Pilkada Biak 2018, Harry Naap Cabup Termiskin, Akmal Bahri Cawabup Terkaya

Dari tiga pasangan calon yang ditetapkan KPUD Biak, Harry Ario Naap, Cabup Biak (petahana) tercatat sebagai Cabup yang termiskin, sedangkan Ir. Akmal Bahri tercatat sebagai Calon Wakil Bupati terkaya sesuai laporan harta kekayaan mereka yang di laporkan ke KPK. (Foto : repro. ist)

LINGKARPAPUA.COM, BIAK— Meski menjabat sebagai Wakil Bupati Biak Numfor selama 11 bulan, dan menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Biak sejak November 2017 lalu, Calon Bupati petahana Herry Ario Naap melaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hanya memiliki harta sebesar Rp. 224 juta lebih, bila dibandingkan dengan Calon Bupati lainnya, Bupati petahana tersebut merupakan calon Bupati yang termiskin dari dua Calon Bupati lainnya yang akan berlaga di Pilkada Biak 2018.

Baca Juga:  25 Peserta Ikut Lomba Menulis Essay Berbahasa Inggris Yang Digelar LIRA Papua dan Sagu Foundation

Harta Herry Ario Naap yang di laporkan ke KPK naik sekitar Rp. 223.982.500 bila dibandingkan dengan LHKPN-nya sewaktu menjadi anggota DPRD Biak Numfor periode 2014 – 2019 sebelum di lantik menjadi Wakil Bupati Biak Numfor pada 7 Mei 2016 menggantikan Thomas Ondy yang dilantik menjadi Bupati ketika itu.

Dari LHKPN Herry Ario Naap yang dilaporkan tertanggal 4 Februari 2016 ke KPK sewaktu menjadi anggota DPRD Biak Numfor total harta kekayaannya (kotor) hanya Rp. 67.500.000, setelah di potong dengan jumlah hutangnya yang di laporkan ke KPK sebesar Rp. 50.000.000, maka total bersih harta kekayaannya hanya sebesar Rp. 17.500.000.

Dalam laporan LHKPN per 4 Februari 2016 harta Herry Ario Naap yang dilaporkan ke KPK ketika itu terdiri dari harta bergerak berupa logam mulia senilai Rp. 2.500.000, dan harta bergerak lainnya senilai Rp. 6.000.000, jumlah giro atau setara kas senilai Rp. 59.000.000.

Baca Juga:  Akhirnya Pemda Bangun 14 Unit Rumah Korban Konflik Antar Warga di Keerom

Sedangkan hartanya yang di laporkan ke KPK jelang pencalonannya sebagai Bupati Biak periode 2018 – 2023 ini sebesar Rp. 224.347.489.

Sedangkan Calon Bupati Biak periode 2018 – 2023 yang terkaya adalah Andreas Msen sebesar Rp. 1.466.317.807, namun hingga berita ini di muat KPK belum mengumumkan rincian daftar kekayaan Andreas Msen yang dilaporkan tersebut.

Sedangkan salah satu Calon Bupati Biak lainnya, Nichodemus Ronsumbre berada di urutan kedua jumlah kekayaannya yakni sebesar Rp. 740.500.000.

Sedangkan untuk posisi Calon Wakil Bupati Biak Numfor periode 2018 – 2023, Akmal Bahri di laporkan sebagai Cawabup terkaya dengan jumlah kekayaan yang dilaporkan ke KPK sebesar Rp. 2.254.950.000.

Baca Juga:  Keputusan DPP, Musda DPD Golkar Papua Akhir Bulan Ini di Jakarta

Sedangkan di urutan kedua yang selisih hartanya beda tipis dengan Akmal Bahri ada Cawabup Nehemia Rp. 2.237.932.800 yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Ketua DPRP Biak Numfor.

Sedangkan di urutan ketiga Justinus Wilhelmus Noriwari tercatat sebagai Calon Wakil Bupati yang termiskin dengan jumlah harta yang di laporkan ke KPK sebesar Rp. 23.250.000

Sebelumnya Senin, 12 Februari 2018 lalu, KPU Kabupaten Biak Numfor telah menetapkan tiga pasangan calon yang siap berlaga di Pilkada Biak Numfor 2018.

Ketiga pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati itu yakni pasangan Nicodemus Ronsumbre – Akmal Bahri (NORMAL) yang diusung koalisi Partai Demokrat, Nasdem, PPP, PKB, dan PAN.

Pasangan petahana Bupati Herry Ario Naap – Nehemia Wospakrik (HAN-NEW) diusung koalisi PDIP, Golkar, Hanura, dan PBB.

Dan satu pasangan calon lainnya dari jalur perseorangan yakni Andreas Msen – Yustinus Noriwari (SENIOR). (***)

Reporter         : Walhamri Wahid
Editor              : Walhamri Wahid

Berikan Komentar Anda

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*