Berkas Cagub – Cawagub Papua Sudah di Meja DPRP, Uji Keaslian Orang Papua, MRP Rencana Wawancara Dengan ‘Bahasa Ibu’

Ketua KPU Papua, Adam Arisoy saat menyerahkan berkas bakal pasangan calon Gubernur – Wakil Gubernur kepada DPRP untuk selanjutnya di teruskan ke MRP guna menguji keaslian orang Papua dari bakal calon sesuai amanat UU Otsus. (Foto : Titie/ Lingkar Papua)

 

LINGKARPAPUA.COM, JAYAPURA—Setelah melalui serangkaian pendaftaran hingga pemeriksaan kesehatan, akhirnya berkas para bakal pasangan calon Gubernur – Wakil Gubernur Provinsi Papua periode 2018 – 2023 di serahkan ke Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP) untuk melalui tahapan berikutnya, yakni pengujian keaslian orang Papua sebagaimana diamanatkan dalam UU Otsus Papua, yang mengharuskan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua harus orang asli Papua.

Berkas bakal pasangan calon Gubernur – Wakil Gubernur Papua diserahkan Ketua KPU Papua, Adam Arisoi kepada Ketua DPRP Provinsi Papua yang diwakili Ketua Komisi I DPRP, Ruben Magai, di kantor DPRP yang di buktikan dengan penanda tanganan Berita Acara yang disaksikan oleh Bawaslu Provinsi Papua dan anggota DPRP lainnya.

Baca Juga:  JOHSUA, JWW Lewat Darat, HMS Lewat Laut, Bersatu di Kantor KPU Papua

Adam Arisoy mengatakan, salah satu proses setelah pendaftaran calon ada tahapan verifikasi faktual terkait keaslian Orang Papua dari para bakal calon, dimana hal tersebut di jadwalkan selama 14 hari terhitung sejak berkas diserah terimakan dari KPU Papua kepada DPRP.

“Jadi ini dalam jadwal nasional ini ada revisi dari KPU Papua, karena Papua ada kekhususan, sehingga kekhususan itu kita masukan untuk verifikasi terhadap keaslian orang Papua bagi para Paslon yang sudah dinyatakan terdaftar,”kata Adam.

Ia berharap setelah berkas tersebut diserahkan, DPRP akan segera menindaklanjutinya kepada MRP sebagaimana kewenangannya untuk melakukan verifikasi faktual keaslian orang Papua.

“verifikasi terhadap keaslian orang Papua bagi bakal calon Gubernur – Wakil Gubernur merupakan perintah UU Otsus, DPRP akan menindaklanjuti berkas itu kepada MRP, agar segera dilakukan verifikasi dan memberikan persetujuan serta pertimbangan tentang keaslian orang Papua bagi para calon tersebut”, kata Ruben Magai keapda wartawan usai prosesi penyerahan berkas.

Baca Juga:  TROTOAR, BAHU JALAN, DAN HAK PEJALAN KAKI YANG TERAMPAS

Bila di Provinsi Nangroe Aceh Darusalam (NAD) dalam menjalankan amanat UU Otsus Aceh dalam pemilihan Gubernur ada syarat khusus wajib bisa membaca Al Quran, rupanya Majelis Rakyat Papua (MRP) juga telah mempersiapkan beberapa syarat khusus bagi para bakal calon Gubernur – Wakil Gubernur sebagai alat indicator untuk menguji “keaslian orang Papua” dari para Bakal Calon, yang bukan hanya tampilan fisik dan genetikanya semata.

Seperti dilansir Kantor Berita ANTARA, Majelis Rakyat Papua (MRP) mengagendakan mewawancarai para Bakal Calon Gubernur – Wakil Gubernur  dengan menggunakan bahasa daerah (bahasa ibu-Red) dari masing – masing Bakal Calon.

“Kami akan mengundang para bakal calon gubernur dan wakil gubernur untuk wawancara atau pidato dalam bahasa ibu,” kata Timotius Murib, Ketua MRP Timotius Murib di Kota Jayapura, Papua, Selasa, (10/1/2018).

Baca Juga:  Eks Karyawan Freeport Ngamuk, Sejumlah Fasilitas Freeport Dibakar

Hal itu dilakukan guna mempertimbangkan dan memberikan rekomendasi soal keaslian para bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur sebelum ditetapkan sebagai Calon, sebagaimana perintah UU Otsus.

“Ini pertama kali kami lakukan, pada dua periode MRP sebelumnya belum pernah dilakukan wawancara atau pidato dengan menggunakan bahasa ibu,” katanya seperti di kutip dari ANTARA.

Untuk tugas tersebut, menurut Ketua MRP, telah dibentuk Panitia Khusus (Pansus) untuk mengetahui asal usul dari para Bakal Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur.

“Tim Pansus ini akan turun ke daerah asal para calon, mengecek keaslian dia sebagai orang Papua, cek asal usulnya di kampung,” kata Ketua MRP lagi dalam lansiran ANTARA. (***)

Reporter              : Titie
Editor                    : Walhamri Wahid

Berikan Komentar Anda

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*