mewujudkan Papua Bangkit,  Mandiri dan Sejahtera dengan melakukan ekspor ke luar negeri, China. Itu adalah orang dari Kabupaten Toraja Utara”, kata Djuli Mambaya, ST yang juga kini menjabat sebagai Kadinas PU Provinsi Papua itu.

Asisten II Setda Provinsi Papua, Drs Elia I Loupatty, MM yang ikut hadir dalam kegiatan dimaksud mewakili Gubernur Provinsi Papua, Lukas Enembe, dalam sambutannya menambahkan untuk RPJMD Papua dalam keagamaan disebutkan dalam visinya bahwa Pemprov Papua akan meningkatkan peran serta masyarakat dalam aktivitas keagamaan dan lembaga keagamaan serta meningkatkan kemitraan antara pemerintah, lembaga adat dan agama.

Baca Juga:  Bupati Keerom “Dapat Gertak” Dengan Panah Oleh Anak Buahnya Sendiri

“Dalam perayaan Natal PMTU ini, ada tokoh adat, agama sehingga berarti salah satu visi dalam RPJMD Papua ditindaklanjuti keluarga Toraja Utara. Untuk hal ini, atas nama Pemprov Papua menyampaikan terima kasih,” katanya.

Dalam kesempatan ini, Elia Loupatty mengingatkan kepada masyarakat Toraja Utara untuk turut menjaga kedamaian, ketentraman dan ketenangan di Tanah Papua.  Sebab, jika ada damai maka tidak ada percekcokan, tapi yang ada suka cita dan kebahagian.

Ketua Panitia Natal PMTU, Benyamin Patondok menambahkan jika perayaan Natal PMTU ini merupakan ketiga kalinya digelar dalam skala besar.

“Ini sudah ketiga kalinya. saat ini, masyarakat Toraja Utara  yang ada di Jayapura sekitarnya sudah mencapai sekitar 15 ribuan, kalau digabung dengan masyarakat Tana Toraja dari kabupaten lainnya ada lebih 20 ribu,” katanya.

Baca Juga:  Ini Daftar Nama 26 Bakal Paslon Yang Sudah Jalani Tes Kesehatan di Pilkada Serentak Papua 2018

Benyamin Patondok berharap bahwa dengan perayaan Natal bersama ini, masyarakat Toraja tidak ada sekat-sekat, antara Tana Toraja maupun Toraja Utara dan lainnya karena semua dibawah IKT.

“Kita berharap kehadiran PMTU ini akan menjadi mitra pemerintah daerah dalam membangun”, kata Benyamin Patondok.

Perayaan Natal PMTU se Jayapura yang mengangkat thema ‘Hendaklah Damai Sejahtera Kristus Memerintahkan Dalam Hatimu, (Kolose 3;15) berlangsung khikmad dan sangat kekeluargaan.

Perayaan Natal tersebut dihadiri artis ibu kota Jakarta asal Toraja, Sharon Idol, yang juga dikenal melalui ajang pencarian bakat Indonesia Idol Junior.

Sharon membawakan beberapa lagu rohani diantaranya White Christmast, Hidupku adalah Penyembahan dan lagu berbahasa Toraja Tasipagarri dan lainnya. (tie/r1)

Berikan Komentar Anda

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*