Stok Aman, Ramadhan dan Lebaran Pertamina Proyeksi Konsumsi BBM di Papua Turun

General Manager Pertamina MOR VIII, Boy Frans Justus Lapian. (Foto : Titie / Lingkar Papua)

LINGKARPAPUA.COM, JAYAPURA— Khusus di wilayah Papua, sepanjang bulan Ramadhan hingga Hari Raya Idul Fitri mendatang, Pertaminan menjamin tidak akan terjadi kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) maupun Liquefied Petroleum Gas (LPG), justru berdasarkan pengalaman Pertamina Manager Operational Regional (MOR) VIII dari tahun – tahun sebelumnya selama Ramadhan dan Idul Fitri di Papua terjadi penurunan pola konsumsi terhadap BBM maupun LPG.

Hal tersebut ditegaskan General Manager Pertamina MOR VIII, Boy Frans Justus Lapian, Selasa (22/5/2018), meski demikian Pertamina MOR VIII tetap melakukan sejumlah langkah antisipasi guna mencegah terjadinya peningkatan konsumsi BBM dan LPG di wilayah Papua dan Maluku.

Menurutnya beberapa produk yang konsumsinya mengalami penurunan diantaranya premium yang di prediksi sebesar 1.8 % jika dibanding kondisi normal, dimana biasanya mencapai 1.047 Kilo Liter (KL) akan menurun di kisaran 1.028 KL.

Baca Juga:  Murid Madrasah Ini Dua Kali Sabet Medali Perunggu Kejuaraan Matematika Internasional

“Solar turun 2,3 %, rata-rata konsumsi normal 545 KL menjadi 533 KL, juga Pertalite mengalami hal yang sama hingga Juni menurun sekitar 2,1 %, dari 824 KL turun 806 KL”, kata Boy Lapian saat buka puasa bersama dengan awak media di Kota Jayapura, Selasa (22/5/2018) lalu.

Untuk Pertamax menurutnya tidak mengalami kenaikan atau penurunan dengan rata-rata konsumsi di kisaran 14 KL, sedangkan LPG diprediksi mengalami penurunan pada momen Lebaran sebesar 12 persen.

“Dengan rata-rata konsumsi harian LPG pada periode Januari April 2018 adalah sebesar 21,96 MT/hari, maka diperkirakan menjadi 19,33 MT/hari selama momen Ramadhan dan ldul Fitri tahun 2018″ katanya lagi.

Ia mengatakan, penurunan itu lebih diakibatkan menurunnya aktivitas memasak pada masa liburan puasa dan ldul Fitri, karna faktor banyak masyarakat pendatang yang mudik.

Baca Juga:  Terkait 5.211 Pemilih di Keerom Hilang Hak Pilih, Ini Penyebab dan Solusinya

Lebih lanjut, kata Boy untuk minyak tanah akan disalurkan volume sesuai alokasi yang ditetapkan oIeh BPH Migas, apabila terdapat permintaan dari Pemda/ Disperindag untuk dilakukan penambahan, Pertamina akan melaksanakan Operasi Pasar di lokasi yang dibutuhkan,

Sedangkan untuk konsumsi avtur juga diperkirakan naik karena sejumlah maskapai akan menambah penerbangan pada beberapa hari menjelang Iebaran.

“rata-rata kenaikan terjadi di 11 DPF, yang pada kondisi normal kebutuhan avtumya sebanyak 789 KL / hari, diperkirakan akan naik 7,52% menjadi 848,3 KL / hari”, kata Boy Lapian.

Meski demikian sejumlah langkah juga telah di ambil oleh Pertamina MOR VIII untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya lonjakan kebutuhan BBM dan LPG jelang Hari Raya Idul Fitri di wilayah Papua Maluku.

“kita ada bentuk Tim Satgas yang bertugas memantau kecukupan stok BBM, LPG dan Avtur distribusi ke outlet penyalur hingga sarana prasarana yang diperlukan, melakukan buffer stock di lembaga penyalur maupun terminal BBM, menyiapkan terminal BBM untuk operasional 24 jam jika diperlukan”, kata Boy Lapian lagi.

Baca Juga:  Banyak Proyek Belum Dibayar, Pengusaha Mengeluh

Selain itu juga pihaknya berkoordinasi dengan pihak terkait untuk pengamanan penyaluran BBM dan LPG, menyiapkan armada mobil tangki dan stand by petugas sopir dalam mengantisipasi lonjakan kebutuhan BBM menjelang ldul Fitri 1439 H, menyiapkan tambahan kapal tanker untuk mengirimkan BBM ke terminal transit TBBM Way untuk didistribusikan ke pelosok Maluku dan Papua serta menyiagakan Tim Satgas HSSE balk kantor unit Region maupun lokasi dengan meningkatkan kewaspadaan kepada setiap kemungkinan yang dapat menyebabkan unsafety.

Ia berharap dengan sejumlah upaya ini, maka kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi, dan dapat menjalani ibadah puasa dan merayakan Idul Fitri dengan nyaman,” kata Boy Lapian lagi. (***)

Reporter        : Titie
Editor             : Walhamri Wahid

Berikan Komentar Anda

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*