Sudah Memaafkan, JWW Minta Insiden Pelemparan di Kampung Netar Tidak Perlu di Politisir

Mobil pribadi calon Gubernur Papua, John Wempi Wetipo yang mengalami pecah kaca sampung kiri akibat insiden pelemparan di Netar Sentani, Selasa (6/3/2018), dimana pelaku teridentifikasi masih dibawah umur dan motifnya iseng dan usil, kebetulan yang kena mobil calon gubernur, sudah diselesaikan secara kekeluargaan di Polsek Sentani Timur, korban JWW memaafkan dan tidak tuntut ganti rugi. (Foto: Faizal/Lingkar Papua)

LINGKARPAPUA.COM, JAYAPURA— Calon Gubernur Papua, John Wempi Wetipo (JWW) mengaku sudah memafkan pelaku pelemparan terhadap mobil Pajero Sport dengan nomor polisi DS 1187 AL miliknya yang di kendarai oleh seorang keluarganya yang terjadi Selasa (6/3/2018) sekitar pukul 01.30 WIT di Kampung Netar Sentani, Kabupaten Jayapura.

Ia juga meminta agar kasus tersebut tidak di kait – kaitkan dengan urusan politik, karena sudah ada penyelesaian secara kekeluargaan di Mapolsek Sentani Timur, setelah awalnya pihak keluarga JWW melaporkan insiden tersebut ke Polsek Sentani Timur.

Baca Juga:  Dugaan KKN di Proyek Jalan Pendekat Patung Yesus Kristus, Kadinas Ancam Akan Penunjukan Langsung, Gapensi Minta Oknum Pokja Yang Nakal Diproses Hukum

“Yang begini kita maafkanlah, masa kasus yang besar saja kita maafkan, lalu seperti ini kita besar-besarkan. lebih baik saya dan tim fokus dalam Pilgub”, kata JWW kepada awak media usai menghadiri Rapat Paripurna DPRP Pemaparan Visi Misi pasangan Calon Gubernur – Wakil Gubernur Papua 2018, Selasa (6/3/2018) di Gedung DPRP kemarin.

Selain itu ia juga mengintruksikan kepada massa pendukungnya agar tidak terpancing apabila ada oknum masyarakat yang melakukan provokasi di lingkungan tempat tinggal masing – masing.

“Saya mau ajak seluruh pendukung maupun simpatisan agar kita cerdas menyikapi sebuah permasalahan, kalau kasus hukum maka serahkan kasus itu ke pihak yang berwajib”, katanya lagi.

Menurut JWW insiden pelemparan yang menyebabkan kaca samping kiri mobil Pajero Sport miliknya itu pecah, terjadi di Jalan Raya Abepura – Sentani, tepatnya di Kampung Netar, saat mobil tersebut hendak menuju ke salah satu hotel di Kota Sentani dari arah Abepura.

Baca Juga:  Empat Tahun Festival Budaya Keerom, Tahun Ini Tampil Beda

“Kita tidak tahu pelakunya, jadi jangan kita tarik – tarik ke ranah politik, tak perlu di besar-besarkan, biar polisi yang bekerja”, kata JWW membantah bahwa insiden tersebut ada hubungan dengan aktifitas politiknya selama Pilgub Papua 2018 yang tengah memasuki masa kampanye saat ini.

Pasca insiden tersebut, keluarganya yang membawa mobil tersebut langsung membuat laporan polisi ke Mapolsek Sentani Timur dan langsung di tindak lanjuti oleh anggota Polsek dengan mendatangi lokasi kejadian, sehingga berhasil di identifikasi pelakunya.

Dari data yang dihimpun Lingkar Papua menyebutkan setelah rombongan JWW melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian yakni Polsek Sentani Timur kemudian pengejaran dan pemeriksaan di TKP dilakukan,  diduga pelemparan tersebut dilakukan oleh sekelompok remaja yang berada di TKP saat pihak kepolisian melakukan pengejaran.

Baca Juga:  Bukit Jokowi, Hanya Ada di Papua

Rombongan massa JWW juga sempat bersitegang dengan salah satu keluarga pemuda yang namanya tercatat di jalan raya, namun tak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Namun dari informasi yang diperoleh Lingkar Papua, Rabu (7/3/2018) pelaku pelemparan telah di identifikasi, bahkan sudah di lakukan mediasi dan di selesaikan secara kekeluargaan.

“ya benar, sudah di selesaikan secara keluarga, tidak ada unsur politis, apalagi kesengajaan, karena pelakunya masih anak – anak, bisa jadi iseng dan usil, dan asal melempar mobil yang lewat, tapi pelaku sama sekali tidak mengetahui bahwa yang di lempari itu mobil salah satu Calon Gubernur, Pak JWW juga sudah memafkan dan tidak meminta ganti rugi”, kata AKBP Victor Dean Mackbon, Kapolres Jayapura ketika di hubungi per telepon, Rabu (7/3/2018).

Kapolres menambahkan setelah menerima aduan dari pihak korban aparat langsung mendatangi TKP, dan ditemukan beberapa tulisan nama – nama orang, sehingga polisi mencoba mengidentifikasi, dan setelah meminta keterangan beberapa nama yang tertulis di jalan itulah akhirnya bisa di ketahui bahwa pelaku pelemparan adalah seorang remaja berinisial AW (14 tahun). (***)

Reporter         : Faizal Narwawan
Editor             : Walhamri Wahid

Berikan Komentar Anda

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*