Buka Pendaftaran Online, Demokrat Bersih – Bersih, Selektif Rekrut Bacaleg

Sekretaris Umum DPD Partai Demokrat Papua, Carolus Bolly, SE, MM di dampingi sejumlah fungsionaris Demokrat lainnya saat memberikan keterangan pers terkait rekrutmen Bacaleg jelang Pileg 2019. (Foto : Titie / Lingkar Papua)

LINGKARPAPUA.COM, JAYAPURA— Sejak Kamis, (24/5/2018) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Provinsi Papua secara resmi telah membuka pendaftaran bakal calon legislative (Bacaleg) secara online jelang Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 baik untuk di DPRP maupun di DPRD kabupaten / kota.

“sebenarnya secara serentak di nasional sudah sejak Senin, (21/5/2018) tapi kita karena baru sempat menggelar Rapat Terbatas, makanya baru hari ini Kamis (24/5/2018) secara resmi kita buka pendaftaran secara online, melalui situs website sahabatdemokrat.id”, kata Carolus Bolly, SE, MM, Sekretaris Umum DPD Demokrat Provinsi Papua, usai Rapat Terbatas DPD Demokrat di salah satu hotel di Jayapura, Kamis (24/5/2018).

Menurutnya tidak ada persyaratan khusus yang diberlakukan oleh DPD Partai Demokrat dalam melakukan rekrutmen bacaleg jelang Pileg 2019, namun Carolus Bolly menegaskan bahwa selain syarat umum, tentunya ada sejumlah persyaratan untuk mendapatkan Caleg yang berintegritas dan loyalis dan bisa menjadi representative partai dan rakyat yang baik bila terpilih kelak.

Baca Juga:  Calon Wakil Kepala Daerah Termiskin se-Indonesia Dari Paniai, Berikut Daftar Harta Lima Paslon di Pilkada Paniai 2018

“tidak ada syarat khusus, tapi kita tetap selektif, harus ada pembaharuan, kedepankan bersih – bersih dalam partai, bersih-bersih itu sudah pasti, Demokrat punya mata, telinga, data dan informasi, makanya di titik akhir penetapan DCS itulah yang akan menentukan”, kata Carolus Bolly.

Ia juga menegaskan bahwa nantinya pimpinan DPD dan MPD di tiap tingkatan mulai dari kabupaten, provinsi hingga ke pusat punya peran dan fungsi akhir untuk memutuskan siapa saja yang layak diajukan sebagai caleg Demokrat”, tegasnya menambahkan bahwa mekanisme tersebut bukan hal baru di Demokrat karena ini adalah Pemilu keempat yang di ikuti Partai Demokrat.

Carolus menegaskan  bahwa untuk penentuan Daftar Caleg Sementara (DCS) sesuai mekanisme partai nantinya dikembalikan kepada internal partai dalam hal ini pengurus atau pimpinan partai disetiap tingkatannya.

“Sebagaimana AD/ART partai, untuk menentukan caleg yang akan maju untuk wilayah kabupaten / kota itu berdasarkan pertimbangan dan penetapan dari DPC atau MPC, demikian juga untuk Provinsi ditentukan pimpinan DPD bersama MPD demikian juga di pusat,” kata Carolus lagi.

Baca Juga:  Pilkada Serentak 2018 di Papua, BI Siapkan 5 Triliun Uang Cash dan Waspadai Uang Palsu

Ia menjelaskan, ketentuan persyaratan caleg bagi Demokrat tetap mengacu pada Undang-Undang sebagaimana syarat umum, bahkan Demokrat juga terbuka untuk umum, jika ada pendaftar diluar dari kader Demokrat.

“Tentu itu akan dipertimbangkan soal kualitas, ketokohan kader atau caleg yang daftar, latar belakangnya, dan pasti kita juga akan memperhatikan kuota perempuan yang harus 30%, dengan tetap memperhatikan kuota Dapil yang ada”, kata Carolus yang memastikan soal kuota perempuan Demokrat tidak akan kekurangan tokoh perempuan untuk di usung sebagao caleg.

“soal kuota kita sangat siap, karena secara kepengurusan juga sudah memenuhi”, tegas Carolus lagi.

Soal dugaan atau adanya indikasi pengurus maupun kader Demokrat yang sudah mencoba mendaftar di partai lain, Carolus menegaskan hingga saat ini belum terdeteksi.

“Sampai saat ini belum ada, dan demikian juga sebaliknya kalau ada dari partai lain yang mendaftar di Demokrat nanti dilihat setelah proses pendaftaran berlangsung,” katanya singkat.

Partai Demokrat, secara berjenjang sudah membuka secara resmi pendaftara bakal caleg untuk Pemilu Legislatif 2019 mendatang. Pendaftaran itu dilakukan secara online melalui situs website sahabatdemokrat.id.

Demikian juga untuk wilayah kerja DPD Demokrat Provinsi Papua, pendaftaran online caleg sudah dibuka terhitung sejak Kamis (24/5/2018). Menurut Sekretaris DPD Demokrat Papua, Carolus Bolly, SE, MM  untuk wilayah Papua memang ada keterlambatan, disebabkan pelaksanaan rapat pengurus baru dilaksanakan.

Baca Juga:  Lukas Enembe dan Klemen Tinal Cuti Kampanye Hingga April, Hari Ini Mendagri Lantik Mantan Pejabat BIN Jadi Pjs Gubernur Papua

Untuk penjaringan caleg di wilayah Papua sudah terbentuk Tim Penjaringan Demokrat Menuju Parlemen Provinsi Papua yang diketuai Jefri Kaunang dengan dibantu personil sebagaimana hasil rapat kerja.

“kerja tim penjaringan baik DPC, DPD maupun DPP semua bermuara pada jadwal yang nanti disesuaikan dengan jadwal pusat,” katanya

Menyangkut dengan pendaftaran online ini, memang ada beberapa wilayah di Papua yang membutuhkan jaringan internet, Demokrat juga sudah mengantisipasinya, dengan menyarankan agar daerah atau caleg yang ingin mendaftar untuk mencari wilayah yang memiliki jaringan internet baik di wilayah terdekatnya.

“Jadi cari wilayah yang ada jaringan, tapi tadi juga dalam rapat disampaikan dengan batasan hingga 10 Juni, maka Demokrat Papua akan meminta kepada DPP untuk perpanjangan waktu,” kata Carolus menambahkan hal itu sebagaimana kondisi dan situsi Papua, apalagi inikan masih internal Demokrat, sehingga ia berharap DPP dapat memberikan perpanjangan waktu tersebut, sebab jika sudah masuk pada tahap pendaftaran  caleg dari Partai ke KPU maka itu tidak bisa di tolerir. (***)

Reporter         : Titie
Editor             : Walhamri Wahid

Berikan Komentar Anda

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*