Gelar Lomba Dayung Tradisional, Kodim 1707/Merauke Ingin Budaya Lokal Terus Lestari

Dua peserta lomba dayung tradisional yang digelar Kodim 1707/Merauke tengah berjuang memenangkan perlombaan. (Foto : dok. Pendam XVII/Cen)

LINGKARPAPUA.COM, MERAUKE – Menyongsong HUT Kota Merauke ke 116 tahun, Kodim 1707/Merauke yang bekerjasama dengan Dinas Kebudayan dan Pariwisata Merauke menggelar lomba dayung tradisional. Selain untuk menyongsing HUT Kota Merauke, perlombaan ini diharapkan menumbuhkan dan melestarikan budaya lokal sebagai bagian dari destinasi wisata.

Kepala Staf Kodim 1701/Merauke Mayor Arm Boby selaku ketua panitia menungungkapkan, Kodim 1701/Merauke ingin turut andil dalam memeriahkan HUT Kota Merauke sebagai salah satu wadah mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat.

Diera sekarang ini tidak dapat dipungkiri kebudayaan lokal sedikit demi sedikit mulai terkikis dengan perkembangan teknologi. Dimana generasi muda saat ini lebih tertarik mempelajari budaya luar negeri ketimbang budaya daerahnya sendiri.

Baca Juga:  Pencanangan Musda DPD Golkar Wilayah Tabi, BTM Sebagai ‘Tuan Rumah’ Kok Tidak Hadir ?

“Melalui Lomba Dayung Tradisional yang digelar sehari ini selain memeriahkan peringatan hari jadi Kota Merauke ke 116 juga sebagai wadah dalam melestarikan salah satu budaya lokal yang ada di Merauke,” ujar Mayor Arm Bobby disela-sela perlombaan dayung yang digelar di Kali Weda (6/2).

Pelestarian budaya lokal, sejalan juga dengan tema yang diusung Pemerintah Kabupaten Merauke dalam menyambut hari jadi Kota Merauke yaitu, “Dengan Semangat Hari Jadi Merauke ke 116, Kita Mengangkat Budaya Lokal Untuk Mewujudkan Merauke Sebagai Daerah Destinasi Wisata”.

“Kami sangat mendukung dengan tema HUT Kota Merauke saat ini, perkembangan teknologi memang tidak bisa kita tolak karena itu bagian juga dari perkembangan jaman, tapi kita selaku pemilik budaya lokal tidak boleh lupa dengan apa yang kita miliki. Ini sangat penting untuk menjaga kelestarian budaya kita sendiri,” beber Mayor Arm Bobby.

Baca Juga:  Ada Aksi Protes ASN Asli Keerom di Pelantikan 531 Pejabat Eselon III dan IV

Untuk itu Kodim 1707/Merauke berharap loma dayung tradisional yang digelar kali ini, dapat membuka mata generasi muda betapa kayanya budaya yang dimiliki, sehingga muaranya nanti kebudayaan lokal akan terus dilestarikan.

“Lihat sendiri banyak yang hadir diacara kali ini, pesertanya juga banyak ada 40 orang, masyarakat tertawa lepas, saya kira ini modal kita semua untuk melestarika lomba dayung tradisional yang menempuh jarak 250 meter ini,” paparnya.

Dalam perlombaan dayung tradisional tersebut tampil sebagai juara pada kategori putra yaitu, juara I Salmo Sarau, juara II Fransiskus Kua dan juara III Andi Birit. Sedangkan untuk kategori putri keluar sebagai juara lomba yaitu juara I Lidia Tingginimu, Juara II Eta Birit dan juara III Vina. ***

Baca Juga:  Orasi Budaya ‘SANG PROF…...OKATOR’, Thaha Alhamid

Penulis            : Alfred Kaempe
Sumber           : Pendam XVII/Cenderawasih

Berikan Komentar Anda

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*