Safari Ramadhan, Bupati Keerom Himbau Jaga Toleransi Antar Umat Beragama

Bupati Keerom Muh. Markum, SH, MH, MM menyerahkan bantuan pembangunan masjid dalam Safari Ramadhan di Masjid Al Amin Arso Swakarsa. (Foto: Alfred/Lingkar Papua)

LINGKARPAPUA.COM, KEEROM – Bupati Keerom Muh. Markum, SH, MH, MM menghimbau seluruh masyarakat di Kabupaten Keerom untuk menjaga toleransi antar umat beragama yang sudah tercipta selama ini. Sehingga stabilitas keamanana di Kabupaten Keerom tetap terjaga.

Kejadian pengeboman gereja di Surabaya, kata Bupati, harus menjadi pengalaman untuk seluruh umat beragama di Keerom bahwa ada pihak-pihak yang berusaha merusak tatanan kerukunan antar umat beragama yang ada di Indonesia.

“Demi stabilitas daerah, kalau kita mau beribadah secara aman dan nyaman tentu harus didukung semua pihak. Beberapa insiden yang terjadi di Surabaya, Sidoarjo, Tanggerang Selatan, dan Riau jadi pelajaran untuk kita semua, saya menghimbau kepada seluruh masyarakat Keerom untuk kita mengedepankan toleransi antar umat beragama,” ujar Bupati Keerom saat melakukan safari ramadhan di Masjid Al Amin Kampung Asyaman Arso Swakarsa, Kamis (31/05/2018).

Baca Juga:  Suporter Teriaki Pemain Perancis Kera, Rusia Kena Sanksi FIFA Jelang Piala Dunia

Bupati Markum juga mengungkapkan, tahun ini Pemerintah Kabupaten Keerom hanya menggelar Safari Ramadhan di Distrik Senggi dan Distrik Arso. Hal itu disebabkan padatnya agenda daerah, kegiatan pembangunan dan kegiatan masyarakat yang tidak dapat ditinggalkan.

“Saya mohon maaf tahun ini memang sedikit berbeda karena padatnya agenda daerah, tapi saya juga akan lakukan kunjungan safari ramadhan secara pribadi, kemarin-kemarin sudah beberapa masjid, mudah-mudahan ketika ada waktu lagi saya lanjutkan sehingga semua masjid bisa dikunjungi,” papar Bupati.

Terkait bantuan pembangunan masjid yang diberikan, menurut Bupati, hal tersebut hanyalah sebuah perangsang, namun diharapkan seluruh jamaah di masing-masing masjid juga dapat turut menyumbang untuk pembangunan masjid.

Baca Juga:  DKPP : Penyelenggara Pilkada di Papua Cenderung Memihak Salah Satu Paslon

“Tahun ini memang kami hanya bantu masjid, supaya bantuan yang kami berikan lebih besar. Pembangunan masjid saat ini cukup pesat namun terhambat dibiaya pembangunan yang besar, saya harap para jamaah juga bisa menyisihkan sedikit rejekinya untuk pembangunan masjid,” ujar Bupati Markum menjelaskan mengapa tahun ini mushola tidak dibantu oleh Pemkab Keerom dalam safari ramadhan.

Diakhir sambutannya Bupati Keerom kembali mengingatkan seluruh masayarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban dilingkungan masing-masing. Sehingga stabilitas keamanan Kabupaten Keerom tetap terjaga dan semua proses pembangunan dapat berjalan dengan baik.

“Kalau semua aman, tentu kita semua kalau bekerja juga enak dan bisa mengumpulkan rejeki bagi keluarga kita. Jadi mari kita jaga keamanan yang sudah ada ini,” pungkas Markum.

Baca Juga:  Beredar Foto Bareng HMS, Kader Demokrat Papua Ini Bantah Bila Membelot

Sementara itu Ketua Badan Koordinasi Masjid (BKM) Kabupaten Keerom, Drs. Irwan, MMT membenarkan safari ramadhan yang dilakukan di Masjid Al Amin Arso Swakarsa merupakan safari ramadhan terakhir di tahun 2018.

“Seluruh bantuan sudah kami salurkan ke rekening pembangunan masjid masing-masing. Di safari kami hanya serahkan bukti transfer banknya saja,” tutur Irwan. (***)

Reporter         : Alfred Kaempe
Editor             : Walhamri Wahid

Berikan Komentar Anda

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*