‘Kalah Motor’, Rossi Akui Berat Untuk Mengkudeta Marquez

Valentino Rossi, akui tunggangannya Yamaha masih kalah cepat dengan Ducati maupun Honda, sehingga berat untuk menangi musim balapan tahun ini. (Foto : www.motogp.com)

LINGKARPAPUA.COM, RAGAM SPORT—Hanya berhasil finish di urutan ketiga dalam lanjutan seri keenam MotoGP 2018 yang di gelar di Sirkuit Mugello, Italia, pembalap Tim Movistar Yamaha, Valentino Rossi mengaku puas dengan hasil tersebut, mengingat motor Yamaha yang di tungganginya masih kurang cepat dan kalah bersaing (kalah motor-Red) dalam beberapa hal dengan dua pabrikan lainnya Ducati dan Honda yang di tunggangi seterunya, Daviozo dan Marques.

Seperti di lansir okezone.com, Senin (4/6/2018) meski saat ini The Doctor julukan Valentino Rossi telah mengantongi point 71, terpaut 23 point dari pimpinan klasemen sementara, Marc Marquez, pembalap Repsol Honda, akan tetapi Rossi mengakui dengan kondisi tunggangannya yang kalah dalam beberapa hal bila dibandingkan tunggangan Marquez, rasanya butuh kerja keras tim untuk mendukungnya agar bisa mengkudeta posisi Marquez sebagai pemuncak klasemen di sisa balapan di musim 2018 ini.

Bahkan dengan rendah hati Rossi mengakui, finishnya ia di posisi ketiga di Sirkuit Mugello Italia kemarin juga karena factor keberuntungan juga, dimana Marquez terpeleset dan akhirnya tidak memperoleh poin.

Apabila, Marquez tidak terpeleset, maka Rossi yakin dirinya akan finis di belakang Honda dan Ducati, karena motor Yamaha tak bisa bersaing dengan mereka. Rossi meyakini hal tersebut karena telah terbukti ketika ia finis di posisi ketiga, ia tertinggal jauh dari duo Ducati yang berada di depannya.

Baca Juga:  Rapimnas Demokrat, SBY Kasih Sinyal Dukung Jokowi di 2019, DPD Papua Hadir Tanpa Enembe

“Agar bisa bertarung untuk kejuaraan, kami harus melaju lebih cepat. Jika Anda mengecek klasemen, selisih 23 poin tidaklah banyak pastinya. Saya dan seluruh tim saya dan Yama akan memberikan yang paling maksimal. Akan tetapi, pada saat ini saya tidak cukup cepat untuk bertarung memperebutkan gelar juara,” ujar Rossi, dikutip dari okezone.com, yang menyadur dari Motorsport, Senin (4/6/2018).

Seperti dilansir bola.com, usai finish ketiga di Sirkuit Losail Qatar yang jadi balapan pembuka di musim 2018, The Doctor sudah menyatakan bahwa motor yang di tungganginya kalah bersaing dengan tunggangan Andrea Dovizioso dan Marc Marques

Menurutnya, Ducati dan Honda superior dibanding Yamaha dalam hal pengembangan perangkat elektronika. Mereka menginvestasikan banyak uang di area tersebut. Di sisi lain, Yamaha lambat melakukannya.

“Namun, tahun ini saya menemukan poin-poin positif di motor Yamaha. Poin itu membuat saya lebih percaya diri untuk bertarung merebut kemenangan,” sambung The Doctor, dikutip dari bola.com

Hasil MotoGP di Mugello, Italia, Minggu (3/6/2018) kemarin diluar dugaan, karena pembalap Ducati, Jorge Lorenzo, berhasil keluar sebagai pemenang.

Seperti dilansir Tribunnews.com, pembalap berjulukan Por Fuera itu sukses memimpin balapan sejak awal lap hingga menyentuh garis finis.

Sementara itu, posisi kedua dan ketiga MotoGP Italia 2018 secara berturut-turut diisi oleh Andrea Dovizioso (Ducati) dan Valentino Rossi (Movistar Yamaha).

Jorge Lorenzo, langsung tancap gas sejak awal balapan. Lorenzo yang start dari posisi kedua berhasil mengambil alih posisi pertama dari Valentino Rossi.

Sementara itu, beberapa pembalap sudah berjatuhan saat balapan baru berjalan tiga lap. Scott Redding, Thomas Luthi, Karel Abraham, dan Takaaki Nakagami menjadi korban keganasan Sirkuit Mugello.

Baca Juga:  Efek Pelanggaran HAM dan Solusi, Sebuah Catatan Hari HAM Sedunia 2018

Pada lap ke-2 Marquez menyalip Valentino Rossi untuk mengamankan posisi kedua di belakang Lorenzo.

Dua lap kemudian petaka datang bagi Marc Marquez (Repsol Honda). The Baby Alien terjatuh saat melewati tikungan 10 sehingga posisinya melorot ke posisi belakang.

Sementara itu Andrea Dovizioso yang start dari posisi ketujuh secara perlahan memperbaiki posisinya. Pada lap ke-6 Dovizioso sudah berada di posisi kedua.

Adapun Rossi yang sempat berada di posisi kedua, turun ke posisi keempat setelah melebar dan disalip Andrea Iannone.

Persaingan ketat justru terjadi pada perebutan posisi ketiga antara Andrea Iannone (Suzuki Ecstar), Valentino Rossi, dan Danilo Petrucci (Pramac Racing).

Kesalahan yang dilakukan Rossi pada lap ke-11 dimanfaatkan oleh Petrucci untuk mengambil alih posisi ketiga.

Performa apik juga ditunjukkan oleh Alex Rins (Suzuki Ecstar). Saat balapan menyisakan 10 lap, Rins sudah berada di posisi kelima dan mengancam Valentino Rossi.

Rins akhirnya sukses menyalip Rossi pada lap ke-14 untuk mengamankan posisi keempat.

Akan tetapi Rossi tidak mau menyerah dan kembali merebut posisi keempat dari Rins.

Rossi bahkan sukses menyalip Petrucci dari posisi ketiga pada lap ke-17. Namun ancaman bagi Rossi justru datang dari Andrea Iannone.

Iannone bahkan terus mengancam posisi Rossi demi meraih podium ketiganya di ajang MotoGP musim ini.

Pada sisi lain, Jorge Lorenzo yang berada di posisi terdepan sukses menjaga jaraknya dengan rekan satu timnya, Andrea Dovizioso.

Baca Juga:  THR, Gaji 13, Jeratan KPK bagi Kepala Daerah, dan Strategi Dongkrak Elektabilitas Jokowi

Hingga balapan berakhir Lorenzo sukses berada di posisi terdepan sehingga berhak atas podium tertinggi di Sirkuit Mugello.

Kemenangan ini menjadi prestasi baru bagi Jorge Lorenzo yang mengalami puasa kemenangan sejak bergabung bersama Ducati pada musim 2017.

Kemenangan Jorge Lorenzo bukan hanya di sambut gembira oleh Lorenzo dan kubu Ducati, namun juga oleh Marc Marquez yang harus tersungkur di Mugello kemarin dan tidak mendapatkan point.

Seperti dilansir okezone.com, Senin (4/6/2018), pembalap Tim Repsol Honda, Marc Marquez, mengaku senang karena Lorenzo yang jadi pemenang, jika yang jadi pemenang adalah rival utamanya Valetino Rossi ataupun Andrea Dovizioso, maka selisih poinnya akan terpangkas jauh.

Akan tetapi, karena Lorenzo yang menjadi pemenangnya, ia pun merasa tenang, lantaran X-Fuera pada balapan-balapan sebelumnya menuai hasil buruk dan tercecer di papan tengah klasemen pembalap.

“Kami tidak menjalani balapan dengan cara yang benar. Akan tetapi, hal yang terpenting adalah kami masih unggul 23 poin, sementara musim lalu kami sempat terpaut 37 poin di belakang. Salah satu hal bagus kali ini adalah Lorenzo yang memenangkan balapan,” ucap Marquez, menukil dari laman resmi MotoGP 2018, Senin (4/6/2018), dikutip dari okezone.com.

“Dia mengambil poin dari Dovizioso dan Valentino. Ini terlihat seperti semua pembalap yang mengincar gelar juara dunia kelhilangan beberapa poin. Tidak ada yang ingin memiliki selisih besar,” lanjutnya.

Saat ini, Marquez masih berada di puncak klasemen dengan 95 poin. Sementara itu Rossi membuntuti di posisi kedua dengan 72 poin, disusul Maverick Vinales (67), dan Dovizioso (66). (***)

Penulis          : Nugroho
Editor            : Walhamri Wahid

Berikan Komentar Anda

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*