Jelang Laga Besok Malam, Sriwijaya FC ‘Bolong’ di Pertahanan, PSMS Medan Bisa Minus Bomber

Mohammadou Ndiaye, salah satu pilar belakang Sriwijaya FC yang dipastikan tidak akan bermain dalam laga kandang dengan PSMS Medan besok malam. (Foto : Liputan6.com)

LINGKARPAPUA.COM, BOLA NASIONAL–  Sejumlah persiapan dan strategi di persiapkan kedua klub asal pulau Sumatera ini jelang laga PSMS Medan menjamu Sriwijaya FC di Stadion Teladan, Medan pada Jumat (18/5/2018) malam.

Arsitek kedua klub sama – sama mengalami sejumlah kendala terkait pemain yang tidak bisa di mainkan jelang laga krusial besok.

Dimana lini belakang Sriwijaya FC dipastikan agak sedikit kendur dan rapuh (Bolong-Red) karena salah satu barisan pertahanan mereka, Mohammadaou Ndiaye karena akumulasi kartu sehingga dipastikan tidak bisa memperkuat skuad Sriwijaya FC besok malam.

Sedangkan PSMS Medan juga tak luput dari masalah, seperti dilansir viva.co.id, bomber PSMS Medan, Suhandi diragukan bisa tampil dalam laga besok malam karena pada sesi latihan, pemain jebolan Persib Bandung Junior tersebut tidak bergabung dengan penggawa PSMS lainnya.

Bomber yang sudah membukukan 4 gol di Liga 1 itu disinyalir mengalami masalah pada bagian kakinya, dan hal tersebut di amini juru taktik PSMS Medan, Djadjang Nurdjaman.

Baca Juga:  Ditetapkan Tersangka Dalam Proyek Terminal Nabire Tahun 2016, Ini Tanggapan Djuli Mambaya

“Suhandi belum jelas bisa main atau tidak. Hanya dia yang diragukan,” kata pelatih yang kerap disapa Djanur itu, Rabu 16 Mei 2018, dikutip dari Viva.co.id.

Sementara itu, menjelang laga kontra Sriwijaya FC di derbi Andalas. Djanur telah melakukan evaluasi dan mengasah kemampuan anak asuhnya guna melanjutkan tren positif saat bermain di markas sendiri.

“Selain kita asah penyelesaian akhir, juga ada taktikal. Sudah kelihatan siapa yang akan dipersiapkan untuk main. Pasti ada rotasi satu dua pemain dari line up yang main di laga terakhir,” ujar Djanur.

Tim berjuluk Ayam Kinantan itu kerap tampil kesetanan saat bermain di rumah sendiri. Dan Djanur menjanjikan permainan menyerang pada duel nanti.

Absennya salah satu pilar pertahanan Sriwijaya FC tentu  bisa jadi keuntungan bagi PSMS, namun pelatih Ayam Kinantan, Djadjang Nurdjaman, merasa hilangnya N’Diaye dari starting line up bukan keuntungan bagi PSMS.

Sriwijaya, dianggap Djadjang, masih memiliki pemain lain yang memiliki kualitas setara dengan N’Diaye.

Baca Juga:  Ini Klaim Tujuh Keberhasilan LUKMEN

Menurutnya masih ada Bio Paulin, sehingga Djadjang tidak ingin anggap remeh Sriwijaya FC, karena menurutnya semua pemain Sriwijaya berkualitas dan perlu di waspadai.

Kepada Liputan6.com, Rabu, (16/5/2018), Djadjang mengatakan, Sriwijaya FC bukanlah lawan yang mudah dikalahkan meski bermain di luar kandangnya. Itu terlihat saat Sriwijaya FC mendulang poin di beberapa laga tandang.

Untuk itu, strategi khusus sudah disiapkan untuk mengatisipasi pergerakan pemain lawan. PSMS mewaspadai pemain depan Sriwijaya FC yang bisa berbahaya di kotak penalti.

“Untuk meredam permainan cepat dan individu mereka tentu sudah kami antisipasi. Latihan yang kita terapkan juga secara khusus untuk mengantisipasi permainan mereka,” katanya seperti dikutip antara.

Secara khusus ,ia juga mengingatkan kepada anak-anak asuhnya agar tidak kehilangan konsentrasi seperti yang selama ini dialami. Soalnya, itu sudah menjadi penyakit yang membuat PSMS kerap kalah baik di kandang maupun tandang.

Sementara Rachmad Darmawan, pelatih Sriwijaya FC mengaku juga sudah mempersiapkan taktik untuk mengatasi ‘bolong’ di barisana lini pertahanan Laskar Wong Kito itu.

Baca Juga:  Pertumbuhan Ekonomi Papua 2018 Tertinggi, Tiga Tahun Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan Masih Terbelakang

Untuk posisi stopper, skuat racikan Rahmad Darmawan ini memiliki sejumlah pemain, seperti Bio Paulin, Achmad Faris, serta Rizky Abdiansyah. Nama terakhir merupakan pemain muda dan berstatus pemain U-23.

“Kita akan lihat dari 3 pemain, yakni Bio Paulin, Achmad Faris, dan Marco. Sebelumnya, kita sudah pernah melihat permainan antara Marco dan Bio, semua masih ada peluang nantinya. Kita juga akan pilih berdasarkan strategi untuk melawan PSMS,” ucapnya, dikutip dari Liputan6.com.

Mohamadou Ndiaye dipastikan tidak akan memperkuat Siriwijaya FC saat meladeni tuan rumah PSMS Medan pada pekan ke-9 Go-Jek Liga 1 2018 bersama BukaLapak. Bek asal Mali itu harus menepi karena akumulasi.

Absennya Ndiaye merupakan sebuah kerugian lantaran kontribusinya cukup besar selama ini bersama Hamka Hamzah, dia selalu menjadi pilihan tutama di lini belakang Laskar Wong Kito. Tercatat, baru dua kali alumnus Ligue 1 Prancis itu absen musim ini, yakni di laga kontra Borneo FC dan Persipura Jayapura.

Di dua laga tersebut, posisi Ndiaye selalu digantikan Marco Meraudje yang notabene posisi aslinya adalah bek kanan. (***)

Penulis         : Nugroho
Editor           : Walhamri Wahid

Berikan Komentar Anda

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*