Incar Emas Asian Games 2018, Petinju Pelatnas Cari Lawan Tanding ke Ukraina

Sejumlah petinju pelatnas Pertina akan di berangkatkan ke Ukraina untuk uji tanding jelang Asian Games 2018. (Foto : dok. indosport.com)

LINGKARPAPUA.COM, JAKARTA– Menjelang perhetanan Asian Games 2018 yang digelar pada 18 Agustus medatang, 6 petinju Pelatnas mencari lawan tanding yang sepadan hingga ke luar negeri, mengingat sebagai tuan rumah, tentunya medali emas menjadi target utama Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina).

Tak tanggung-tanggung, demi meraih hasil maksimal, para petinju pelatnas mencari lawan tanding hingga ke Ukraina. Sepertu dilansir laman liputan6.com,  pemilihan Ukraina sebagai training camp adalah karena negara pecahan Uni Soviet itu memiliki banyak petinju yang dapat mengasah kemampuan tim petinju pelatnas.

Baca Juga:  Bank Indonesia Perwakilan Papua Sudah Aktifkan 7 BI Corner di Sekolah dan Kampus

Selain itu, banyaknya kompetisi tinju berkualitas yang digelar di Ukraina dapat membantu menambah pengalaman para petinju Tanah Air. Negara tersebut juga terkenal sebagai penghasil petinju top dunia seperti Klitcshko bersaudara.

“Ukraina itu bukan negara peserta Asian Games 2018. Di sana banyak turnamen tinju lokal dan internasional sehingga kita tidak kesulitan mencari sparring partner yang berkualitas. Dan, Ukraina juga menjadi tempat try out dan trainning camp tim tinju Uzbekistan dan Kazakhstan,” ujar Shelly Selowati, Sekjen PB Pertina, Senin (9/4/2018) dikutip dari liputan6.com.

Tak hanya mengembangkan skill bertanding, menambah jam terbang juga menjadi fokus PB Pertina dalam mempersiapkan mental para petinjunya menghadapi lawan-lawan di Asian Games 2018 mendatang.

Baca Juga:  Jaga Citra TNI, Prajurit Ikutan ‘Main Politik’ Selama Pilkada Akan Ditindak

Masih dalam lansiran liputan6.com juga, Selly berharap tim petinju Pelatnas dapat merasakan pengalaman bertanding yang berbeda dari biasanya. Apalagi, pada saat Test Event Asian Games, yang digelar pada bulan Februari lalu, para petinju pelatnas gagal meunjukkan hasil maksimal. Mereka gagal meraih medali emas. Indonesia hanya mampu meraih dua perak dan empat perunggu.

“Kita berharap mereka bisa memetik pengalaman bertanding. Dengan demikian, mereka bisa tampil maksimal di Asian Games 2018 nanti,” jelasnya.

Keenam petinju yang beragkat ke Ukraina adalah Mario Blasius Kalli (kelas 49kg), Aldoms Suguro (52kg), Sunan Agung Amoragam (56kg), Farrand Papendang (60kg), Libertus Gha (64kg), dan Sarohatua Lumbatobing (69kg). Mereka didampingi pelatih Kepala Tim Tinju Pelatnas Asian Games, Adi Suwandana dan pelatih Bonyx Saweho. Keenam petinju akan berlatih intensif di Ukraina selama dua bulan.

Baca Juga:  Ini Dukungan Bupati Untuk ‘Pahlawan Pangan’ di Nabire Menuju Swasembada Pangan

Dilansir laman juara.net,  Korea Selatan, India dan Thailand diprediksi akan menjadi lawan terberat yang harus dilewati Indonesia. Meski begitu, pelatih Bonnyx Saweho optimis anak asuhnya  dapat memaksimalkan faktor tuan rumah di ajang Asian Games 2018. Ditambah, program latihan dan keikutsertaan dalam kejuaraan internasional aka semakin membuat para petinjunya semakin siap.

“Ini sangat bagus untuk melengkapi program latihan para petinju. Karena selain TC juga ada kejuaraan internasional yang akan diikuti. Dari sisi teknis ini mendukung program kepelatihan,” kata Bonyx Saweho, dikutip dari juara.net, Selasa (10/4/2018) lalu. (***)

Penulis            : Narada Putra
Editor             : Walhamri Wahid

Berikan Komentar Anda

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*