Di Sentani, Dua Pelajar Penikmat Ganja Diamankan BNN, Ngaku Sudah Dua Tahun Jadi Pemake’

Kepala BNN Kabupaten Jayapura, Arianto saat gelar tersangka dan barang bukti sebelum di musnahkan di kantor BNN Kabupaten Jayapura, Rabu (7/2/2018). (Foto : Faizal/ Lingkar Papua)

LINGKARPAPUA.COM, SENTANI— Dua minggu melakukan sejumlah penangkapan di beberapa lokasi berbeda, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Jayapura berhasil mengamankan 4 orang yang di duga sebagai pemakai ganja dengan barang bukti yang disita seberat 222 gram ganja kering.

Ironisnya, dari 4 tersangka yang ditangkap BNN itu, dua diantaranya masih berstatus pelajar di salah satu sekolah di Kabupaten Jayapura, dimana keduanya mengaku sudah sekitar dua tahun mengkonsumsi narkotika jenis ganja dan untuk mendapatkan ‘barang haram’ itu, keduanya sampai nekat melakukan barter handphone yang di belikan orang tuanya untuk mendapatkan ganja, apabila tidak memiliki uang untuk membeli.

Baca Juga:  Bupati Harap Ada Utusan Keerom Tembus Nasional, Ketua LPTQ Nilai Perhatian Pemda masih Minim

“ada 4 tersangka yang sudah kita tahan, dari lokasi berbeda, yaitu FRD alias Acong (21 tahun) di tangkap di Sabron Yaru, MYN alias Megit (17 tahun), JFB alias Relan (17 tahun) dan ZT alias Z (20 tahun), untuk barang bukti semua ada 222 gram, dan hari ini kita langsung musnahkan dengan cara di bakar”, kata Arianto, Kepala BNN Kabupaten Jayapura kepada awak media di sela – sela gelar tersangka dan pemusnahan barang bukti di kantor BNN Kabupaten Jayapura di Gunung Merah Sentani, Rabu (7/2/2018).

Menurutnya untuk FRD yang di tangkap di Sabron Yaru barang bukti yang di amankan tanaman pohon ganja sebanyak 4 batang setinggi 35 cm, sedangkan ketiga tersangka lainnya yang dua diantaranya adalah pelajar di amankan saat sweeping di Batas Kota dan kedapatan membawa 9 paket ganja di dalam jok motor mereka.

Baca Juga:  Ada Laporan Catut Nama Pejabat Untuk Menangkan Tender, DPRP akan Panggil LPSE dan Dorong Perda Khusus Pengusaha OAP

“Tanggal 10 Januari 2018 di Pasar Lama kami mendapat informasi namun para pelaku berhasil kabur dan kami hanya mengamankan barang bukti, pada 21 Januari 2018 berdasarkan informasi masyarakat di daerah Sabron Yaru kita menangkap dan kita ambil barang bukti yang dari keterangan pelaku ada di rumahnya berupa 4 pohon ganja setinggi 35 cm dengan tersangka FRD alias Acong (21 tahun),” kata Arianto, Kepala BNN Kabupaten Jayapura.

Kepala BNN Kabupaten Jayapura juga menegaskan dari hasil interogasi awal, semua tersangka yang di tahan mengaku sudah mengkonsumsi narkotika jenis ganja sejak dua tahun lalu, termasuk dua remaja yang masih berstatus pelajar di salah satu sekolah di Kabupaten Jayapura.

Baca Juga:  Habiskan 85 Miliar, Kantor Bupati Keerom “Terlantar”

“Para pelaku dijerat pasal 111, 112 (UU nomor 35 tahun 2009)  dan 127  dengan hukuman minimal 5 tahun  penjara dan maksimal 14 tahun penjara”, kata Arianto usai memusnahkan barang bukti ganja seberat 222 gram. (fnw/r1)

Berikan Komentar Anda

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*