Dandim 1709/Yawa Minta Warga Kampung Karoaipi Tidak Terhasut Kabur ke Australia

Dandim 1709/ Yawa, Letkol (Arh) Pulung Patria Daga ketika bertatap muka dengan tokoh masyarakat di Kampung Karoaipi, Distrik Teluk Ampimoi, Kabupaten Kepulauan Yapen. (Foto : Pendam XVII/ Cenderawasih)

 

LINGKARPAPUA.COM, SERUI— Masyarakat di Kabupaten Kepulauan Yapen, khususnya di Kampung Karoaipi Distrik Teluk Ampimoi diharapkan tidak terhasut dengan ajakan dari oknum – oknum yang mengajak warga masyarakat khususnya generasi muda untuk ‘kabur’ ke negara tetangga, Australia guna mencari suaka politik dan ikut dalam perjuangan Papua merdeka, lepas dari NKRI, karena saat ini orang Papua sudah merdeka dalam bingkai NKRI.

Hal itu ditegaskan Dandim 1709 / Yapen Waropen (Yawa), Letkol (Arh) Pulung Patria Daga saat menggelar tatap muka dengan tokoh masyarakat (tomas), tokoh agama (toga), dan tokoh adat (todat), Minggu (7/1/2018), di Balai Kampung Karoaipi, Distrik Teluk Ampimoi, Kabupaten Kepulauan Yapen.

“saya sudah membaca sejarah pahlawan – pahlawan Papua, mereka adalah orang-orang yang luar biasa, yang berjuang bukan untuk dirinya sendiri melainkan berjuang untuk anak cucunya yang hidup sampai hari ini, jadi kita jangan mengkhianati perjuangan para pahlawan Papua, dan terhasut untuk ikut – ikutan kelompok yang ingin merdeka, sekarang kita sudah merdeka dan tak lagi ada perbedaan antara kita semua”, kata Letkol (Arh) Pulung Patria Daga, Dandim 1709/ Yawa seperti dalam release yang di kirimkan Pendam XVII/Cenderawasih, Senin (8/1/2018) kemarin.

Sebagai salah satu daerah yang masih menjadi ‘kantong” kelompok yang ingin memisahkan diri dari NKRI, Dandim berupaya terus untuk melakukan pendekatan dan komunikasi dengan masyarakat, terutama tokoh – tokoh agar semangat pesatuan dalam NKRI terus di kampanyekan dan di sebar luaskan kepada warga masyarakat di kampung – kampung.

Letkol (Arh) Pulung Patria Daga berharap generasi muda di Kampung Karoaipi lebih mengisi waktu mereka dengan kegiatan – kegiatan positif untuk membangun kampung, menggali potensi kampung, dari pada ikut – ikutan kelompok yang hanya menjanjikan sesuatu yang tidak pasti.

“Saya juga berharap agar para generasi muda dapat mengisi waktu dengan belajar serta kegiatan-kegiatan positif, apabila ada bisikan-bisikan dari oknum yang tidak bertanggung jawab untuk menyeberang ke negara Australia, jangan terpengaruh karena nantinya akan merugikan diri sendiri serta keluarga, Papua adalah daerah yang indah, kaya akan sumber daya alamnya, untuk itu mari sama-sama kita jaga, kelola untuk kesejahteraan kita”, kata Dandim 1709/ Yawa.

Dalam sesi dialog, beberapa tokoh masyarakat yang hadir juga mengutarakan aspirasi mereka dan mendukung pernyataan Dandim, dan menyatakan akan mensosialisasikan dan mengajak warga di kampung tersebut untuk lebih focus menggali dan mengelola potensi kampung yang ada, dan tidak tergoda dengan hasutan – hasutan untuk kabur ke luar negeri demi memperjuangkan Papua merdeka.

”kami merasa telah tertipu oleh oknum-oknum yang ingin membuat kami celaka dengan mempengaruhi kami untuk pergi ke Australia, kami juga merasa bersalah kepada pahlawan-pahlawan Papua,” ungkap salah seorang warga.

Pada kesempatan itu juga, Dandim 1709 / Yawa menghimbau kepada seluruh warga yang hadir agar ikut menyukseskan Pilgub Papua 2018 yang sudah di depan mata dengan ikut menggunakan hak pilih yang ada, dan masing – masing warga tidak ikut terhasut dalam urusan politik yang cenderung memecah belah persatuan dan kesatuan warga kampung.

“pilihan boleh beda, itu hak politik, tapi jangan sampai kita bertengkar dan rusuh hanya gara – gara Pilkada, kita harus kawal dan jaga agar Pilgub berjalan lancar, siapapun nanti yang menang, sebagai warga negara yang baik harus menerima dan mendukung”, tegas Letkol (Arh) Pulung Patria Daga.

Hadir dalam kegiatan tatap muka kemarin, Danramil 1709-02/Yapen Timur Kapten (Inf) Karsidi, Kepala Kampung Karoaipi Fried Raunsai, tokoh adat Obet Numberi, tokoh agama Daud Raunsai, tokoh masyarakat Oktovianus Raunsai serta sekitar 40 orang warga Kampung Karoaipi. (tie/r1)

Penulis      : Titie
Editor        : Walhamri Wahid
Sumber     : Pendam XVII/ Cenderawasih

Berikan Komentar Anda

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*