Perbaiki Standar Penanganan Sanitasi Lingkungan dan Kelanjutan TPA Wembi, Bupati Keerom Tanda Tangan MoU PLP

Bupati Keerom Muh. Markum, SH, MH, MM (ketiga dari kiri) saat menandatangani kerjasaman penyelenggaraan infastruktur Penyehatan Lingkungan Permukiman (PLP) Wilayah Timur bersama Direktorat Pengembangan Penyehatan Lingkungan Permukiman Dirjen Cipta Karya Kementrian Pekerjaan dan Perumahan Rakyat. (Foto: Alfed/Lingkar Papua)

LINGKARPAPUA.COM, DENPASAR– Untuk memastikan terjaganya kondisi lingkungan pemukiman, terutama dalam penanganan sanitasi, Bupati Keerom Muh. Markum, SH, MH, MM bersama sejumlah Bupati lainnya melakukan penandatanganan perjanjian kerjasama penyelenggaraan Infastruktur Penyehatan Lingkungan Permukiman (PLP) Wilayah Timur bersama Direktorat Pengembangan Penyehatan Lingkungan Permukiman Dirjen Cipta Karya Kementrian Pekerjaan dan Perumahan Rakyat.

Penandatanganan tersebut bertujuan menyelaraskan pemahaman terhadap hak dan kewajiban antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan pemerintah kab/kota dalam pembangunan, pengelolaan, dan pengembangan infastruktur penyehatan lingkungan permukiman yang dituangkan dalam bentuk perjanjian kerja sama

Baca Juga:  Terkait Aksi Kekerasan Oknum Polisi di Deiyai, KMP3R Akan Demo Polda Papua

Direktur Pengembangan PLP Dodi Krispratmadi, mengungkapkan infastuktur yang akan dibangun pihaknya kedepan akan dilakukan hibah kepada Pemerintah Daerah untuk dikelola secara professional. Untuk itu Pemerintah Daerah diharapkan mengalokasikan anggaran untuk operasional maupun pemeliharaan.

“Selain itu harus ada unit khusus untuk mengelola infastuktur ini, untuk itu kami harapkan daerah yang belum memiliki unit khusus untuk segera dibentuk, karena jangan sampai apa yang sudah dibangun tidak difungsikan”, kata Dodi Krispratmadi dalam sambutannya saat penanda tanganan MoU tersebut di Denpasar, Bali, Selasa (13/03/2018).

Dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 mengamanatkan urusan wajib bersifat pelayanan dasar termasuk didalamnya adalah sanitasi, merupakan kewenangan dan kewajiban Pemerintah Daerah.

Namun kata Dodi, Pemerintah Pusat sangat menyadari keterbatasan dan kemampuan Pemerintah Daerah dalam memenuhi standar sanitasi nasional, sehingga dilakukan berbagai langkah penanganan untuk membantu Pemerintah Daerah.

Baca Juga:  Perayaan Natal PMTU, Djuli Mambaya Ajak Masyarakat Toraja Utara Dukung Pembangunan di Papua

Tidak hanya Kementerian PUPR, menurut Dodi, sanitasi juga melibatkan Kementerian Dalam Negeri, Kementrian Lingkungan Hidup dan Kementrian Kesehatan.

“Dengan melibatkan berbagai kementrian diharapkan seluruh daerah di Indonesia ada sanitasi yang bertaraf nasional, untuk itu kami akan membantu kota – kota yang belum memenuhi standar nasional”, kata Dodi lagi.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Keerom, Joko Susilo menerangkan, penandatanganan kerjasama tersebut berkaitan dengan pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Wembi yang telah dibangun sejak setahun lalu. Dimana kedepan akan ada peningkatan-peningkatan infastruktur dalam pengolahan persampahan di Kabupaten Keerom.

Dimana pembangunan TPA Wembi memang dilakukan oleh pemerintah pusat dengan melakukan dana sharing dengan Pemerintah Kabupaten Keerom.

“Untuk infastruktur TPAnya itu dari pemerintah pusat, kalau kita (Pemkab Keerom) kebagian tugas untuk membangun jalannya menuju TPA”, kata Joko kepada Lingkar Papua sebelum penandatanganan kerjasama dilakukan.

Baca Juga:  Suporter Teriaki Pemain Perancis Kera, Rusia Kena Sanksi FIFA Jelang Piala Dunia

Sedangkan Bupati Keerom Muh. Markum, SH, MH, MM berharap setelah penandatanganan kerjasama tersebut penanganan sanitasi dapat dilakukan lebih maksimal. Walaupun saat ini Kabupaten Keerom belum memilki masalah sanitasi yang berat, namun persiapan dan pengelolaan harus dilakukan sejak dini sebelum menimbulkan persoalan yang berat.

“Dari jumlah penduduk memang kita masih sedikit dan masalah sanitasi belum begitu besar, tapi dari sekarang harus disiapkan. Kita tidak mau ini jadi masalah dikemudian hari”, kata Bupati Keerom.

Untuk itu kedepan Pemerintah Kabupaten Keerom akan terus melakukan kerjasama dengan berbagai Kementerian untuk membangun sejumlah infastuktur.

“Hal ini memang harus mendapatkan perhatian serius dan soal TPA Wembi semoga secepatnya bisa difungsikan”, kata Bupati Markum menambahkan bahwasanya ke depan Pemkab Keerom akan melakukan kerjasama dengan Kementrian lainnya untuk melakukan pembangunan dibidang lainnya di Kabupaten Keerom. (***)

Reporter      : Alfred Kaempe
Editor           : Walhamri Wahid

Berikan Komentar Anda

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*