Survei: Mayoritas Pemilih di 16 Kabupaten Inginkan Paulus Waterpauw Jadi Gubernur

Quisioner Survei Persepsi Masyarakat Mengenai Calon Gubernur Provinsi Papua 2018 yang dilakukan oleh Lembaga Kebijakan Publik dan Komunikasi Politik (LKPKP) LINGKAR PAPUA. (Foto : doc. LP)

 

LINGKARPAPUA.COM, JAYAPURA — Meski belakangan kabar tentang PW sebagai calon Gubernur Papua meredup, rupanya sosok mantan Kapolda Papua yang saat ini dipercaya sebagai Kapolda Sumatera Utara tersebut masih diinginkan oleh mayoritas pemilih untuk menjadi Gubernur Papua.

Hasil Survei Persepsi Masyarakat Mengenai Calon Gubernur Provinsi Papua 2018 yang dilakukan oleh Lembaga Kebijakan Publik dan Komunikasi Politik (LKPKP) LINGKAR PAPUA yang dilaksanakan pada minggu ketiga November 2017, dengan melibatkan 322 responden pada 32 Primary Sampling Unit (PSU) yang tersebar pada 16 kabupaten / kota yang ada di Provinsi Papua, menunjukkan bahwa tingkat elektabilitas Paulus Waterpauw masih di atas 48 %, lebih tinggi dibandingkan dengan beberapa nama Bakal Calon Gubernur lainnya yang disodorkan tim surveyor kepada para responden.

“Dari dua kali pertanyaan yang sama dalam rentang waktu yang berbeda kepada responden, ternyata tingkat elektabilitas Paulus Waterpauw cukup stabil, di mana sebelumnya berada di posisi 48,1 % sedangkan pada sesi berikutnya 49,7 % . Hasil ini menunjukkan ada kerinduan publik akan hadirnya figur alternatif dalam bursa Calon Gubernur Papua 2018 mendatang, dibanding beberapa figur yang sudah mencuat saat ini”, kata Karmin Lasuliha, Koordinator Survey dan Kebijakan Publik Lembaga Kebijakan Publik dan Komunikasi Politik (LKPKP) LINGKAR PAPUA, dalam release yang dikirimkan ke redaksi lingkarpapua.com, Selasa (5/12/2017).

Baca Juga:  Demokrat Terganjal Ketidakhadiran Lukas Enembe, Hanura Terhambat KTA Hengky Kayame

Menurutnya metode pengumpulan data yang dilakukan menggunakan kuesioner dengan pertanyaan tertutup, sedangkan penentuan sampel dan responden menggunakan teknik sampling aksidental. Tim survei memberikan selembar kuisioner kepada responden dengan pertanyaan, ‘Bila Pemilihan Gubernur Papua dilakukan hari ini, dari kelima figur yang ada siapa yang Bapak/Ibu pilih?’.

Pada sesi pertama ada lima foto dan nama figur yang disodorkan pada kuesioner kepada responden, yakni Irjen (Pol) Paulus Waterpauw, Lukas Enembe, Jhon Wempi Wetipo, Ones Pahabol dan Jhon Tabo. Hasilnya, sebanyak 48.1% responden menjawab akan memilih Irjen (Pol) Paulus Waterpauw, 36,0 % memilih Lukas Enembe, SIP, MH, 8,7% menyatakan akan memilih Jhon Wempi Wetipo, 0,9% memilih Dr. Ones Pahabol, SE, MM, 2,2% responden menyatakan memilih Dr. (HC) John Tabo, SE, MM sedangkan ada 4,0 % responden yang menyatakan tidak tahu.

Baca Juga:  SBY Minta “Alat Negara” Jangan Jadi “Alat Politik” Partai Tertentu

Sedangkan pada sesi kedua, ketika figur yang di sodorkan kepada responden dipersempit menjadi 3 (tiga) bakal Calon Gubernur saja, yakni Irjen (Pol) Paulus Waterpauw, Lukas Enembe, SIP, MH, dan Jhon Wempit Wetipo, SH, MH tidak terjadi perubahan pilihan yang signifikan pada responden. Pemilih yang memilih sosok Paulus Waterpauw berjumlah 49,7%, dan Lukas Enembe 35,7%. Justru presentase pemilih sedikit meningkat pada figur Jhon Wempi Wetipo, yaitu sebanyak 8,7%. Yang menyatakan tidak tahu meningkat sedikit menjadi 5,9% responden.

“Survey yang dilakukan bulan November kemarin mengambil sampel responden dari 16 kabupaten/kota di kawasan pesisir Papua yang tidak memberlakukan sistem noken, dengan proporsi responden terhadap total pemilih sebagai berikut: Kabupaten Asmat (4,80%), Biak Numfor (6,20%), Boven Digoel (2,72%), Deiyai (3,18%), Kabupaten Jayapura (7,95%), Keerom (3,12%), Kepulauan Yapen (5,96%), Kota Jayapura (21,93%), Mamberamo Raya (1,47%), Mappi (4,23%), Merauke (9,86%), Mimika (14,86%), Nabire (9,41%), Sarmi (1,78%), Supiori (0,89%) dan Waropen (1,64%)”, kata Karmin Lasuliha sebagai Supervisor Surveyor yang juga Koordinator Survey dan Kebijakan Publik Lembaga Kebijakan Publik dan Komunikasi Politik (LKPKP) LINGKAR PAPUA.

Baca Juga:  BATIK PAPUA RASA JAWA

Menurutnya jumlah pemilih dari 16 kabupaten / kota di kawasan pesisir tersebut sebanyak 1.498.869 pemilih, dimana sebaran para responden terdapat di 40 kampung dengan 340 responden.

Pendiri sekaligus Direktur Lembaga Kebijakan Publik dan Komunikasi Politik (LKPKP) LINGKAR PAPUA, Walhamri Wahid mengatakan survei yang dilakukan dan didanai oleh lembaganya secara mandiri itu merupakan bagian dari program kerja LKPKP LINGKAR PAPUA mengawal pembangunan di Tanah Papua. “Melalui survei ini kami mengajak masyarakat memantau pelaksanaan kebijakan publik selama ini, dan sekaligus sebagai bentuk edukasi politik kepada masyarakat luas.”

LKPKP berdiri sejak tahun 2015 diprakarsai oleh beberapa dosen muda dan para aktivis muda yang peduli dengan kehidupan demokrasi yang lebih baik. Mereka ini sering menjadi relawan atau Tim Survei beberapa lembaga survei nasional yang melakukan survei di Papua. “Selama ini kegiatan kami masih belum banyak terekspos. Namun, guna mengawali tahun politik 2018 nanti, dan sebagai bentuk eksistensi lembaga ini, serta kontribusi kami bagi pembangunan di Papua, kami melakukan Survei Persepsi Masyarakat Mengenai Calon Gubernur Papua secara independen. Kami percaya, hasil survei ini juga merupakan kontribusi nyata lembaga kami mengawal pelaksanaan kebijakan publik di Papua”, kata Walhamri Wahid yang juga berprofesi sebagai wartawan tersebut. (tie/r1)

Berikan Komentar Anda

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*