Gelar MTQ ke VII, Keerom Siap ‘Unjuk Gigi’ di MTQ Provinsi Papua di Nabire

Ketua LPTQ Kabupaten Keerom Mashudi, SH, MMP saat melantik Dewan Hakim yang akan menjadi penentu juara MTQ ke VII tingkat Kabupaten Keerom. (Foto : Alfred / Lingkar Papua)

LINGKARPAPUA.COM, KEEROM– Untuk mencari Qori – Qoriah terbaik dari Kabupaten Keerom guna di persiapkan berlaga (unjuk gigi-Red) di Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Provinsi Papua yang di rencanakan akan digelar di Nabire, Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kabupaten Keerom menggelar Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke VII tingkat Kabupaten Keerom.

Ketua LPTQ Kabupaten Keerom, Mashudi, SH, MMP mengungkapkan pelaksanaan MTQ ke VII merupakan bukti kesiapan Kabupaten Keerom mengikuti MTQ Provinsi Papua. Selain itu ajang yang digelar dua tahun sekali ini merupakan tempat evaluasi seberapa besar peningkatan pembinaan baca dan menghafal Al-Qur’an yang dilakukan di masjid maupun musholla yang ada di kampung-kampung di Kabupaten Keerom.

Baca Juga:  Investasi Return Tinggi Telan Korban Lagi

“Yang terpenting MTQ ini adalah momentum menumbuhkan rasa cinta terhadap Al-Qur’an, yang merupkan kitab panduan dan tuntunan hidup umat Islam,” kata Ketua LPTQ Keerom saat memberikan sambutan dalam Lomba MTQ yang diselenggarakan di Kampung Jaifuri Distrik Skanto Kabupaten Keerom, Sabtu (31/03/2018).

Untuk itu Mashudi berpesan kepada Dewan Hakim yang akan menentukan juara dalam MTQ ke VII untuk melaksanakan tugas dengan baik dan adil dalam membuat keputusan. Mengingat keputusan Dewan Hakim bersifat final dan sangat menentukan kualitas peserta yang akan mewakili Kabupaten Keerom.

Sedangkan kepada peserta lomba, Mashudi selaku Ketua LPTQ berpesan untuk mengikuti perlombaan dengan kemampuan terbaik, sehingga menunjukkan kualitas dan mampu menjadi pemenang.

Baca Juga:  Undur Waktu, KPU Papua Tunggu Keputusan MRP, Benny Sweny Bilang Tidak Ada Pembahasan di MRP Hari Ini

“Berjuan sekuat tenaga karena hari inilah yang menentukan kalian untuk berangkat mewakili Kabupaten Keerom ke tingkat Provinsi Papua maupun Nasional nantinya,” kata Mashudi.

Mewakili Bupati Keerom Muh. Markum, SH, MH, MM, Asisten III Setda Keerom Drs. Winoto, M.Pd mengungkapkan, MTQ selain ajang perlombaan merupakan ajang silaturahmi, untuk itu diharapkan kepada peserta untuk memanfaatkan moment tersebut dengan baik untuk saling mengenal satu sama lain.

Pemerintah Kabupaten Keerom, kata Winoto, sangat memberikan perhatian yang sangat besar terhadap perkembangan keagamaan. Karena pemerintah berkewajiban memberikan perhatian yang besar terhadap terciptanya kondisi beragama yang rukun dan bersajaha bagi masyarakat.

“Sesuaikan dengan amanat Pasal 29 UUD 1945 dimana ayat satu tercakup bahwa Ketuhanan Yang Maha Esa adalah hukum dasar yang selalu dijunjung tinggi. Sehingga dalam kehidupan Indonesia ini agama dijunjung tinggi, untuk itu pemerintah wajib menciptakan keharmonisan antar umat beragama,” kata Bupati Keerom dalam sambutan tertulisnya yang di bacakan Drs. Winoto, M.Pd, Asisten III Setda Keerom.

Baca Juga:  SMANKOR JAYAPURA, SEKOLAH ATLIT TANPA FASILITAS OLAHRAGA

Harapannya pembangunan di Kabupaten Keerom adalah mewujudkan Keerom yang beriman, maju dan mandiri. Untuk itu kehadiran Pemkab Keerom dalam setiap agama termasuk organisasi keagamaan adalah sebagai bentuk partisipasi menciptakan toleransi dan kemajuan semua agama.

“Saya berharap dengan dilaksanakan MTQ ini sekaligus kita dapat memasyarakatkan Al-Qur’an kepada umat Islam. Dan partisipasi kita semua dalam membangun Kabupaten Keerom sesuai dengan tugas dan pekerjaan kita masing-masing,” ungkap Winoto. (***)

Reporter         : Alfred Kaempe
Editor             : Walhamri Wahid

Berikan Komentar Anda

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*