Pangdam Perintahkan Babinsa Lakukan Sosialisasi Pentingnya Imunisasi dan Hidup Sehat

Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI George Elnandus Supit dan Bupati Asmat Elisa Kambu saat diwawancari wartawan seusai melakukan peninjauan. (Foto : Pendam XVII/Cen)

 

LINGKARPAPUA.COM, ASMAT –  Melihat kondisi Kabupaten Asmat yang mengalami Kejadian Luar Biasa (KLB) wabah penyakit campak dan gizi buruk, Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI George Elnandus Supit memerintahkan kepada Bintara Pembina Desa atau biasa dikenal Babinsa untuk turut melakukan sosialisasi pentingnya imunisasi dan hidup sehat.

Perintah kepada Babinsa tersebut tentu saja memiliki alasan penting, karena keberadaan Babinsa yang lansung berkomunikasi dengan masyarakat memiliki peran penting dalam mengubah pola pikir dan pola hidup masyarakat tentang pentingnya imunisasi dan pola hidup sehat.

“Saya memerintahkan kepada 93 prajurit babinsa untuk memberikan sosialisasi pentingnya imunisasi dan hidup sehat kepada masyarakat di 240 kampung, ” ujar Panglima Kodam (Pangdam) XVII/Cendrawasih, Mayjen TNI George Elnandus Supit, usai menjenguk pasien gizi buruk di RSUD Asmat, Kamis 18 Januari 2017.

Dalam kunjungan kali ini Pangdam XVII/ Cenderawasih yang didampingi Dansatgas Kesehatan TNI dan Bupati Asmat, mendapat penjelasan saat ini telah ada pengiriman tim dokter dan tenaga medis ke delapan titik pelayanan. Karena kondisi geografis yang sulit tim kesehatan ditempatkan di Puskesmas, sehingga masyarkat atau pasien yang akan mendatangi Puskesmas.

Namun Pangdam menuturkan bila Puskesmas yang ada belum dapat melakukan penanganan serius sebaiknya  pasien gizi buruk maupun seluruh pasien yang ada dirujuk ke RSUD Asmat agar lebih memastikan dan mendapatkan perawatan maksimal.

“Satgas ini tahap pertama akan bekerja selama 10 hari, dan bila masih dibutuhkan akan diperpanjang hingga satu bulan,” ujarnya menjelaskan waktu tugas delapan tim yang diterjunkan.

Kesempatan yang sama Pangdam juga melakukan peninjauan Posko Kesehatan dan ke Distrik Pantai Kasuari menggunakan helicopter selama satu jam perjalanan. Disana Pangdam melihat ada 4 pasien yang dirawat di Puskesmas.

Pangdam juga berpesan agar tenaga medis melakukan kunjungan rumah ke rumah untuk memberikan penyuluhan kepada masyarakta sekaligus melakukan imunisasi dan pengobatan.

 

Penulis           : Titie
Editor             : Alfred Kaempe
Sumber          : Pendam XVII/Cen

 

Berikan Komentar Anda

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*