Bermodal 75% Kursi di DPRP, Koalisi Papua Bangkit II Deklarasikan LUKMEN Jilid Dua Besok di GOR Cenderawasih

Panitia Deklarasi Koalisi Papua Bangkit II yang terdiri dari fungsionaris partai – partai pengusung saat memberikan keterangan pers. (Foto : Titie / Lingkar Papua)

 

LINGKARPAPUA.COM, JAYAPURA—Direncanakan Jumat, 29 Desember 2017 besok sebanyak delapan partai politik akan mendeklarasikan bakal pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Papua periode 2018 – 2023, Lukas Enembe – Klemen Tinal (LUKMEN) Jilid II di Gedung Olahraga (GOR) Cenderawasih APO Jayapura.

Kedelapan partai politik tersebut diantaranya adalah Partai Demokrat, Partai Golkar, Partai Hati Nurani Rakyat (HANURA), Partai Nasional Demokrat (NASDEM), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Keadilan Persatuan Indonesia (PKPI), Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Keadilan Sejahatera (PKS).

Dengan merapatnya ke delapan partai ke Koalisi Papua Bangkit Jilid II, maka saat ini tersisa 3 (tiga) partai politik yakni Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang belum menyatakan sikap, namun nampaknya ketiga partai politik tersebut mengusung kandidat lain, dan bisa jadi pasangan yang di usung adalah John Wempi Wetipo (JWW) yang kabarnya berpasangan dengan Habel Melkias Suwae (HMS).

Di usung delapan partai politik, modal kursi yang di miliki oleh pasangan LUKMEN jelas mayoritas di parlemen, dimana komposisi perolehan kursi terdiri dari Demokrat 16 kursi, Golkar 6 kursi, Hanura 5 kursi, Nasdem 3 kursi, PKB 4 kursi, PKPI 2 kursi, PAN 2 kursi, dan PKS 3 kursi, sehingga total jumlah dukungan di parlemen yang di miliki pasangan LUKMEN Jilid II sebanyak 41 kursi atau hampir 75% jumlah kursi di parlemen, atau lima kali lipat syarat minimal dukungan yang di persyaratakan Undang – Undang, yakni minimal 15% jumlah kursi di parlemen.

Baca Juga:  Pansus Ditolak, KPU 'On The Track'

Sementara tiga partai politik yang belum menyatakan dukungannya kepada kandidat mana, yakni PDI-P dengan 7 kursi, Gerindra 6 kursi, dan PPP 1 kursi, bila berkoalisi memiliki jumlah kursi 14 kursi atau sama dengan 25% dari jumlah kursi di parlemen, dengan modal 25% itu, ketiga partai di maksud dimungkinkan mengusung satu pasangan calon lainnya.

Namun dari informasi yang berhasil di himpun oleh LingkarPapua.com, meski besok bakal pasangan calon LUKMEN Jilid II akan mendeklarasikan diri untuk maju pada Pilgub Papua 2018, tetapi “tim lobby” pasangan incumbent ini masih terus berjuang untuk meyakinkan ketiga partai dimaksud agar memberikan dukungan penuh kepada pasangan LUKMEN Jilid II untuk menjadi calon tunggal pada Pilgub Papua 2018 mendatang.

Baca Juga:  Wakasad : Bila Benar Ada Alkitab Ikut Terbakar, Ini Penyebabnya !

Sehingga tidak menutup kemungkinan setelah Deklarasi besok, bisa saja dua partai politik yang tersisa bahkan mungkin ketiganya akan ikut gerbong besar Koalisi Papua Bangkit Jilid II, dan hal tersebut bisa saja terjadi selama belum masa pendaftaran di KPU Provinsi Papua.

Terkait hal itu, Sekretaris DPD Partai Demokrat Provinsi Papua yang baru dilantik kemarin, Carolus K.K. Bolly menegaskan bahwa Koalisi Papua Bangkit Jilid II tetap membuka diri untuk visi bersama membangun Papua, menurutnya pihaknya tetap membuka diri untuk parpol lain yang  belum bergabung sepanjang belum pendaftaran di KPU.

“Koalisi Papua Bangkit tetap membuka dan terbuka selama belum masuk dalam tahapan pendaftaran,” kata Ketua Koordinator Deklarasi Lukmen Jilid II, Carolus Kia Kellen Bolly, Sekretaris DPD Partai Demokrat Provinsi Papua, Kamis (28/12/2017) malam.

Berdasarkan Undangan Deklarasi yang diterima LingkarPapua.com, yang ditanda tangani Ketua Koalisi Papua Bangkit II, Mathias Awaitouw, SE, M.Si dan Kusmanto, SH, MH sebagai Sekretaris kegiatan besok selain Deklarasi bakal pasangan calon LUKMEN Jilid II juga sekaligus pelantiakn tim kampanye.

“Ya deklarasi pada 29 Desember sebagaimana waktu dari koordinasi parpol, alasannya karena tahun depan sudah masuk dalam tahapan persiapan berkas,” kata Koordinator Bagian Humas Deklarasi Lukmen Jilid II, Leo Siahaaan, Kamis, (28/11/2017) siang kepada LingkarPapua.com.

Baca Juga:  Kunker ke Papua, Komisi V DPR RI Pertanyakan Tidak Adanya Pejabat OAP di Mitra Kerjanya

Ia mengatakan, sebelumnya ada 8 Parpol yang sudah  menyatakan dukungan terhadap Lukmen, tapi belakang ada penambahan yakni Partai Bulan Bintang (PBB) meski tidak memiliki kursi di DPRP, tapi DPW PBB Provinsi Papua menyatakan dukungannya kepada pasangan LUKMEN juga, bahkan santer kabarnya di last menit jelang persiapan Deklarasi bahwa PPP yang memiliki 1 kursi juga sudah menyatakan dukungannya kepada LUKMEN, namun informasi tersebut belum berhasil di konfirmasi LingkarPapua.com kepada petinggi PPP di Provinsi Papua maupun di DPP.

Kegiatan Deklarasi Lukmen Jilid II besok akan terbagi tiga segmen penting, pertama, Deklarasi Koalisi Papua Bangkit Jilid II, kemudian Deklarasi Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur dan ketiga Pengukuhan Tim Kampanye Papua Bangkit.

“Jadi tiga acara pokok inilah yang akan menjadi hajatan besar besok,” tambah Leo Dapot Siahaan menambahkan intisari kegiatan yang juga tidak kalah penting saat penutupan nanti akan ditutup doa perutusan oleh pemimpin lima agama yang ada di Papua.

Menurut salah satu fungsionaris Partai Golkar itu, pihak panitia juga sudah melakukan koordinasi sekaligus menyurat resmi kepada sejumlah pimpinan dan petinggi Parpol pendukung pusat.

“kita mengundang semua pimpinan Parpol pendukung pusat, kami berharap bisa hadir,” katanya. (tie/r1)

Berikan Komentar Anda

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*