Ditengah Ancaman Demo Besar, Siapa Yang Akan Dilantik Jadi Penjabat Bupati Paniai Hari Ini

Soedarmo, Penjabat Gubernur Papua. (Foto : dok. Lingkar Papua)

LINGKARPAPUA.COM, JAYAPURA—  Dengan berakhirnya masa jabatan Bupati – Wakil Bupati Paniai, Hengky Kayame – Yohanes You per tanggal 16 April 2018 lalu, di rencanakan hari ini, Rabu (23/5/2018) Penjabat Gubernur Papua, Soedarmo akan melantik Penjabat Bupati Paniai hingga terpilihnya Bupati definitive hasil Pilkada 2018.

Sebelumnya dengan majunya Hengky Kayame pada Pilkada 2018 ini sehingga yang bersangkutan harus mengajukana cuti, sehingga selama beberapa bulan wakilnya, Yohanes You yang tidak maju Pilkada 2018 telah di tunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati menggantikan Hengky Kayame.

Selama menjabat sebagai Plt Bupati Paniai kurang lebih dua bulan ini rupanya memberikan kesan mendalam bagi masyarakat Paniai, sehingga mereka mendesak agar Mendagri tetap mempertahankan Yohanes You sebagai Penjabat Bupati meskipun masa jabatannya sebagai Wakil Bupati / Plt. Bupati sudah usai sejak 16 April 2018 kemarin.

Dan sesuai aturan untuk menduduki  posisi Penjabat Bupati adalah birokrat aktif setingkat pejabat Eselon II, dan sesuai rencana Penjabat Gubernur  akan melantik Penjabat Bupati hari ini, Rabu (23/5/2018), sayangnya hingga berita ini di muat Soedarmo masih menutup rapat siapa kiranya yang akan di lantik sebagai Penjabat Bupati Paniai di tengah kencangnya arus penolakan dari masyarakat Paniai.

Baca Juga:  Guru Tetap di Daerah THR-nya Tergantung Pemda, Ini 8 Instansi Penerima THR Terbesar

Penjabat Gubernur Papua, Soedarmo meminta masyarakat Paniai agar bisa menerima keputusan terkait pelantikan Penjabat Bupati yang direncanakan akan dilantik 23 Mei 2018 (hari ini,red)

Kata Soedarmo, keputusan yang dibuatnya selaku Penjabat Gubernur Papua, tidak pernah bertentangan dengan perundang-undangan.

“Yang kita lakukan sesuai aturan undang-undang, jangan kita disuruh untuk langgar aturan, tapi aturan itulah yang harus di tegakkan,” kata Soedarmo menegaskan kembali bahwa Indonesia adalah negara hukum, dan yang dilakukan berdasarkan aturan.

Kepada wartawan di gedung DPR Papua, Selasa (22/5/2018), Soedarmo juga mengatakan masa jabatan plt Bupati Paniai sebelumnya, Yohanes You sudah habis sejak 16 April lalu. “Jadi saya berharap dan minta legowo dan kesadaran dari yang bersangkutan,” kata Sodarmo menambahkan resminya jabatan Pj Bupati Paniai akan diserahkan langsung ke pejabat yang baru sebagaimana SK dari Mendagri.

Ia juga meminta masyarakat di Kabupaten Paniai untuk menjaga kamtibmas. Jangan membuat hal-hal yang berujung masalah.

Ditanya tentang ancaman demo besar-besaran jika ada pergantian pj Bupati, Soedarmo mempersilahkannya. Menurutnya itu adalah aspirasi masyarakat, asalkan dilakukan secara tertib, damai serta tentram

Baca Juga:  KPU Papua Gandeng 50 Dokter Untuk Pastikan Calon Kepala Daerah dan Wakilnya Bukan ‘Orang Penyakitan’

“Ya demo tidak apa-apa, itu aspirasi masyarakat.  Silahkan, asal jangan coba-coba anarkis, jaga kedamaian dan ketentraman,” tegasnya.

Bahkan jika masih tidak terima dengan keputusan pemerintah, Soedarmo mempersilahkan untuk menempuh jalur  forma yang ada. “Semua ada aturannya, jangan gunakan jalur diluar ketentuan yang berlaku,” tandas Gubernur.

Secara terpisah, seperti di lansir papuaterkini.com, anggota Komisi I DPRP, Laurenzius Kadepa meminta agar Penjabat Gubernur Papua membatalkan pelantikan Penjabat Bupati Paniai hari ini dan tetap mempertahankan Yohanes You yang sebelumnya sebagai Plt Bupati untuk menjadi Penjabat Bupati.

“Saya tegas meminta Gubernur untuk membatalkan rencana pelantikan penjabat Bupati Paniai,“ tegas Kadepa via telepon selulernya, Senin (20/5/2018), dikutip dari Papuaterkini.com.

Menurut Kadepa, berdasarkan dari Surat Keputusan (SK) Gubernur Papua bahwa masa tugas Yohanes Youw sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Paniai harusnya berakhir pada tanggal 23 Juni 2018, namun sebelum tanggal 23 Juni sudah diberhentikan.

Bahkan, lanjut Kadepa, Pemprov Papua kemudian menunjuk Tangke Hombe sebagai Pelaksana Harian Bupati Paniai.

Menurutnya, penunjukkan itu, tentu tidak disetujui oleh semua tokoh masyarakat maupun DPRD setempat.

Maka dalam pertemuan resmi yang dilaksanakan di Sasana Krida Kantor Gubernur Papua, baru-baru ini, Pejabat Gubernur Soedarmo telah membatalkan Tangke Hombe sebagai Plh Bupati Paniai dan menunjuk orang lain sebagai Penjabat.

Baca Juga:  Banjir Air Mata Mengantar Bupati Keerom ke Peraduan Terakhir

Untuk itu, tegas Kadepa, Komisi I DPR Papua meminta Pemprov Papua segera membatalkan rencana pelantikan Pejabat Bupati Paniai pada hari ini dan melanjutkan Plt Bupati Paniai Yohanes Youw sesuai SK yang sudah ditetapkan karena masyarakat mendukung penuh Yohanes Youw sebagai Plt Bupati Paniai hingga berakhir sesuai SK Gubernur.

“Jika Pemprov tetap memaksakan untuk melantik Pejabat Bupati Paniai baru, mengantikan Yohanis Youw maka pasti akan terjadi konflik dan jika sampai konflik besar terjadi, maka Pemprov Papua harus bertanggungjawab,“ tandasnya.

Bupati Hengkye Kayame – dan wakilnya Yohanes You dilantik Gubernur Papua, Lukas Enembe mewakili Mendagri ketika itu pada 16 April 2013, dan karena Hengky Kayame maju sebagai Calon Bupati kembali di periode 2018 – 2023 ini, sehingga secara otomatis Wakil Bupati ditetapkan sebagai Plt Bupati Paniai karena yang bersangkutan tidak maju di Pilkada Paniai, menggantikan Hengky Kayame.

Sehingga Soedarmo berpatokan pada tanggal pelantikan 16 April 2013 lalu sebagai masa jabatan Yohanes You, meskipun sebelumnya ada SK penetapan dirinya sebagai Plt Bupati hingga Juni 2018 mendatang. (***)

Reporter              : Titie
Editor                   : Walhamri Wahid

Berikan Komentar Anda

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*