Ada Penyelundupan 2,7 Ton Kulit Kayu Masohi di Batas Negeri

Sekitar 5 ton kulit kayu Masohi asal PNG yang diamankan di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Skouw, sekitar 2,7 ton diantaranya tidak berdokumen resmi. (Foto : ist/ Lingkar Papua)

LINGKARPAPUA.COM, JAYAPURA—Penyelundupan antar negara di perbatasan RI- PNG nampaknya kian menggeliat, selain ganja yang sering di selundupkan belakangan beberapa komoditas hasil hutan maupun perkebunan juga mulai sering dilakukan oleh para oknum yang ingin berburu untung dari barang illegal.

Satgas Yonif PR 432 Kostrad di sektor utara khususnya wilayah Skouw  mengamankan dua truk yang membawa muatan kulit kayu masohi dari negara tetangga PNG.

Truk yang bermuatan  5.088.7 Kg kulit kayu masohi tersebut ditahan karena tak dapat menunjukkan surat-surat sesuai jumlah yang dimuat.

Baca Juga:  Gelar MTQ ke VII, Keerom Siap 'Unjuk Gigi' di MTQ Provinsi Papua di Nabire

“Kulit Kayu masohi yang dimiliki oleh Edi alias Rahman (30 tahun) ini dicurigai karena dokumennya kurang lengkap dan tidak sesuai nilai total berat timbangannya. Karena setelah selesai dilakukan penimbangan ulang memang hasilnya tidak sesuai dengan dokumen yang dibawanya, yang semula dalam dokumen total berat 2.330 Kg, setelah diadakan penimbangan ulang total seluruhnya menjadi 5.088.7 Kg, kan terjadi selisih berat timbangan dengan total 2.758,7 Kg,” jelas Dansatgas Yonif PR 432 Kostrad melalui rilisnya, Jumat (2/2/2018).

Truk baru diperbolehkan lakukan perjalanan setelah pihak Satgas bersama beberapa instansi terkait memeriksa dan hanya mengijinkan total kulit kayu masohi yang sesuai dengan dokumenya yaitu 2.330 kg.

Baca Juga:  Tanhana Dharma Mangruva, Indonesia Raya Dalam Silang Dunia

“Kami beserta dengan beberapa instansi terkait akan melaksanakan penyelidikan lebih lanjut dan mengkoordinasikan kejadian tersebut kepada pihak pusat baik dari pihak karantina maupun Costume (Imigrasi-Red),” tambah Komandan Satgas.

Sementara kulit kayu masohi yang melebihi kapasitas dengan berat total 2.7587 Kg dijadikan barang bukti dan telah diamankan di Pos Kotis Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Para Raider 432. (fnw/r1)

Berikan Komentar Anda

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*