Janji Berikan Perhatian Lebih Untuk OAP, Paniai Satu Suara, Satu Hati, Satu Tekad Menangkan Nomor Satu

Calon Gubernur Papua Nomor Urut 1, Lukas Enembe, S.IP, MH yang di sambut suka cita oleh masyarakat di Paniai, tampak seorang Mama – Mama mengurapi dan memberkati Lukas Enembe agar menjadi Gubernur untuk kali kedua. (Foto : Titie/ Lingkar Papua)

LINGKARPAPUA.COM, PANIAI— Gegap gempita dan haru biru masyarakat Paniai menyambut kedatangan Calon Gubernur Papua Nomor Urut 1, Lukas Enembe, SIP, MH yang datang dengan istrinya, Ny. Yulce Enembe, bersama Tim Kampanye dan pengurus partai politik yang tergabung dalam Koalisi Papua Bangkit II, di Paniai, Rabu (14/3/2018).

Sejak masih di bandara, masyarakat sudah mengelu – elukan sosok Lukas Enembe, bahkan panitia dan tim kampanye terlihat sedikit kelabakan, karena massa yang sangat membludak dan berebutan untuk bersalaman dengan Lukas Enembe, istri dan rombongan yang tiba di Paniai.

Kampanye Pertemuan Terbatas, pasangan calon Lukas Enembe – Klemen Tinal (LUKMEN) di Paniai dilakukan di Aula Gereja Katolik Paroki Santo Yusuf, Enarotali, Paniai, setelah melalui serangkaian prosesi adat dan doa, secara bergantian perwakilan suku – suku yang ada di Paniai menyatakan sikap untuk mendukung pasangan Lukas Enembe – Klemen Tinal (LUKMEN) melanjutkan kepemimpinan Papua di periode kedua.

“kami semua satu suara, satu hati, dan satu tekad hanya akan memenangkan LUKMEN di Paniai”, demikian ikrar beberapa perwakilan adat, perempuan, pemuda dan masyarakat di Paniai, saat pertemuan terbatas Kampanye LUKMEN Jilid II Rabu (14/3/2018) di Aula Gereja Katolik Paroki Santo Yusup, Enarotali, Kabupaten Paniai.

Bagi mereka Lukas Enembe dan Klemen Tinal sudah membuktikan bahwa Otsus benar – benar sampai dan dirasakan oleh masyarakat, kebijakan LUKMEN di periode pertama bagi mereka benar – benar menyentuh OAP khususnya di Kabupaten Paniai.

Baca Juga:  DARURAT KEBANGSAAN KITA

“LUKMEN lanjut kerjakan sisa pembangunan, LUKMEN sudah membuktikan bantu kami orang Moni lewat Otsus, suara orang Moni saya sudah isi dalam noken, jadi Bapak tolong lanjut, martabat orang gunung harus membangun, kita semua puas, Papua bergerak bernapas adalah Lukas Enembe”, kata Benny Zonggonao memberikan pernyataan sikap mewakili masyarakat Suku Moni wilayah Paniai.

Perwakilan suku Mee juga menyampaikan hal yang sama, yang menyatakan bahwa suara suku Mee di delapan distrik yang ada di Paniai sepenuhnya hanya untuk pasangan calon LUKMEN nomor urut 1.

“tekad kami sudah bulatm dan utuh, suara suku Mee sudah kita bungkus dan akan kami persembahkan suara di 8 distrik di wilayah Paniai dengan jumlah 30 ribu pemilih suku Mee sudah dimasukkan dalam noken hanya untuk LUKMEN, 100 persen untuk Lukas Enembe”, kata Oktovianus Kodepa, salah satu tokoh pemuda mewakili suku Mee yang ada di Paniai.

Hal senada disampaikan Naftali Tebai, Kepala Suku Mee dari Paniai Barat, menurutnya suara dan isi hati rakyat Mee di Paniai Barat hanya untuk pasangan LUKMEN, karena mereka dua yang sudah terbukti sedangkan yang lain baru mau coba – coba dan baru rencana.

Bukan hanya kaum adat dan perwakilan suku – suku saja yang menyatakan tekad bulat untuk memenangkang LUKMEN di Paniai, seorang tokoh perempuan juga menyatakan komitmennya untuk memenangkan LUKMEN di Paniai.

“kehadiran anak Lukas Enembe dan ibu di Paniai, menjawab kerinduan kami perempuan Papua yang ada di Paniai, anak Lukas datang disini, ini sudah Gubernur kita, orang Papua punya anak, saya sedih karena harus putar-putar, cuma Lukas saja Gubernur kita, Lukas untuk Papua, anak kami, anak koteka”, kata Mama Mote dengan mata memerah menahan suka cita menyampaikan aspirasinya yang di sambut yel – yel meriah dari seluruh masyarakat yang hadir.

Baca Juga:  Ketua PKK Pusat : PKK Tidak Berpolitik Praktis !

Kepada Lukas Enembe, Mama Mote mengatakan, Lukas Enembe harus jadi dua periode dan itu harga mati.

“Lukas anak Koteka harus dua periode, itu harga mati bagi kami anak Kotema dan Moge, Lukas harus dua periode,” kata Mama Mote lagi.

Demikian halnya harapan Yesaya Mote yang merupakan perwakilan suku Moni dan Dani, kata Yesaya, LUKMEN pemimpin profesional, pemimpin merakyat, pemimpin yang bangun Papua sesuai visi misinya.

“Cuma LUKMEN yang dipercaya suku Moni dan Dani, tidak ada pemimpin yang bisa angkat harkat dan derajat orang Moni dan Dani, cuma LUKMEN saja,” kata Yesaya.

Terhadap bentuk dukungan dari semua unsur di Paniai, Lukas Enembe mengucapkan terima kasih yang tak terhingga dan mengharapkan doa yang tidak ;putus – putusnya buat dirinya dan Calon Wakil Gubernur Klemen Tinal.

“Amole, Amano, Wiwao, Amakane  Koyauw, wa wa wa, semua ini terjadi karena berkat Tuhan, budaya kita luar biasa, dukung kami dengan doa, terima kasih Tuhan berkati. Karena doa, sehingga saya masih berdiri disini, dan masih bisa lanjutkan periode berikutnya”, kata Lukas Enembe yang langsung mendapat pelukan dan cucuran air mata dari Mama Mote dan beberapa perwakilan masyarakat adat lainnya.

Dihadapan, ratusan masyarakat yang memadati tempat pertemuan tersebut, Lukas mengaku optimis bahwa LUKMEN akan memenangkan suara secara mutlak di Kabupaten Paniai, dan ia siap melanjutkan amanah dan menjawab apa yang jadi kerinduan masyarakat semuanya, untuk membangkitkan, memandirikan Orang Asli Papua (OAP) sehingga bisa sejahtera dan berkeadilan.

Baca Juga:  Sepekan, Mulai Dari Ganja, Miras, Kayu Ilegal Sampai Senjata Berhasil Diamankan Satgas Pamtas di Keerom

“terima kasih semuanya, saya yakin dan optimis, semuanya siap dukung dan memenangkan kita hingga menang di sini, saya minta masyarat bertanggung jawab, sama – sama kita amankan suara LUKMEN untuk semua wilayah Mee Pago”, kata Lukas Enembe dalam orasi politiknya yang di sambut teriakan gegap gempita khas Papua.

Calon Gubernur Papua, Lukas Enembe juga mempertegas komitmen da keberpihakannya terhadap OAP, dimana ia berharap tahun 2018 harus ada pendataan sehingga ada data riil berapa sebenarnya OAP yang ada saat ini sehingga Pemerintah Provinsi juga bisa memberikan perhatian dan bantuan yang lebih merata dan berkeadilan.

Menurutnya bahkan di tahun 2018 melalui kebijakan Papua Bangkit Mandiri sudah menerapkan program bantuan dana untuk anak usia 1-4 tahun dan orang tua usia 60 tahun keatas, salah satunya adalah di Paniai.

“2018 kita coba kasi ke anak kecil dan orang tua, sehingga harus ada pendataan OAP, harus jelas distrik mana, marga apa, dan itulah akan menyusul program berikutnya untuk seluruh OAP, yang penting data lengkap jangan ada manupulasi”, kata Lukas.

Ia juga meminta semua masyarakat pemilih di Paniai agar mengawal pesta demokrasi Pilgub Papua dengan tetap mengedepankan keamanan dan ketertiban.

Sementara Yulce Enembe mengucapkan terima kasih atas dukungan masyarakat Paniai.

“Puji tuhan dukungan yang diberikan untuk LUKMEN, jangan lupa pilih nomor satu, tetap jaga keamanan, junjung Pilkada damai untuk Papua,” kata Yulce

Pertemuan terbatas Kampanye LUKMEN Jilid II di Paniai diakhiri doa bersama dan rombongan melanjutkan di Kabupaten Deiyai. (***)

Reporter         : Titie
Editor             : Walhamri Wahid

Berikan Komentar Anda

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*