Tukang Ojek Ini Rupanya Berprofesi Ganda Jadi Pengedar Shabu di Timika

Tukang ojek yang merangkap pengedar shabu di Timika saat ditangkap oleh BNN Mimika. (Foto : dok. BNN Mimika)

 

LINGKARPAPUA.COM, JAYAPURA— Selain berprofesi sebagai tukang ojek sehari – harinya di Kabupaten Mimika, seorang lelaki berinisial D (34 tahun) rupanya juga berprofesi ganda sebagai pengedar narkotika jenis shabu, setelah di intai sekian lama oleh personel Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Mimika, akhirnya ia tertangkap dan kedoknya sebagai tukang ojek merangkap pengedar narkotika terbongkar.

Bermula dari laporan warga, lima paket narkotika golongan I jenis shabu seberat 4,52 gram berhasil diamankan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Mimika dari seorang tukang ojek berinisial D (34 tahun)  terduga pengedar narkoba di Mimika, Papua.

Baca Juga:  Ini Sikap Politik Relawan Sangmaneta dan Dulur LUKMEN di Pilgub Papua 2018

“Berdasarkan informasi warga personel kami dari BNN Kabupaten Mimika melakukan penyelidikan selama 5 hari di sekitar Jln. Budi Utomo dengan melakukan pengintaian dan pengumpulan informasi dari masyarakat, Rabu, (24/1/2018) sekitar jam 14.15 WIT petugas memperoleh informasi keberadaan pelaku dan dilakukan pembuntutan yang kemudian berujung dengan ditahannya pelaku”, kata Kepala BNN Provinsi Papua Kombes (Pol) Drs. Abdul Kadir dalam releaenya yang diterima lingkarpapua.com, Senin (29/1/2018).

Menurut Kepala BNN Papua, saat hendak di tangkap, pelaku sempat memberontak dan membuang barang bukti shabu di semak – semak.

“setelah dilakukan pencarian  ditemukan 1 bungkus gulungan tissue yang di dalamnya berisi shabu sebanyak 5 paket, sehingga tersangka langsung kita amankan bersama barang bukti”, kata Kombes (Pol) Abdul Kadir.

Baca Juga:  Asia Africa Forum di Bali, Perkuat Kerjasama Ekonomi Indonesia dengan Negara Asia Afrika

Bersama pelaku juga diamankan sebuah hand phone, kaos tangan warna hitam putih 2 lembar, tissue warna putih 1 lembar dan 1 unit sepeda motor Yamaha Mio Soul.

Atas perbuatannya pelaku dikenakan pasal 112 ayat (1)  UU No.35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. (fnw/r1)

Berikan Komentar Anda

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*